Virus.Suriv.Visur.Sivur.Rusiv.

  • Ngomongin apa sih, mbah ?

Seperti judul diatas, virus punya banyak nama dan banyak jenisnya. Virus juga punya banyak “manfaat” (dilihat dari sisi-si pembuatnya.)

Artikel ini ditujukan untuk pengguna biasa (average user) dan bukan ditujukan untuk power user.

What the h**l is virus anyway ?

Virus dibuat dan didesain sesuai dengan keinginan si penciptanya. Banyak juga virus yang tercipta karena perubahan suasana hati atau situasi lingkungan sekitar si pencipta virus. Berikut jenis-jenis virus berdasarkan tingkat kerusakan yang dihasilkan.

  1. Misalkan anda baru aja diputusin sama cewek anda. Kalau anda seorang pengguna komputer biasa, paling anda nulis blog seperti saya sedang menulis blog saya ini. Tapi kalau anda seorang yang gape komputer (istilah sunda-nya computer geek) bisa-bisa anda nulis kode-kode virus yang berisi kesedihan atau kekesalan anda terhadap sang pemutus cinta itu. Tapi biasanya tipe virus “patah hati” ini tidak merusak sistem komputer anda. Si pembuat virus hanya ingin menunjukan pada dunia bahwa dia masih cinta “dia” (?) dan betapa sedihnya ditinggalkan “dia” (bingung kalimatnya, euy.) Penggunaan komputer anda pun sebenarnya tidak berubah. Hanya terkadang muncul gangguan-gangguan berupa teks yang tiba-tiba muncul, ataupun teks yang muncul di ketikan anda, padahal anda tidak mengetikkan kalimat tersebut.
  2. Ada lagi tipe virus yang tujuannya untuk menunjukan betapa hebatnya si pembuat virus hingga bisa meng-infeksi komputer anda. Virus jenis ini biasanya mempunyai tingkat peng-rusakan rendah hingga medium,
  3. Ada lagi jenis virus yang ganas yang benar-benar merusak komputer anda hingga komputer menjadi tidak dapat dioperasikan. Misalnya mem-format harddisk atau merusak BIOS, virus ini sudah pasti menyandang predikat “high risk virus” alias virus tingkat tinggi.

Kalau anda seorang pengguna komputer biasa, yang kerjaannya hanya mengetik-bawa ke rental komputer-print, atau ke warnet-simpan hasil download ke flash disk-buka di rumah, maka kemungkinan besar anda dapat terserang virus di level ke 1 atau ke 2 seperti diatas. Apalagi kalau anda rajin menyambangi website yang lucu-lucu berisikan cewek-cewek nggak pakai baju. Kemungkinan besar anda akan nyasar ke website “penyakitan”

  • Trus gimana dong, mbah ?

Anda juga jangan hanya bergantung sama anti virus. Percuma saja anda punya anti virus yang canggih dan beli resmi dari pembuatnya kalau anda nggak rajin update !

  • Update itu apa, mbah ? dan bagaimana cara update-nya ?

Begini. Andaikan anda sering disambangi orang di rumah anda. Anda pasti kenal toh orang-orang yang sering datang ke rumah anda itu. Nah suatu waktu ada orang yang bertamu tapi tidak anda kenal. Eh setelah anda persilakan masuk ternyata orang itu malah nodong anda dan minta perhiasan yang dipakai istri anda berikut istri anda juga. Berarti orang itu jahat. Tul gak ?

Kalau anda sudah hapal ciri-ciri orang jahat itu, lain kali dia datang ke rumah anda pasti anda tolak masuk ke rumah, atau anda panggil polisi biar penjahatnya diringkus, iya kan ?

Hal yang sama juga berlaku buat anti virus, kalimat “update” berarti memperbarui pengenalan anti virus tersebut terhadap virus-virus yang baru muncul. Taruh kata anda instal Norton Anti Virus 2003. Wow keren abis ! Tapi anda tidak update (berarti semenjak instal, anti virusnya hanya mengenali virus yang muncul sampai tahun 2003) maka jika ada virus baru ciptaan tahun 2008 yang diam-diam masuk ke komputer anda tidak akan dikenali sebagai virus oleh Norton Anti Virus tersebut. Artinya si mas Norton monggo-monggo aja istrinya diambil orang….(koq nyambung, ya)

Cara update silakan ikuti petunjuk masing-masing program anti virus.

  • Kalau simbah sendiri gimana ?

Secara pribadi saya malas menggunakan anti virus. Bukannya sombong sudah bisa mengenali virus lo ya. Tapi memang kalau anda sudah mengenali pola-pola bagaimana virus bekerja, maka sebenarnya anda tidak perlu anti virus. Tapi situasi jadi lain kalau komputer anda terhubung dengan internet, maka anti virus mutlak diperlukan.

Saya bisa tebak pasti anda sering kewalahan menghadapi virus yang menghilangkan file .doc anda. Iya kan ? Tiba-tiba file di flash disk anda tidak ada. Kalaupun ada setelah anda buka maka seringkali file-nya sudah rusak atau korup.

Ada trik yang bisa digunakan untuk mendeteksi apakah anda membuka file yang bebas virus atau tidak seperti pada bagian selanjutnya berikut ini.

  1. Kenali dulu jenis file yang akan anda buka. File dapat dikenali dari tiga (3) huruf extension setelah titik (.) pada nama file ; Contohnya ada file bernama SKRIPSI.DOC , maka file tersebut ber-extension .DOC yang merupakan kependekan dari DOCUMENT, Atau file DEWI PERSIK NUDE.JPG, maka file tersebut ber-extension .JPG yang merupakan kependekan dari JPEG; sebuah konsorsium yang mengurusi per-gambaran.

Akan tetapi pada sistem operasi Windows secara default tidak menampilkan file extension seperti tersebut diatas. Jadi kalau ada file SKRIPSI.DOC, maka hanya ditampilkan nama file SKRIPSI saja tanpa extension. Akan tetapi file tersebut mempunyai icon huruf W (jika menggunakan aplikasi office dari Microsoft)

Titik kelemahan inilah yang sering dimanfaatkan virus. Apabila file SKRIPSI.DOC anda telah terinfeksi, sebenarnya file extension .DOC telah berubah menjadi .EXE atau yang lainnya. Hanya karena Windows menyembunyikannya, maka praktis kita tidak mengetahui bahwa file kita telah berubah karena gambar icon tetap sama. Extension .EXE adalah extension EXECUTABLE yang berarti sebuah file yang mempunyai fungsi tertentu bila dibuka. Bukan lagi file office anda.

Untuk menampilkan file extension cukup dengan membuka Windows Explorer, klik menu bar Tool-Folder Options, klik tab View lalu hilangkan tanda centang disebelah tulisan Hide Extension for Known File Types.

Folder Options

Setelah anda klik OK maka pada tampilan Windows Explorer akan muncul nama file lengkap beserta extension-nya. Gunakan petunjuk extension ini untuk mengenali file anda sendiri. Apabila tadinya file anda bernama SURAT CINTA.DOC lalu berubah menjadi SURAT CINTA.EXE maka bisa dipastikan bahwa file anda telah terinfeksi virus. JANGAN DIBUKA !!.

Tulisan Mbah selanjutnya akan mengupas bagaimana menyembuhkan file anda dari virus. So stick around, mate !

One Response

  1. […] Berita baiknya adalah file-file yang terkena virus kemungkinan tidak hilang, hanya disembunyikan saja dengan rapi oleh virus tersebut seperti yang telah dimuat di artikel ini. […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: