Jangan Dalem-dalem Mas…

Ahh…Simbah mau cerita waktu kawinan, nih.

Kawinan saya tuh tanggal 11 Agustus 2007.  Saya mempersunting seorang dara cantiq bernama R.A. Indah Nurhayati asli wong Jakarta.

Singkat kata setelah penjajakan 4 tahun, akhirnya saya memberanikan diri menikahi beliau.

Kenapa baru sekarang posting di Blog ? Lha wong saya baru bisa nge-Blog sekarang-sekarang ini thomas.. 😀

Monggo bagi yang berkenan silaken dilihat poto-poto saya dan simbok..

Raja dan Ratu Negri Sembriwing

Poto simbah kayak wong gedean yah….

Raja Negri Sembriwing

Kapan film-nya dimulai, dik..?

Yang dibawah ini adalah Pak De saya bertindak sebagai Saksi. Terima kasih banyak atas kesediaannya datang jauh-jauh dari Surabaya Pak De 🙂 It means so much for us….

Great Man

Alhamdulillah..Ternyata saya langsung diberi kepercayaan oleh Yang Maha Kuasa untuk mengurus bocah. Setelah sebulan menikah simbok langsung hamil. Tentu saja ini kebahagiaan yang luar biasa bagi saya. Pastinya bagi anda juga.

Bagi anda yang belum dikaruniai momongan, mungkin setelah sekian lama menikah belum juga dikaruniai, saya cuma bisa sarankan jangan putus asa. Berusahalah terus. Bangun suasana harmonis dan penuh cinta kasih agar tercipta apa yang anda inginkan.  Ngomong-ngomong tentang masalah momongan ini akan saya buatkan satu artikel khusus di Blog ini.

Pesan saya bagi yang belum menikah dan masih pacaran : SEGERALAH KAWIN, MAS !

Setelah saya menikah saya merasa ada penyesalan begitu lho. Penyesalannya karena kenapa nggak dari dulu saya menikah !

Bukan karena uenak-nya bisa mbikin film sendiri, tapi lebih karena setelah menikah saya melihat ke belakang ternyata pacaran itu capek juga, ya ?

Coba deh sampeyan sendiri juga pasti ngerasani (merasakan-red) bagi yang masih pacaran. Malem minggu harus ngapel, malam liburan kudu ngapel, bentar-bentar makan, minum, nonton, jalan-jalan.  Habis duwit habis bensin habis kesabaran dan habis-habisan lainnya.

Pulang kuliah si doski minta jemput, sakit minta dianterin ke dokter, sampeyan pulang malem-pulang malem nggak habis-habisnya .Mau nggak mau kan harus begitu, ya toh ? nanti kalo nggak perhatian dibilang cowok dinginlah, nggak romantis (rokok makan gratis) lah, dan lah-lah yang lainnya masih panjang berjejer. Belum lagi faktor persaingan karena cewek sampeyan muanis bhanget dan jadi idola se-kelurahan.

Coba kalo sudah kawin duit jadi jelas perginya kemana. Buat istri buat anak buat keluarga. Nggak usah malem mingguan lagi kan ? lha wong istri sudah ada di rumah, kok !

Sekarang saya ngerti kenapa laki-laki kalo sudah menikah kelihatan agak gemuk alias bertambah berat badan…Karena mereka jadi makan teratur, istirahat teratur, ada yang merhatiin, kalo laper dimakanin, haus diminumin, ngantuk di….tidurin…huehuehue…. :-))

Doain saya dan simbok ya biar anakku lahir selamat dan ibunya juga selamat. makasi…

  • Lho, hubungannya dengan judul artikel ini apa, mbah ?

Nggak ada tuh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: