Virus.Suriv.Visur.Sivur.Rusiv. Tingkat Tinggi (1)

Dari bagian 1 sampai dengan 3 sudah kita bahas mengenai cara-cara pembasmian dan pengenalan pola-pola peng-infeksian virus pada tingkat dasar. Kali ini kita akan bahas bagaimana melumpuhkan virus yang sudah tidak dapat ditangani dengan cara-cara “biasa”.

Cara pertama yang dapat kita lakukan adalah dengan mengenali pada file mana virus meng-infeksi dan di bagian mana virus itu bekerja.

Pola peng-infeksian virus secara garis besar dapat dijelaskan sebagai berikut secara berurutan :

1. Peng-ikutsertaan virus dari komputer lain yang sudah terinfeksi ;
Misal anda ke warnet atau rental komputer lalu memasukkan flash disk ke komputer tersebut. Apabila sudah ada virus     yang menghinggapi komputer itu, maka virus bisa “numpang” ke flash disk anda.

2. Virus yang ada di media-bisa-dilepas (removable media) anda (flash disk) masuk ke sistem komputer anda segera setelah anda membuka file yang terinfeksi

3. Virus memasukkan dirinya di entri startup sehingga setiap komputer dinyalakan virus pun ikut aktif

4. Virus menempatkan dirinya di sistem sebagai service (untuk Win 2000, XP keatas)

5. Virus berdiam di memori dan apapun yang anda lakukan virus akan selalu “menghantui”

Sebagai aksi tambahan virus mempunyai kemampuan untuk menghindari pemusnahan dirinya dengan “mengganggu” sistem setiap kita hendak mencari virus tersebut.

Bagaimana cara-cara manual untuk mendeteksi dan menghapus virus ?

Ada cara-cara tertentu yang dapat kita lakukan untuk menghapus virus tanpa anti virus. Dan cara ini berlaku untuk hampir semua jenis virus, karena pola-pola peng-infeksiannya selalu sama seperti poin-poin diatas. Cara yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

1. Boot lewat Safe Mode (baca artikel Virus.Suriv.Visur.Sivur.Rusiv bagian 1-3 untuk booting lewat Safe Mode)

2. Hapus entri yang dimasukkan virus ke dalam daftar startup,

Mencari entri virus di startup cukup banyak tantangannya, karena virus mencoba melindungi dirinya sendiri. Cara yang dapat dilakukan untuk mencari entri startup adalah dengan mengetikkan MSCONFIG di menu RUN (klik Start-Run.) Mengenai MSCONFIG juga sudah ada di artikel Virus.Suriv.Visur.Sivur.Rusiv sebelumnya.

Akan tetapi metode MSCONFIG diatas bisa saja gagal karena dua kemungkinan : 1. Menu RUN tidak ada, karena virus sudah masuk ke registri dan menghapus menu RUN ; 2. Tiap anda masuk ke MSCONFIG komputer akan restart sendiri sebagai cara virus melindungi dirinya.  Ini berarti virus sudah masuk sebagai service. Gunakan program kecil seperti PROCEXP untuk meneliti service apa saja yang aktif di komputer anda. Download di http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896653.aspx dan aktifkan.

SysInternals

ProceXP bertindak seperti Task Manager bawaan Windows, akan tetapi ProceXP lebih lengkap lagi. Seperti gambar diatas terdapat beberapa file yang aktif dan juga service yang diaktifkannya.

Pola yang sering digunakan virus adalah dia menggunakan nama service yang sama dengan service bawaan Windows, misalnya SVCHOST.EXE, akan tetapi apabila menggunakan ProceXP kita dapat melihat siapa yang membuat service tersebut. Contoh gambar diatas SVCHOST.EXE Company Name-nya adalah Microsoft Corporation berarti kemungkinan besar file tersebut bersih karena dibuat oleh pihak yang terpercaya.

Cari  service yang anda tidak kenal atau bahkan yang anda tidak pernah meng-instalnya. Lihat pula service tersebut merujuk ke folder mana pada Lower Pane di ProceXP (klik View-Show Lower Pane bila tidak muncul). HAPUS rujukan folder dari service tersebut. Akan tetapi proses ini harus dilakukan dengan hati-hati karena salah-salah malah anda “membunuh” service yang tidak berdosa 🙂 . Matikan proses service yang anda curigai dengan klik kanan pada service tersebut lalu klik Kill Process atau Kill Process Tree lalu klik Yes.

Edisi depan akan kita bahas mengenai penghapusan virus di registri. Sampai Jumpa 😀

Win SteadyState Vs DeepFreeze

Karena stress komputer di warnet yang saya urusi sering bertingkah aneh-aneh gara-gara virus, maka saya coba menggunakan software yang mengembalikan file-file di harddisk ke kondisi sebelumnya yaitu Windows SteadyState dan DeepFreeze sebagai pembandingnya.

Anda juga pasti sudah tahu deh kalo komputer di warnet nggak akan bisa tenang karena selalu diganggu oleh serangan virus-virus nakal. Apalagi kalau penggunanya surf (bukan merek sabun cuci baju) ke situs-situs porno.

Menggunakan antivirus yang ter-update otomatis pun tidak banyak membantu. Begitu juga penggunaan firewall (standar bawaan Windows), karena pengguna warnet kebanyakan tidak mengerti apa yang di-klik-nya. Jika ada kotak dialog dengan kotak “yes” atau “No” , lebih dari 90% pasti klik “yes”…Bablas !!

Beruang atau Panda ?

Sebelum di Warnet saya sudah menggunakan DeepFreeze 6.x download dari situsnya [ www.faronics.com ] dan saya gunakan di jaringan sekolah. Akan tetapi karena software-nya bersifat Trial maka hanya bisa digunakan selama 30 hari. Tapi saya sangaaaaat puassss dengan DeepFreeze karena “nggak banyak tingkah”, baik saat instalasi maupun penggunaannya. Proses instalasinya pun sebentar. Setelah instalasi , DeepFreeze juga tidak terlihat dimana-mana tapi dapat dirasakan kehadirannya. (kayak hantu, yah) Tapi sayangnya hanya Trial, nanti saya mau beli bajakanny……..eh beli aslinya ah 😀

Karena tahu DeepFreeze hanya Trial 30 hari, maka setelah saya mengurusi warnet saya coba menggunakan Windows SteadyState yang gretong alias gratis dari Microsoft.

Memang sih gratis, tapi harus validasi dulu ke Microsoft, baru setelah Windows yang kita pakai sudah terverifikasi dan genuine baru dikasih instal.

Tapi apa lacur…nasi sudah menjadi bubur..tinggal di kecapin aja..Windows SteadyState sungguh berbelit-belit dan membuat komputer lambat ! Sedari awal saya hanya ingin membuat komputer kembali “muda” setelah di-restart. Tapi sungguh sulit men-setting WinSteadyState ini.

SteadyState

Setelah saya pelajari Win SteadyState ini memang terdapat lebih banyak fitur security-nya, seperti User Lock, dan banyak sekali setting restriction.

Setelah Disk Protection diaktifkan maka Win SteadyState akan membuat cache di harddisk sebanyak 50% dari partisi harddisk yang terdapat sistem Windows-nya. Contohnya saya punya harddisk 80 GB dibagi menjadi dua partisi masing-masing 40GB. maka Disk Cache Win SteadyState berukuran 20 GB (ini bisa diubah, tapi secara default Win SteadyState memakan 50% kapasitas harddisk).

Disk Cache inilah yang menjadi beban utama komputer. Proses pembuatannya memakan waktu > 15 menit !

Setelah pembuatan Disk Cache selesai maka komputer akan restart…Lama juga !

Setelah boot up Windows kembali, komputer seperti terdiam sejenak sebelum masuk Welcome Screen…Lama juga ! lalu kembali seperti biasa.

Apa saya yang kurang belajar atau bagaimana, koq sesudah instal Win SteadyState saya nggak bisa menyimpan file di partisi ke dua (D:), kalau saya gunakan account Administrator baru bisa. Padahal setting di Win SteadyState sudah benar. Jika baca manualnya Win SteadyState tidak akan mengganggu partisi lain selain partisi yang terinstal sistem Windows dan Win SteadyState. ada yang bisa bantu ?

Sudah begitu saya ingin me-non aktifkan Disk Protection karena permasalahan diatas. Komputer pun minta restart. Setelah masuk kembali muncul kotak peringatan “Disk Cache sedang dihapus, Jangan mematikan komputer atau restart. Windows akan restart sendiri”. Tapi saya tunggu-tunggu tidak restart juga !

Akhirnya karena kalap saya restart manual saja…Eh kembali kesitu juga !

Saya cari artikel di internet dan akhirnya saya dapatkan solusinya yaitu dengan boot lewat Safe Mode dan menghapus file WDPCache di C: (sebelumnya buka dulu setting penyembunyian file dan file sistem operasi di Tool-Folder Option) lalu restart kembali. Windows akan menyampaikan bahwa file WDPCache korup atau tidak ditemukan, tapi bisa sukses masuk ke Windows.

Setelah itu buka kembali Win SteadyState dan dia akan memberitahukan hal yang sama seperti diatas, tapi ada tiga pilihan pertanyaan dan saya memilih pilihan “hapus disk cache dan nonaktifkan Disk Protection” dan restart lagi !

Akhirnya saya uninstall saja Win SteadyState karena capek ngurusinnya. Tapi efek restriction nya masih ada ! saya tidak bisa simpan di D:, dan di C: pun susah untuk menyimpan. Aduuh !!! 50+50 = Capek Deeh !!

Dari pengalaman diatas bagi saya pribadi lebih enak pakai DeepFreeze. Tinggal instal yang memakan waktu tidak begitu lama…Selesai ! tapi dengan catatan anda juga harus menyelesaikan semua instalasi software yang diperlukan, karena jika kelupaan mau instal satu software tapi DeepFreeze sudah terinstal maka harus nonaktifkan DeepFreeze (thaw) dulu–restart–instal software anda–restart–aktifkan kembali DeepFreeze–Restart.

Untuk proteksi pun sebenarnya kita tidak butuh, kan ? karena apapun yang user lakukan di komputer, semuanya akan kembali seperti semula setelah restart.

Penggunaan software macam DeepFreeze ini akan sangat bermanfaat dan mengurangi down time komputer akibat virus atau teman-temannya. Teknisi pun lebih santai kerjanya karena komputer selalu dalam keadaan sehat sentausa. Paling-paling pengguna komputer marah-marah karena hasil kerjanya yang kemarin tidak ada padahal sudah disimpan di My Documents…huehuehuhue….

Bagaimana dengan anda sendiri ? saya tunggu lho komentar dan bimbingannya  🙂

Kehamilan…Sebuah Karunia atau Hasil Usaha Sendiri…?

Waw…Artikel kali ini betul-betul menggelitik untuk dibahas, ya ?

Saya sih bukan bermaksud menggurui, lho. Karena saya sendiri masih bau kencur untuk memberi pelajaran-pelajaran tentang hal macam ini. Artikel ini lebih saya maksudkan sebagai sarana sharing (lagi-lagi pake bahasa sunda..) dan sedikit “melihat kedalam” diri kita, apakah kita PANTAS untuk dikaruniai seorang anak, ataukah kehamilan istri-istri kita lebih karena hasil “usaha” berdua yang tak pantang lelah siang dan malam ? (memangnya kuat, ya..siang dan malam “bertempur” ?)

Baru satu bulan menikah istri saya positif hamil. Tentu saja ini berita menggembirakan bagi kami berdua. Lha wong saya nggak nyangka kalau saya se-begitu-jantannya. huehuehue… 😀

Tapi kalau mendengar cerita-cerita dari teman-teman saya ada juga yang sudah menikah lebih dari empat tahun masih belum juga dikaruniai momongan. Sudah berobat sana sini, alternatif, dokter, rumah sakit, bahkan ada juga yang meng-adopsi anak supaya “terpancing” hamil, belum ada yang membuahkan hasil. Malah saya mau menyampaikan kabar gembira saya ini agak segan, takut teman-teman saya yang belum “beranak” tersinggung dan malu atau gimana gitu.

Pada awalnya saya agak skeptis tentang bisa tidaknya saya menghamili istri saya. Malam pertama saja saya repot nggak bisa “menyelesaikan” pertempuran gara-gara gelap nggak pakai lampu dan susah meng-insert-kan file system saya ke server…Proses Upload pun selalu gagal di tengah jalan. Habis terlalu cepet “keluar” nih ! Saya takut punya penyakit itu lho, apa itu namanya….. Edukasi Dini ?

Pas kata bu dokter istri saya hamil pun saya setengah percaya. Koq bisa sih aku, ya ?! pernah sih pada satu malam file system saya itu berhasil ter-upload sempurna ! Ya itu-itunya itu yang berhasil ! (??)

Anyway sekarang kehamilan istri saya sudah hampir 6 bulan !

Cobalah anda cari literatur-literatur tentang kehamilan dan proses pembuahan. Contohnya di

HowStuffWorks – http://health.howstuffworks.com/pregnancy.htm/

Disitu dijelaskan secara utuh proses-proses kehamilan mulai dari pembuahan hingga kehamilan terjadi.

  • Kehamilan ditinjau dari segi teknis

Dari segi teknis kehamilan dimulai dari perjalanan sperma menuju sel telur yang sedang berada pada masa subur seorang wanita. Coba link dibawah ini untuk men-download buku gratis berisi detail-detail kehamilan.

http://www.freepregnancybook.com/FreePregnancyBook.zip

Nah, dari sumber-sumber yang saya baca tersebut sebenarnya proses “mbikin anak” itu quite simple, lho ! Dengan catatan baik suami maupun istri sama-sama sehat dan dalam keadaan bisa “membuahi” dan “dibuahi”.

Coba sekarang anda bertanya sama diri anda sendiri….bercinta dengan istri apakah pas waktunya ?

Masa subur seorang wanita (kata artikel di alamat diatas) adalah dua minggu setelah masa haid wanita selesai. Jadi misalkan istri anda selesai haid tanggal 1 Februari 2008, berarti puncak kesuburan istri anda adalah kira-kira diantara tanggal 12 sampai 16 Februari 2008, sebelum dan sesudahnya bisa dibilang mempunyai potensi keberhasilan pembuahan yang rendah, sesuai dengan rumus naegele yang terkenal itu untuk menghitung usia kehamilan, yaitu :

(hari pertama haid terakhir+7), (bulan–3), (tahun+1)

Jadi sekarang coba “menyuntik” istri anda sesuai dengan perhitungan diatas, jadi jangan istri anda baru beres “dapet” sudah jos..plass !! Artinya TIMING IS ESSENTIAL !!

Selain itu masih berkaitan dengan Timing cobalah mengeluarkan si spermie (awas jangan keseleo dengan merek mi instan) saat anda berdua berada di….yes….Puncak Kenikmatan ! huehuehuhue….

Kenapa harus pas timing-nya ? soalnya (lagi-lagi kata HowStuffWorks) pas si spermie di “tembakkan.” Dinding Va-g-Na juga harus keluar cairan yang licin-licin itu supaya memudahkan si spermie “berenang” menuju sel telur. Wah ! saya sok tahu banget, ya !?

Kalau yang lain-lainnya sih standar-standar saja…jangan pas lagi stress, lagi capek, lagi ngantuk, apalagi pas lagi mikirin angsuran motor yang telat dua bulan…Wah pasti nggak Jos Plass, mas !!!!

  • Kehamilan ditinjau dari segi non-teknis

Coba anda tanyakan pada diri anda sendiri beberapa pertanyaan berikut ini :

Sudah siapkah anda menjadi Bapak ?, sudah siapkah anda menjadi Emak ? sudah siapkah anda menjalani rutinitas merawat si jabang bayi ?

Seberapa kuatkah keinginan anda untuk memiliki seorang anak ?

Saat anda melihat seorang bayi atau balita dihadapan anda, inginkah anda mengajaknya ngobrol, inginkah anda mengajaknya bercanda ? Seberapa baiknya anda dapat merebut perhatian-dan juga hati seorang anak kecil ?

Bagi para wanita – Siapkah anda mengesampingkan semua karir anda demi menyusui secara EKSKLUSIF si jabang bayi ?

Jika semua jawabannya adalah : YA, SAYA SIAP !

Berarti insya 4JJI anda akan dikaruniai anak….

Masalah momongan memang bukan melulu masalah teknis. Ada faktor lain yang menjadi-semacam penghambat- kehadiran si beibi di rumah anda.

Saya beri contoh ada kawan saya (yang perempuan) menikah lebih dulu daripada saya. Suaminya punya kerjaan sebagai teknisi/Maintenance listrik gedung. Kadang-kadang suka mabok miras, dan temperamental. Kawan saya ini suka cerita kalau di ranjang suaminya hot abis ! kuat sampe subuh !!! tapi suka memarahi istrinya.

Nah, saya bertanya pada siapa saja pembaca artikel ini. Apakah tipe keluarga diatas akan dikaruniai anak ? jawabannya bisa YA dan bisa TIDAK, tergantung seberapa kuatnya keinginan mereka sesuai dengan pertanyaan di awal paragraf diatas.

Coba andaikan anda pemilik sebuah barang yang sangat berharga . Anda ingin memberikan barang tersebut pada seseorang. Tapi anda lihat orang tersebut meragukan dan anda menjadi tidak yakin karenanya. Apakah anda ingin memberikan barang tersebut untuk orang itu ?

Sama juga dengan urusan beibi. Anda harus meyakinkan Yang Maha Kuasa dulu, baru anda diberi !

Seorang anak juga bisa menjadi cobaan disamping karunia. Bisa juga anda tidak menginginkan anak, tapi sebentar-sebentar hamil ! walaupun sudah pakai program KB tetap saja hamil ! Ada juga yang seperti ini. Marilah kita lihat sisi positifnya, berarti anda dipercaya untuk mengurus seorang manusia !

Sebagai bahan perenungan marilah kita tengok gambar yang bagus dibawah ini hasil googling dan mampir di alamat http://flexiland.telkomflexi.com/blog/index.php?userId=MTk3NzQ=&y=2006&m=09

Donita Chantique

MAAF SALAH GAMBAR……..Maksud saya yang dibawah ini :

Bayi andakah ini ?

Terima kasih buat link diatas dan si pemilik gambar (entah siapa). Mohon maaf kalau tidak minta ijin dulu langsung masang gambar punya sampeyan disini 🙂 Saya yakin anda tahu maksud gambar diatas….

Sampai disini dulu deh perjumpaan kita. Lain waktu kita akan berjumpa kembali dengan artikel-artikel yang tidak kalah menariknya dari Simbah…

  • Simbah mau punya anak berapa ?

3 (tiga) aja ah…

Jangan Dalem-dalem Mas…

Ahh…Simbah mau cerita waktu kawinan, nih.

Kawinan saya tuh tanggal 11 Agustus 2007.  Saya mempersunting seorang dara cantiq bernama R.A. Indah Nurhayati asli wong Jakarta.

Singkat kata setelah penjajakan 4 tahun, akhirnya saya memberanikan diri menikahi beliau.

Kenapa baru sekarang posting di Blog ? Lha wong saya baru bisa nge-Blog sekarang-sekarang ini thomas.. 😀

Monggo bagi yang berkenan silaken dilihat poto-poto saya dan simbok..

Raja dan Ratu Negri Sembriwing

Poto simbah kayak wong gedean yah….

Raja Negri Sembriwing

Kapan film-nya dimulai, dik..?

Yang dibawah ini adalah Pak De saya bertindak sebagai Saksi. Terima kasih banyak atas kesediaannya datang jauh-jauh dari Surabaya Pak De 🙂 It means so much for us….

Great Man

Alhamdulillah..Ternyata saya langsung diberi kepercayaan oleh Yang Maha Kuasa untuk mengurus bocah. Setelah sebulan menikah simbok langsung hamil. Tentu saja ini kebahagiaan yang luar biasa bagi saya. Pastinya bagi anda juga.

Bagi anda yang belum dikaruniai momongan, mungkin setelah sekian lama menikah belum juga dikaruniai, saya cuma bisa sarankan jangan putus asa. Berusahalah terus. Bangun suasana harmonis dan penuh cinta kasih agar tercipta apa yang anda inginkan.  Ngomong-ngomong tentang masalah momongan ini akan saya buatkan satu artikel khusus di Blog ini.

Pesan saya bagi yang belum menikah dan masih pacaran : SEGERALAH KAWIN, MAS !

Setelah saya menikah saya merasa ada penyesalan begitu lho. Penyesalannya karena kenapa nggak dari dulu saya menikah !

Bukan karena uenak-nya bisa mbikin film sendiri, tapi lebih karena setelah menikah saya melihat ke belakang ternyata pacaran itu capek juga, ya ?

Coba deh sampeyan sendiri juga pasti ngerasani (merasakan-red) bagi yang masih pacaran. Malem minggu harus ngapel, malam liburan kudu ngapel, bentar-bentar makan, minum, nonton, jalan-jalan.  Habis duwit habis bensin habis kesabaran dan habis-habisan lainnya.

Pulang kuliah si doski minta jemput, sakit minta dianterin ke dokter, sampeyan pulang malem-pulang malem nggak habis-habisnya .Mau nggak mau kan harus begitu, ya toh ? nanti kalo nggak perhatian dibilang cowok dinginlah, nggak romantis (rokok makan gratis) lah, dan lah-lah yang lainnya masih panjang berjejer. Belum lagi faktor persaingan karena cewek sampeyan muanis bhanget dan jadi idola se-kelurahan.

Coba kalo sudah kawin duit jadi jelas perginya kemana. Buat istri buat anak buat keluarga. Nggak usah malem mingguan lagi kan ? lha wong istri sudah ada di rumah, kok !

Sekarang saya ngerti kenapa laki-laki kalo sudah menikah kelihatan agak gemuk alias bertambah berat badan…Karena mereka jadi makan teratur, istirahat teratur, ada yang merhatiin, kalo laper dimakanin, haus diminumin, ngantuk di….tidurin…huehuehue…. :-))

Doain saya dan simbok ya biar anakku lahir selamat dan ibunya juga selamat. makasi…

  • Lho, hubungannya dengan judul artikel ini apa, mbah ?

Nggak ada tuh…

Virus.Suriv.Visur.Sivur.Rusiv. (Bagian 3)

Met pagi semuanya…

Pada bagian 3 ini akan kita bahas mengenai cara-cara penyembuhan komputer anda dari virus secara manual (tanpa anti virus).

Sekedar catatan saja apabila komputer anda telah terinstal anti virus tapi terkena virus juga, maka sudah hampir pasti kehadiran anti virus tidak akan menolong. Menginstal anti virus baru juga (mungkin) tidak akan menolong. Oleh sebab itu cara-cara manual tetap diperlukan. Baru setelah “aman” anti virus silakan dimasukkan.

Berikut cara-cara yang bisa diterapkan dalam pembasmian virus (khusus OS MS Windows):

1. Boot sistem dalam Safe Mode.

Pada Windows terdapat fitur Safe Mode dengan cara menekan tombol [F8] sesaat setelah komputer dinyalakan dan sebelum muncul logo Windows. Setelah menekan [F8] akan muncul menu pilihan start. Pilih pilihan Safe Mode.

Safe Mode membuat Windows mem-by pass semua entri start-up. Driver hardware atau software-pun tidak semuanya dimuat. Istilah sederhananya hanya membuat Windows “asal jalan saja”. Jadi jangan heran kalau tampilan grafis yang biasanya kaya warna kini hanya mampu menampilkan paling tinggi 256 warna karena driver kartu grafis anda tidak dimuat.

Kenapa Safe Mode ? karena dengan cara ini virus yang numpang di entri start-up pun tidak ikut dimuat. Sehingga bisa dikatakan virus tidak aktif dalam modus ini.

2. Amati kembali file yang anda duga terinfeksi virus

Seperti termaktub (bahasanya cuy !) pada bagian 2 yang lalu, anda sekarang pasti sudah bisa membedakan mana file yang virus dan yang bukan. Ingat-ingat kembali file extension yang sudah pernah kita bahas dengan contoh file asli SKRIPSI.DOC dan file virus SKRIPSI.EXE

Sekarang hapus saja file-misalkan-SKRIPSI.EXE dan kosongkan Recycle Bin. Untuk menghapus langsung secara permanen (tidak mampir dulu di Recycle Bin) klik file yang ingin dihapus lalu tekan tombol [SHIFT] + [DEL].

Apabila tidak mau dihapus, ganti dulu atribut file tersebut dengan cara klik kanan pada file tersebut-klik Properties lalu pada kotak Attributes hilangkan centang pada pilihan Read Only. Klik OK.

Apabila komputer anda sudah terlanjur terinfeksi, maka pasti virus sudah menyebar dan akan membuat file .EXE lain di harddisk anda dengan modus yang telah kita bahas pada bagian 2.

Cara gampang mencari file .EXE virus pakai saja aplikasi SEARCH yang sudah ada di Windows. Jangan lupa aktifkan pilihan Search System Folders, Search Hidden Files and Folders, dan Search Subfolders.

search.jpg

Pada file name yang ingin dicari ketikkan *.exe. Sintaks seperti ini akan mengaktifkan pencarian dengan nama file apa saja (wild card *) dengan extension .EXE lalu klik SEARCH. Sabarlah menunggu karena ada ribuan file .EXE di komputer sampeyan.

search-2.jpg

Sudah pasti banyak file ber-ekstension .EXE di harddisk anda, baik yang virus atau bukan virus. Bagaimana membedakan file yang “tidak berdosa” dan virus ? Lihat saja icon-nya.

hasil-search.jpg

Perhatikan gambar diatas. file .EXE diatas adalah file “bersih” BERGANTUNG dari jenis virus yang meng-infeksi komputer anda. ada juga virus yang menginfeksi file .EXE yang bersih. Tapi virus seperti itu harus dibuatkan artikel tersendiri nanti :-p

Kembali ke hasil Search, cari file .EXE dengan icon Office yang bergambar huruf W atau icon Folder, lalu hapus permanen dengan [SHIFT]+[DEL]. Ulangi sekali lagi pencarian file *.EXE untuk memastikan tidak ada file virus yang terlewat.

2. Jalankan MSCONFIG

Utiliti MSConfig dapat dibuka dari menu Start-Run, ketikkan MSConfig-Enter. MSConfig berguna untuk menampilkan entri list startup Windows dalam keadaan normal (bukan safe mode), Klik Tab General lalu hilangkan tanda centang pada pilihan Load Startup Items

msconfig-general.jpg

setelah Tab General, selanjutnya klik tab Services, lalu tandai pilihan Hide All Microsoft Services. Hilangkan pilihan Services yang anda tidak kenal, atau bahkan yang anda tidak pernah instal sebelumnya. Atau apabila anda tidak tahu klik saja tombol Disable All. Dengan setting MSConfig ini anda mengatur agar entri Startup tidak dimuat seluruhnya, juga Services selain bawaan Windows tidak akan dimuat saat startup.

msconfig-services.jpg

Klik OK lalu restart komputer anda untuk kembali ke modus normal. Perhatikan bahwa waktu startup kini lebih cepat karena ada beberapa entri Startup dan Services yang tidak dimuat. Bisa dibilang dalam kondisi seperti ini pada beberapa kasus virus yang “ringan” tidak aktif. Tidak aktifnya virus ini menjadi sangat penting karena sebelum meng-instal anti virus komputer butuh lingkungan yang “virus free” .

Meng-instal anti virus dalam lingkungan dimana virus masih aktif akan percuma saja, sebab virus akan “melawan” Bahkan instalasi dapat saja gagal.

Setelah langkah diatas bersihkan segala file “sampah” dari harddisk anda dengan menggunakan Disk Cleanup bawaan Windows. Anda pasti tahulah cara menggunakannya.

Kalau saya pribadi setelah menggunakan Disk Cleanup juga menggunakan “sapu” manual, yaitu menghapus semua file di C:\Documents and Settings\account anda\Local Settings\Temp dan juga di Temporary Internet Files.

Hapus juga semua file yang ada di folder C:\Windows\Temp dan c:\Windows\Prefetch. Semua file tersebut aman dihapus.

Selanjutnya Instal Anti Virus dengan update yang terkini, lalu scan secara menyeluruh harddisk anda pada SAFE MODE. Mudah-mudahan cara sederhana ini dapat mengakhiri penjajahan virus atas komputer anda.

Tapi saya paling takut sama satu virus yang bisa membuat hidup kita berantakan. Makan nggak enak, minum nggak enak, tidur nggak nyenyak…..yaitu virus cinta sama virus bokek. Apalagi saya sudah menikah. Mau jatuh cinta sama yang lain ? wah ada macan tuh disebelah ! ~:>

Selanjutnya akan kita bahas bagaimana jika langkah-langkah diatas TIDAK BERHASIL. Ini berarti anda sedang menghadapi virus tingkat menengah dan tinggi. Nantikan artikelnya….

Virus.Suriv.Visur.Sivur.Rusiv. (Bagian 2)

Pada bagian pertama telah kita bahas mengenai jenis-jenis virus dan pola-pola standar peng-infeksiannya. Pada bagian kedua ini akan kita bahas cara-cara pembasmian dan penyehatan kembali file anda yang telah terinfeksi.

  • Tapi Mbah sehat, kan ?

Mbah juga kena virus pilek….

Nah, pada bagian pertama telah disinggung soal Folder Options pada Windows Explorer yang akan menampilkan file extension pada file anda. Pola-pola virus yang mengubah file extension seperti ini sudah sangat biasa. Setelah virus mengubah extension file anda, misalkan file SKRIPSI.DOC anda berubah menjadi SKRIPSI.EXE maka apabila anda nggak tahu file anda telah terinfeksi anda sebenarnya membuka jalan bagi virus untuk meng-infeksi komputer anda dengan membuka file SKRIPSI.EXE tersebut.

Setelah file SKRIPSI.EXE dibuka, file asli SKRIPSI.DOC akan disembunyikan dengan mengubah file propertiesnya. Sekali lagi keterlibatan Folder Option sangat jelas terlihat disini, sebab secara default lagi-lagi Windows tidak menampilkan file yang mempunyai atribut hidden dan juga menyembunyikan file yang termasuk protected operating system files (File yang berhubungan dengan sistem operasi dan terlindungi).

Seringkali file anda yang asli dapat ditemukan dengan cara ini. Jadi virus beraksi menyembunyikan file SKRIPSI.DOC anda dengan atribut Hidden dan mengubah properties-nya menjadi protected operating system files seperti tersebut diatas. Buka lagi Windows Explorer dan klik Tool-Folder Options-klik Tab View lalu pilih pilihan show hidden files folders dan juga hilangkan tanda centang didepan hide protected operating system files (recomended). klik Yes pada peringatan yang ditampilkan.

Setelah anda lakukan langkah-langkah diatas maka akan muncul file SKRIPSI.DOC yang asli, dan SKRIPSI.EXE yang berisi virus dengan icon yang sama.

Itu baru di komputer anda. Kalau file SKRIPSI.DOC anda simpan di flash disk lalu anda buka di komputer lain yang masih “setelan standar” sudah pasti file SKRIPSI.DOC tidak akan terlihat.

Bagaimana “memunculkan” kembali file dengan atribut hidden ? Coba dulu dengan klik kanan file SKRIPSI.DOC lalu lihat pada kotak attributes dan hilangkan tanda centang didepan pilihan hidden dan read only. Apabila masih membandel juga,

copy seluruh teks di dalam SKRIPSI.DOC dan paste di file baru yang kosong.Simpan dengan nama yang lain.

  • Tapi saya nggak mbuka file office koq bisa penyakitan juga ya komputer saya, mbah ?

Makanya jangan buru-buru pulang dulu setelah mbaca ini. Ada juga virus yang “pura-pura” menjadi folder. Misalkan anda punya folder bernama GAMBARDEWI, tidak ada extensionnya kan ? karena ini folder. tapi ada virus yang menyaru bernama file GAMBARDEWI.EXE dengan icon gambar folder. Modus operandinya sama,yaitu menyembunyikan folder GAMBARDEWI yang asli dengan atribut hidden dan memunculkan “folder” GAMBARDEWI.EXE yang sebenarnya adalah file Executable. Sekali lagi kalau setelan komputer anda masih “standar” secara default file extension tidak akan ditampilkan dan anda akan mengira folder anda masih normal saja.

Folder dengan atribut hidden biasanya susah disembuhkan. kalau memang sudah kronis buat saja folder baru dan pindahkan file yang ada didalamnya ke folder yang baru.

Dengan cara ini saya yakin anda dapat melihat mana file office dan mana yang virus. Saran saya sudah saja setting Folder Options dibiarkan menampilkan file yang hidden dan tampilkan juga file extension-nya. Jadi suatu saat ada teman anda nyolokin flash disk mau numpang nge-print lihat dulu file-nya. Kalau extension-nya .DOC atau apa saja yang memang betul milik program yang ingin dibuka (MS Word : .DOC, .DOCX, .DOT | MS Excel : .XLS, .XLT) monggo saja dibuka, tapi kalau icon-nya MSWord tapi extension-nya .EXE atau ada folder yang punya extension berarti virus. gampang, kan ?

Ada lagi modus operandi virus yang mirip dengan deskripsi diatas, yaitu virus yang menyaru menjadi folder (berarti punya extension .EXE) akan tetapi nama file-nya puanjang sekali hingga Windows Explorer membatasi tampilannya sehingga extension tidak kelihatan. Misalnya folder GAMBARDEWI____________________ .EXE

Nah, panjang kan ? jadi ada spasi antara nama file dengan extension-nya

Cara lain mendeteksi sebuah file virus atau bukan adalah dengan melihat details dari file tersebut di Windows Explorer seperti gambar dibawah ini :

view-details.jpg

Lalu lihat file type-nya seperti gambar dibawah ini :

details-properties.jpg
Seperti terlihat pada gambar saya punya file JTV.ODT (di Folder Options sudah di-set menampilan file extension) dengan ukuran file 27 KB dengan tipe file OpenDocument Text. Saya mengetik menggunakan OpenOffice 2.2.

Andaikata file saya telah terinfeksi virus file-nya akan menjadi JTV.EXE dengan tipe file Application . Hal yang sama berlaku buat folder. Kalau folder normal tipe file-nya adalah File Folder, sedangkan jika lain dari File Folder maka itu adalah Virus.

Bersambung lagi, ya….

Virus.Suriv.Visur.Sivur.Rusiv.

  • Ngomongin apa sih, mbah ?

Seperti judul diatas, virus punya banyak nama dan banyak jenisnya. Virus juga punya banyak “manfaat” (dilihat dari sisi-si pembuatnya.)

Artikel ini ditujukan untuk pengguna biasa (average user) dan bukan ditujukan untuk power user.

What the h**l is virus anyway ?

Virus dibuat dan didesain sesuai dengan keinginan si penciptanya. Banyak juga virus yang tercipta karena perubahan suasana hati atau situasi lingkungan sekitar si pencipta virus. Berikut jenis-jenis virus berdasarkan tingkat kerusakan yang dihasilkan.

  1. Misalkan anda baru aja diputusin sama cewek anda. Kalau anda seorang pengguna komputer biasa, paling anda nulis blog seperti saya sedang menulis blog saya ini. Tapi kalau anda seorang yang gape komputer (istilah sunda-nya computer geek) bisa-bisa anda nulis kode-kode virus yang berisi kesedihan atau kekesalan anda terhadap sang pemutus cinta itu. Tapi biasanya tipe virus “patah hati” ini tidak merusak sistem komputer anda. Si pembuat virus hanya ingin menunjukan pada dunia bahwa dia masih cinta “dia” (?) dan betapa sedihnya ditinggalkan “dia” (bingung kalimatnya, euy.) Penggunaan komputer anda pun sebenarnya tidak berubah. Hanya terkadang muncul gangguan-gangguan berupa teks yang tiba-tiba muncul, ataupun teks yang muncul di ketikan anda, padahal anda tidak mengetikkan kalimat tersebut.
  2. Ada lagi tipe virus yang tujuannya untuk menunjukan betapa hebatnya si pembuat virus hingga bisa meng-infeksi komputer anda. Virus jenis ini biasanya mempunyai tingkat peng-rusakan rendah hingga medium,
  3. Ada lagi jenis virus yang ganas yang benar-benar merusak komputer anda hingga komputer menjadi tidak dapat dioperasikan. Misalnya mem-format harddisk atau merusak BIOS, virus ini sudah pasti menyandang predikat “high risk virus” alias virus tingkat tinggi.

Kalau anda seorang pengguna komputer biasa, yang kerjaannya hanya mengetik-bawa ke rental komputer-print, atau ke warnet-simpan hasil download ke flash disk-buka di rumah, maka kemungkinan besar anda dapat terserang virus di level ke 1 atau ke 2 seperti diatas. Apalagi kalau anda rajin menyambangi website yang lucu-lucu berisikan cewek-cewek nggak pakai baju. Kemungkinan besar anda akan nyasar ke website “penyakitan”

  • Trus gimana dong, mbah ?

Anda juga jangan hanya bergantung sama anti virus. Percuma saja anda punya anti virus yang canggih dan beli resmi dari pembuatnya kalau anda nggak rajin update !

  • Update itu apa, mbah ? dan bagaimana cara update-nya ?

Begini. Andaikan anda sering disambangi orang di rumah anda. Anda pasti kenal toh orang-orang yang sering datang ke rumah anda itu. Nah suatu waktu ada orang yang bertamu tapi tidak anda kenal. Eh setelah anda persilakan masuk ternyata orang itu malah nodong anda dan minta perhiasan yang dipakai istri anda berikut istri anda juga. Berarti orang itu jahat. Tul gak ?

Kalau anda sudah hapal ciri-ciri orang jahat itu, lain kali dia datang ke rumah anda pasti anda tolak masuk ke rumah, atau anda panggil polisi biar penjahatnya diringkus, iya kan ?

Hal yang sama juga berlaku buat anti virus, kalimat “update” berarti memperbarui pengenalan anti virus tersebut terhadap virus-virus yang baru muncul. Taruh kata anda instal Norton Anti Virus 2003. Wow keren abis ! Tapi anda tidak update (berarti semenjak instal, anti virusnya hanya mengenali virus yang muncul sampai tahun 2003) maka jika ada virus baru ciptaan tahun 2008 yang diam-diam masuk ke komputer anda tidak akan dikenali sebagai virus oleh Norton Anti Virus tersebut. Artinya si mas Norton monggo-monggo aja istrinya diambil orang….(koq nyambung, ya)

Cara update silakan ikuti petunjuk masing-masing program anti virus.

  • Kalau simbah sendiri gimana ?

Secara pribadi saya malas menggunakan anti virus. Bukannya sombong sudah bisa mengenali virus lo ya. Tapi memang kalau anda sudah mengenali pola-pola bagaimana virus bekerja, maka sebenarnya anda tidak perlu anti virus. Tapi situasi jadi lain kalau komputer anda terhubung dengan internet, maka anti virus mutlak diperlukan.

Saya bisa tebak pasti anda sering kewalahan menghadapi virus yang menghilangkan file .doc anda. Iya kan ? Tiba-tiba file di flash disk anda tidak ada. Kalaupun ada setelah anda buka maka seringkali file-nya sudah rusak atau korup.

Ada trik yang bisa digunakan untuk mendeteksi apakah anda membuka file yang bebas virus atau tidak seperti pada bagian selanjutnya berikut ini.

  1. Kenali dulu jenis file yang akan anda buka. File dapat dikenali dari tiga (3) huruf extension setelah titik (.) pada nama file ; Contohnya ada file bernama SKRIPSI.DOC , maka file tersebut ber-extension .DOC yang merupakan kependekan dari DOCUMENT, Atau file DEWI PERSIK NUDE.JPG, maka file tersebut ber-extension .JPG yang merupakan kependekan dari JPEG; sebuah konsorsium yang mengurusi per-gambaran.

Akan tetapi pada sistem operasi Windows secara default tidak menampilkan file extension seperti tersebut diatas. Jadi kalau ada file SKRIPSI.DOC, maka hanya ditampilkan nama file SKRIPSI saja tanpa extension. Akan tetapi file tersebut mempunyai icon huruf W (jika menggunakan aplikasi office dari Microsoft)

Titik kelemahan inilah yang sering dimanfaatkan virus. Apabila file SKRIPSI.DOC anda telah terinfeksi, sebenarnya file extension .DOC telah berubah menjadi .EXE atau yang lainnya. Hanya karena Windows menyembunyikannya, maka praktis kita tidak mengetahui bahwa file kita telah berubah karena gambar icon tetap sama. Extension .EXE adalah extension EXECUTABLE yang berarti sebuah file yang mempunyai fungsi tertentu bila dibuka. Bukan lagi file office anda.

Untuk menampilkan file extension cukup dengan membuka Windows Explorer, klik menu bar Tool-Folder Options, klik tab View lalu hilangkan tanda centang disebelah tulisan Hide Extension for Known File Types.

Folder Options

Setelah anda klik OK maka pada tampilan Windows Explorer akan muncul nama file lengkap beserta extension-nya. Gunakan petunjuk extension ini untuk mengenali file anda sendiri. Apabila tadinya file anda bernama SURAT CINTA.DOC lalu berubah menjadi SURAT CINTA.EXE maka bisa dipastikan bahwa file anda telah terinfeksi virus. JANGAN DIBUKA !!.

Tulisan Mbah selanjutnya akan mengupas bagaimana menyembuhkan file anda dari virus. So stick around, mate !