Pangya Tutup ?!

Pangya Tutup ?!

Bagi yang belum tahu apa itu Pangya akan saya jelaskan sedikit :

Pangya adalah game multiplayer online ber genre olahraga. Spesifik yang dimainkan adalah olahraga Golf.

Jadi kita bermain golf dengan lawan main online.

Sebenarnya saya baru dua minggu ini bermain Pangya, tapi baru saja naik satu level saya dengar gosip dari lidah ke lidah bahwa Pangya akan ditutup tanggal 4 April. Segera saja saya lihat website-nya :

Pangya!

Well…what can i say . …Baru saja saya suka sama golf, ternyata akan segera berakhir.

Sebelum saya kenal Pangya, saya sama sekali nggak suka sama golf. Maksud saya, permainan apa sih golf ? cuma mukulin bola dan masukin ke lubang yang kecil nun jauh disana ? wew…sama sekali tidak menarik minat saya.

Tapi setelah mencoba, hal pertama yang paling saya suka adalah lingkungan game-nya yang sangat ceria dengan pemandangan yang menyenangkan hati. Sejak saat itu  saya jatuh hati sama Pangya.

Walaupun resminya tanggal 4 April, tapi sejak tanggal 30 Maret 2008 saya coba masuk ke Pangya sudah tidak bisa.

Apa penyebab Pangya tutup ?

Tidak ada penjelasan resmi dari Game Master-nya ataupun dari bolehgame.com mengenai penutupan Pangya.

Tapi patut dipahami juga bahwa model game online seperti Pangya, Ayodance , RF-Online (Yes, saya juga memainkan game tersebut) adalah download gratis game client-nya, lalu pemasukan untuk developer atau pengelola adalah dari voucher yang mereka jual.

Persis seperti beli pulsa HP, anda beli voucher game untuk membeli items di dalam game.

Jadi ada kemungkinan Pangya ditutup karena kurangnya peminat yang secara langsung berarti kurangnya pemasukan.

Sedih juga nggak ada game yang satu ini. kalo ada duit saya beli deh license-nya dan bisa keep on gaming yaw !!!!

jangan tutup dong !

Jadi kesimpulannya adalah :

Penutupan Pangya sangat saya sesalkan. Padahal game sebagus ini jarang ada. Jangan Ditutup Doong ! (@@)

Gelisah (GeLi baSah) Blokade Situs Porno

Pagi…

Gimana nih ? sudah dengar belum pemerintah mau blok situs porno masuk Indonesia ?

Ada yang bilang “sudah terlambat”, ada juga yang pesimis, ada yang optimis, ada yang kelimis dan lain-lain.

Kata pak Menkominfo M. Nuh mengenai persyaratan situs yang termasuk situs porno adalah (diambil dari Detik.Com) :

“Caranya gampang. Pokoknya kalau ada situs yang mensyaratkan pengaksesnya berusia 17 atau 18 tahun, maka sudah pasti itu (situs) porno,”

Opini Simbah :

Blokade situs porno bisa dibilang seperti perseteruan antara virus dan antivirus. Virus selalu berhasil merusak duluan sebelum antivirusnya muncul.

Ada berapa situs porno di Indonesia saja ? saya nggak punya data pasti, tapi apakah ada software/firewall yang mampu mem-blok seluruh situs porno ? belum termasuk Blog porno yang juga banyak jumlahnya.

Kalau seperti kata Pak M. Nuh bahwa situs yang mensyaratkan pengunjungnya berusia 17 atau 18 tahun adalah sudah pasti situs porno, berarti situs kesehatan dan/atau situs mengenai kesehatan wanita, reproduksi wanita dan sejenisnya juga termasuk wilayah porno. Saya rasa Pak M.Nuh terlalu ngegampangin soal situs porno ini.

Ada lagi berita bahwa akan ada razia warnet-warnet terkait blokade situs porno. Menurut saya RAZIA ini TIDAK BERDASAR, NGAWUR bin mengada-ada.

Apa metode yang akan digunakan dalam razia ini ? browsing ke situs porno satu-satu lalu memeriksa apakah ada yang “tembus” atau tidak ? inilah contoh stupidity of Law Enforcer kita. Mudah-mudahan berita ini tidak benar dan tidak dilaksakan.

Coba pikir mas. Kalau mau blokade, ya blokade di Hulu atau pasang software blokade di Back Bone koneksi ! tancep di ujung paling depan koneksi internet Indonesia. Jangan razia warnet !

Sebenarnya masalah blokade ini sudah saya terapkan di warnet dengan menggunakan dua lapis perlindungan.

Perlindungan pertama adalah modem LinkSys WAG354Gyang mempunyai fitur Access Restrictions seperti gambar dibawah :

LinkSys Access Restriction

Pada modem Linksys WAG354G mempunyai Access Restriction atau Web Blocking dengan dua metode, yang pertama adalah Website Blocking by Addres, dimana pemakai hanya perlu memasukkan alamat web yang ingin diblok. Tapi terbatas hanya empat alamat yang dapat dimasukkan.

Yang kedua  adalah Website Blocking by Keyword, dimana apabila ada user yang memasukkan kata kunci di google atau di address bar yang masuk dalam daftar blok maka akan di-blok hubungan dengan web tersebut.

Perlindungan kedua adalah menggunakan OpenDNS seperti yang telah dibahas di sini

Setiap request data ke OpenDNS akan disaring terlebih dahulu dan dicocokkan dengan blocking list internal-nya seperti contoh dibawah :

Block List OpenDNS

KESIMPULAN :

Apakah dengan dua lapis pengamanan ini sama sekali situs porno tidak dapat diakses ?

NGGAK SEMUDAH ITU, BOS !

Tetap saja ada yang tembus. Seperti yang saya bilang di paragraf awal : bahwa situs porno itu buanyaaak sedangkan block list terbatas, walaupun periodically updated. Jadi saling kejar-kejaran gitu…

  • Bagaimana dengan pasang software blocking di tiap komputer ?

Saya tidak memasang software seperti itu karena privacy pelanggan juga tetap harus dijaga, jangan sampai pelanggan merasa terkungkung dengan segala software blocking.

Kalau blocking-nya di “luar” warnet kan saya jadi nggak banyak ditanya dan nggak banyak yang nesu…hehehehe…

Coba deh pemerintah jangan kesusu (terburu-buru-red) menyusun kebijakan,  dipikirkan dulu bagaimana baiknya.

Tapi di indonesia sih mending. daripada di RRC. disana gampang banget maen bloking. yang terakhir malah YouTube  di-blok.

Ada bagusnya juga wacana blokir situs porno ini, sebab memang nyata pengaruh situs-situs porno, terutama generasi muda.

….Tapi VCD-DVD porno juga ‘abisin atuuuuuh….

salam porno…eh salam hangat….

Season 2008 | Race 2 : Sepang-Malaysia | 23 Maret 2008

Race 2 kali ini hampir seperti kebalikan dari race pembuka di Australia, Kimi Raikkonen memenangi balapan kali ini dengan mudah sementara saingannya Lewis Hamilton mengalami hari yang buruk.

Sementara Kimi dengan mudah menguasai jalannya lomba, Hamilton hanya mampu finis kelima setelah kesalahan pit-stop. Robert Kubica dari BMW menjadi juara kedua yang menjadikan hasil terbaik baginya hingga saat ini di F1.

Kemenangan Kimi kali ini juga menepis rumor krisis di Ferrari setelah hasil yang buruk di Australia, sementara itu rekannya Felipe Massa masih belum lepas dari naas setelah dia spin. Apakah karena tidak digunakannya Traction Control ?

Berikut hasil akhir dari Race 2 : Sepang Malaysia :

01 K. Räikkönen Ferrari 1:03:18.555
02 R. Kubica BMW + 19.570
03 H. Kovalainen McLaren + 38.450
04 J. Trulli Toyota + 45.832
05 L. Hamilton McLaren + 46.548
06 N. Heidfeld BMW + 49.833
07 M. Webber Red Bull + 1:08.130
08 F. Alonso Renault + 1:10.000
09 D. Coulthard Red Bull + 1:16.200
10 J. Button Honda + 1:26.200
11 N. Piquet jr. Renault + 1:32.200
12 G. Fisichella Force India F1 + 1 laps
13 R. Barrichello Honda + 1 laps
14 N. Rosberg Williams + 1 laps
15 A. Davidson Super Aguri + 1 laps
16 T. Sato Super Aguri + 2 laps
17 K. Nakajima Williams + 2 laps
Did not finish
18 S. Vettel Scuderia Toro Rosso + 16 laps
19 F. Massa Ferrari + 26 laps
20 A. Sutil Force India F1 + 50 laps
21 T. Glock Toyota + 54 laps
22 S. Bourdais Scuderia Toro Rosso + 56 laps 

Returnil Systems Personal Edition

Howdy…

Sobat pembaca telah baik sekali memberikan komentar tentang artikel di blog ini : WinSteadyState Vs DeepFreeze dan memberikan link ke Returnil Systems Personal Edition.

Seperti yang telah kita ketahui, bahwa fungsi dari WinSteadyState, DeepFreeze dan Returnil adalah sama, yaitu mengembalikan (restore) sistem komputer ke keadaan semula. Review dari WinSteadyState dan DeepFreeze telah dibahas pada artikel sebelumnya.

Nah sekarang kita lihat satu software yang bernama Returnil Systems Personal Edition, atau kita singkat saja dengan VS2008.

Returnil Systems Personal Edition

Returnil ini adalah  perusahaan tertutup (bukan Tbk) dan berpusat di Latvia. Menarik sekali bahwa ada software company yang berasal dari negara yang kurang terkenal akan perkembangan software-nya (atau saya yang kurang up to date ya ?)

VS2008 ini mirip dengan DeepFreeze dan WinSteadyState dalam penggunaannya yaitu menyediakan virtual partition sebagai tempat menyimpan file, sehingga file-file yang disimpan di virtual partition tersebut tidak hilang saat restart.

Tapi pernahkah anda berpikir, bagaimana sih cara kerja software-software seperti DeepFreeze, WinSteadyState atau Vs2008 ini ? Saya juga baru menemukan “titik terang” cara kerja software diatas setelah mencoba VS2008. Jadi cara kerjanya kurang lebih seperti berikut :

  • Partisi sistem atau partisi yang dilindungi oleh Vs2008 dibuatkan cloning-nya.
  • Saat  kita menggunakan komputer yang menggunakan VS2008 sebenarnya kita bekerja di Virtual Partition-nya, bukan partisi asli komputer kita, sehingga perubahan yang terjadi pada sistem hanya bersifat semu dan sementara (wow..kayak dakwah aja yah..) cmiiw…

Well…tidak banyak yang bisa saya utarakan disini, sebab saya juga belum mencoba mengaktifkan VS2008, hanya sebatas instalasi saja. Monggo anda coba sendiri dan sampaikan hasilnya di forum blog ini.

Matur nuwun terima kasih

Virus.Suriv.Visur.Sivur.Rusiv. Tingkat Tinggi (2)

Howdy….Sekarang kita coba melumpuhkan virus yang sudah terlanjur menginfeksi komputer.

Pada bagian satu sudah kita bahas mengenai penggunaan ProceXP, sebuah utiliti kecil pengganti Task Manager bawaan Windows. Dibandingkan dengan Task Manager Windows, ProceXP memiliki fitur-fitur tambahan yang memungkinkan kita untuk melihat lebih dalam service-service atau file yang sedang berjalan di sistem komputer kita.

Nah, kali ini pertanyaannya adalah bagaimana jika registri windows sudah di-blok oleh virus sehingga kita tidak dapat mengakses registri lagi, dan dengan demikian file atau service bawaan virus tidak dapat dihentikan ?

Tentu saja tugas pertama kita adalah membuka proteksi registri dulu, sehingga kita dapat dengan mudah meng-aksesnya.

Copy teks dibawah ini lalu buka di notepad dan simpan dengan nama bebas dengan ekstension .inf (misalkan unhook.inf), maka file  teks tadi akan berubah menjadi file inf (Installation File) :

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Symantec

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey

[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableRegistryTools,0x00000020,0

Seperti biasa masuk Windows dalam modus Safe Mode dulu.

Setelah itu klik kanan file tersebut lalu klik Install.  Action ini akan menyebabkan entri registri yang sudah dibuat di file .inf diatas akan dimasukkan ke registri sistem. Tidak ada window apapun yang muncul pada proses instalasi unhook.inf ini. Restart komputer dan masuk kembali dalam safe mode

Kembali ke ProceXP dan lanjutkan mencari service atau file yang dicurigai sebagai virus.

HIJACKTHIS

Ada satu lagi utiliti yang bernama HijackThis . Utiliti ini mirip seperti MSCONFIG di Windows, yaitu bertugas menampilkan entri-entri startup secara lebih mendalam. Bahkan entri tersembunyi pada startup dapat ditampilkan juga.

Tampilan Utama HijackThis

Klik tombol Do a System Scan Only untuk memulai penelusuran entri startup. Setelah itu akan muncul hasil penelusuran seperti contoh dibawah :

Komputer Saya setelah Scan
Proses selanjutnya adalah ceklist entri yang anda curigai sebagai entri virus. Proses ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati, karena salah-salah anda malah menghapus entri yang “tidak bersalah”.

Setelah itu anda tinggal klik Fix Checked untuk menghapus entri yang nakal tersebut.

KESIMPULAN

Jadi kesimpulannya adalah untuk melumpuhkan virus anda perlu mengikuti urutan seperti dibawah :

1. Boot dalam safe mode

2. Matikan entri startup yang anda curigai menggunakan MSCONFIG atau Hijackthis

3. Restart dan masuk kembali dalam safe mode

4. Matikan entri virus yang masih ada di sistem menggunakan ProceXP

5. Full Scan sistem anda dengan anti virus. Saya menyarankan pada kondisi ini gunakan anti virus yang portable, atau minimal instal guna menghindari virus menghinggapi anti virus.

6. Perbaiki registri (jika perlu) dengan utiliti perbaikan registri. Coba cari di SnapFiles/Freeware

Ditunggu komentar anda…..

Season 2008 | Race 1 : Albert Park-Australia | 16 Maret 2008

YEYYYYY !!!

So Glad karena season 2008 Formula 1 Sudah Dimulai….Semenjak Oktober saya nganggur nggak ada tontonan balapan. Paling hanya A1 GP yang lumayan menarik. Tapi nggak semenarik Formula 1 !

Perubahan regulasi yang paling penting pada season 2008 ini adalah tidak digunakannya Traction Control, sehingga pada musim ini benar-benar skill si pembalap yang menentukan hasil akhir. Pada musim-musim sebelumnya pembalap banyak ditolong oleh Traction Control (TC) ini sehingga bisa dibilang mengurangi excitement pada Formula 1.

Berikut hasil dari Formula 1 Race 1 Albert Park-Australia :

  1. Lewis Hamilton (McLaren)

Lewis ‘ma man !

2. Nick Heidfeld (BMW-Sauber)

3. Nico Rosberg (Williams)

4. Fernando Alonso (Renault)

5. Heikki Kovalainen (Renault)

6. Kazuki Nakajima (Williams)

6. Rubens Barrichello (Honda)

7. Sebastien Bourdais (Scuderia Toro Rosso)

8. Kimi Raikkonen (Ferrari)

Hanya 7 pembalap yang berhasil finish pada race 1 ini. Sebagian besar pembalap retired karena crash sendiri atau dengan mobil pembalap lain. Crash terhebat dialami oleh Timo Glock (Toyota) pada lap 45 dimana mobilnya keluar dari lintasan lalu terbang dan mendarat kembali dengan sangat keras…beruntung Timo tidak apa-apa, hanya kelihatan pusing.

Sementara itu Sebastien Bourdais pada lap 56 keluar dari arena lomba. Akan tetapi masih masuk poin karena terjadi pada lap-lap akhir.

  • Double Retire untuk Ferrari (dan sumbangan poin untuk Raikkonen)

Akhir pekan yang malang untuk Ferrari karena dua pembalapnya gagal finish. Felipe Massa karena kerusakan suspensi hasil dari lap 1 dimana Massa terlibat kecelakaan dengan Kovalainen dan Robert Kubica, sedangkan Kimi Raikkonen mengalami problem mesin pada lap 55. Namun dengan di diskualifikasinya Rubens Barrichello karena tidak mengindahkan lampu merah di exit pitlane, maka Kimi naik ke peringkat 8. Sebuah awal yang hitam bagi Ferrari.
Berikut laporan lap demi lap yang diambil dari Planetf1.com

FINISH: Rubens Barrichello could yet to be disqualified while Bourdais is classified P8 as his retirement came in the final few laps of the race. He therefore earns the final World Championship point. Great Toro Rosso debut for BourdaisFINISH: What a start to the new season! Hamilton takes the early advantage while Ferrari clearly still have a lot of work to do

FINISH: Barrichello and Nakajima complete the list of finishers as well as the points. No one, though, finishes in eighth place, the final point-scoring position

FINISH: Alonso finishes fourth, which is great for Renault who weren’t sure they’d be in the points this weekend. Kovalainen is P5 on his McLaren debut

FINISH: Nick Heidfeld and Nico Rosberg complete the podium. Great finish for BMW and Williams

Lap 58: Final lap and Hamilton cruises to his fifth career victory and the first of the new F1 season

Lap 57: Kovalainen takes fourth place off Alonso just two months after take his McLaren drive. Alonso, though, takes fourth place back. Revenge is sweet for the Spaniard

Lap 56: Bourdais retires! He pulls his Toro Rosso off on the side of the track and it’s race over. Pity, he was P4

Lap 56: Only eight runners left, which means every one of them will score a point today

Lap 55: And Raikkonen retires. It’s a double DNF for Ferrari and a really really bad start to the new season

Lap 54: Hamilton is leading by 5.5s over Heidfeld while Rosberg is on course for a podium finish in third place, a further 1.8s behind

Lap 53: Raikkonen is six seconds off the pace of Hamilton

Lap 52: Raikkonen appears to be having problems. His engine sounds sick. The question now is: Do Ferrari retire him and take the free new engine next week? Or do they take the two points this week and a ten-grid slot penalty next week in Malaysia? It’s a difficult choice for the reigning Champs

Lap 51: Alonso is all over the back of Bourdais and chasing him down for fourth place. Kovalainen is following on behind him

Lap 50: Nine drivers remaining in the field

Lap 49: Barrichello pits for his penalty. Alonso and Kovalainen have both passed Raikkonen for position

Lap 48: Kubica and Nakajima pit for repairs. They connected on the re-start

Lap 48: Safety Car in this lap. And we are back racing. Barrichello has been given a 10-sec penalty

Lap 47: Kovalainen and Alonso pit. Heikki drops to P9 and Alonso to P10

Lap 47: Barrichello is under investigation. His engineer has revealed they had to stop even though they weren’t allowed to. If they hadn’t, Barrichello would have run out of fuel

Lap 47: Safety Car is still out. Glock, thankfully appears to be okay although a bit winded. Pitlane is now open. This means Barrichello pitted when he wasn’t allowed and it’s only a matter of time before he gets a 10-sec penalty for stopping when he shouldn’t

Lap 46: Barrichello pits but takes down his mechanics as the fuel hose was still attached. He shouldn’t have been pitting though as the pitlane wasn’t yet open!

Lap 45: The Toyota driver went off the track, onto the grass, hit a bump that sent him airborne, the landing was hard, very hard, and sent him careening down the track, sliding and spinning before he stops about 300m down the track

Lap 45: Heidfeld pits. Huge shunt for Timo Glock brings out the Safety Car

Lap 44: Hamilton and Rosberg both pit

Lap 43: Raikkonen is right on Glock’s rear wing and tries powers passed him for tenth place but instead puts a wheel onto the grass and spun. Not a great afternoon for the reigning Champ

Lap 42: Heidfeld is closing in on Kovalainen. He wants second place. Barrichello is also going strong in fifth place

Lap 41: The Kubica/Alonso battle is helping Bourdais hold onto his P6 as the duo are intent on one another and ignoring him – at least for now

Lap 40: Alonso is urged to have a go at Kubica. But he looks to be pushing as hard as he can

Lap 39: Hamilton sets a few fastest lap time – a 1:27.452

Lap 38: Heidfeld is keeping Kovalainen honest and is matching the McLaren driver’s pace

Lap 37: Bourdais is coming under pressure from Kubica and Alonso. The STR driver is P6 in his F1 debut. Great race for the Frenchman

Lap 36: Hamilton is still leading the Australian GP, 5.5s ahead of Kovalainen

Lap 35: Alonso is pushing hard and running wide as a result of the TC ban. Great racing from the Spaniard

Lap 34: Raikkonen is the last driver in the race in 11th place. What a race. Alonso is trying to get past Kubica for seventh place. The Renault surprisingly has the advantage over the BMW at this stage of the race

Lap 33: Sato pulls off the track. He’s also out

Lap 32: Piquet Jr has also stopped out on track. His race is over

Lap 32: Raikkonen pits from 12th place

Lap 32: Massa pulls off to the side of the track and he’s out of the race. His suspension was probably damaged when David Coulthard hit him

Lap 31: The race is back on and Hamilton easily storms away. Raikkonen tries to overtake Kovalainen and finally is able to do it. But he’s too hot and he goes off the track. What is going on with Ferrari?

Lap 30: Kubica, Alonso, Nakajima and Glock all pit. Safety Car to come in end of this lap

Lap 29: Pitlane is open and Bourdais comes in for his second stop

Lap 28: Should Raikkonen be on a one-stopper this Safety Car has played into his hands as he is now just 4.0s behind race-leader Hamilton

Lap 27: Safety Car is out as debris from DC’s car is all over the track. Problem for Alonso who wanted to pit and now can’t until the pitlane is officially opened

Lap 26: Coulthard is out of the race! Massa tries to move up the inside of the Red Bull but DC closes the door and instead pushes his car into Massa’s front left tyre. The line was Massa’s. Pity for DC who probably didn’t notice the Ferrari

Lap 25: Kovalainen, in P2, is 6/10ths of a second slower than Hamilton while is holding up Raikkonen, who needs to get passed the Finn if he hopes to chase down race-leader Hamilton

Lap 24: Barrichello pits and Alonso is up to sixth place behind the two BMWs of Kubica and Heidfeld

Lap 23: Kovalainen pits from the lead. He comes out. Coulthard pits

Lap 22: Heidfeld and Rosberg pit

Lap 21: Trulli pits from fifth place but he climbs out the car. It’s a retirement for the Toyota driver. Massa takes 11th place off Sato

Lap 20: Raikkonen sets a new fastest first sector time. Sebastien Bourdais pits for his first ever F1 pit stop. He comes out at the back of the pack

Lap 19: Raikkonen FINALLY overtakes Barrichello through Turn Three. Pure speed slings the Ferrari passed the Honda

Lap 18: Hamilton pits from the lead. He is 14.7s ahead when he comes in. The McLaren driver is in for 9.2s and he comes out in fourth place behind Nick Heidfeld

Lap 18: Massa is up to P14 having overtaken Nakajima

Lap 17: Kuibca comes out behind Raikkonen, who is trying to pass Barrichello. The Honda driver, though, holds him at bay and Raikkonen has to let it go

Lap 16: Massa has closed in on Nakajima. The BMW mechanics are out for Kubica. He pits from second place

Lap 15: Glock finally powers passed Sato for 11th place

Lap 14: Sato, Glock and Bourdais are involved in a close and intense battle for 11th place

Lap 13: As for double World Champion Fernando Alonso he is lapping in 10th place behind Red Bull’s David Coulthard

Lap 12: Massa overtakes Piquet for 15th place. One has to wonder what Briatore is going to say about his newest rookie’s debut race!

Lap 11: Raikkonen is yo-yo-ing with Barrichello as he closes in only to drop off then closes in and then drops off. The Finn needs to overtake, he’s 24.5s behind

Lap 10: Sutil pits. Nakajima overtakes Piquet for 14th place. Sutil retires.

Lap 9: Another fastest lap from Hamilton while Kovalainen is closing in on Kubica

Lap 8: Heidfeld runs a bit wide as he tries to chase down Rosberg. It’s not the first time this weekend that Heidfeld has dirtied his tyres. He was often a bit wide during Friday and Saturday’s session

Lap 7: It’s a great opening stint for Nico Rosberg. The German is in fourth place ahead of Nick Heidfeld and Jarno Trulli

Lap 6: Hamilton is charging. He’s setting fastest lap after fastest lap as he pulls away from Kubica

Lap 5: Raikkonen is trying to get passed Barrichello’s Honda as he desperately needs to make up positions. He’s already 13s behind Hamilton

Lap 4: Hamilton is leading the grand prix by 2.2s over Kubica while Kovalainen is a further 1.9s back

Lap 3: Webber retires due to damage suffered in Lap One crash

Lap 3: Massa pits again as the Safety Car comes in. We are back racing

Lap 2: Webber pits for repairs

Lap 1: Massa and Nakajima pit for repairs

Lap 1: Vettel, Fisichella, Davidson and Button are all out from first lap crash, which has brought out the Safety Car

Lap 1: Raikkonen is up to eighth place

Lap 1: Great start from Hamilton and Kubica. Massa comes to pass Kovalainen but is blocked by Kubica. And there’s a crash involving Massa

START: And it’s go in Australia!

4h32: The drivers line-up on the grid ready for the start

4h31: Ferrari are starting the race on the softer option Bridgestone tyres. McLaren and the rest of the field are on the harder tyres

4h30: Formation lap is underway

4h29: Engines are fired up and the drivers are ready for the formation lap

4h27: Timo Glock will be starting P18 after earning two seperate five-grid slot penalties while Adrian Sutil is starting from pitlane after damaging his car in Saturday’s qualifying

4h25: Blue skies overhead with track temp 51’C and air temp 37’C

4h21: His team-mate Kimi Raikkonen is P15 on the grid after a fuel pressure problem put him out of qualifying at the end of the first segment

4h18: Heikki Kovalainen is starting P3 after clinching his best qualifying position ever, while Felipe Massa is Ferrari’s best-placed driver in fourth place

4h15: Robert Kubica, though, could put a dent in Hamilton’s dream of victory as the Pole claimed P2 on the grid in a surprisingly quick BMW on Saturday afternoon

4h11: Lewis Hamilton will be starting the race from pole position having dominated Saturday’s final qualifying segment

4h08: Today’s race will be the first without traction control, which is banned this season, so expect a few thrills and spills and some dodgy starts

4h05: The race takes place at the Albert Park circuit in Melbourne and the crowds have packed the stands to watch race 1 of this 18-race Championship

4h00: Welcome to coverage of the 2008 Australian GP – the curtain-raiser for this year’s F1 World Championship!

Tarif Percakapan GSM….ada yang berani gratis ?

Apakah anda lihat persaingan antar operator GSM/CDMA saat ini sudah tidak masuk akal ?

Saya pikir sih enggak….salah…!!

Persaingan antar operator, apalagi persaingan tarif saya pikir sudah gila-gilaan !

Tapi pernahkah anda pikir tarif “super murah” operator anda adalah murni hasil rekayasa marketing saja ?

Coba kita lihat ilustrasi dari XL dibawah ini :

XL Murah

Memang sih XL ini jagonya bikin panas operator lain. Lihat aja tarif 0.0000… detiknya. Kalo dikonversi ke menit berapa ya tarifnya ?

Saya juga pengguna XL tapi saya nggak pernah ambil pusing (atau gembira) soal promo tarif ini. Berbagai penyebabnya diantara lain adalah :

  1. Pas pulsa saya sudah “sekarat” saya tetap nggak bisa nelfon ke sesama XL, baik itu Jempol atau Bebas. Padahal logikanya kalau tarif 0.0000…detik kalau pulsa saya tinggal-misalkan Rp. 500,- seharusnya masih bisa nelfon. Iya toh ?
  2. Tarif promo hanya “sesaat” saja; paling cuma 2-3 bulan saja. selanjutnya biasa lagi

Coba kita lihat lagi ilustrasi tarif diatas : ternyata XL memberlakukan sistem zona waktu untuk tarif promonya, dimana untuk waktu off peak tarif yang berlaku adalah Rp. 10/detik untuk 1 menit pertama dan menit berikutnya adalah Rp. 0.0000…sampe puas !

Sedangkan untuk tarif antar operator diberlakukan tarif Rp. 25/detik untuk 2 menit pertama, selanjutnya Rp. 0.0000…sampe puas !….Namun BERLANJUT kembali setelah menit ke-10 yaitu Rp.10/detik dan seterusnya.

Dimana letak “kebohongannya” ?

Coba kita lihat kembali ilustrasi tarif antar operator. Setelah 10 menit maka kita kembali akan dikenakan tarif “biasa” yaitu Rp. 10/detik = Rp. 600/menit !

Jadi hitung-hitungan saya kalau anda nelfon istri ke-2 anda selama 15 menit, maka :

menit 0-2 = Rp. 25 x 120 detik = Rp. 3.000,-

menit 2-10 = Rp. 0.000….(tidak jelas perhitungannya) = ???

menit 10-15= Rp.10 x 300 = Rp. 3.000,-

TOTAL 15 MENIT PERCAKAPAN DENGAN ISTRI KE-2 ANDA ADALAH = Rp.6.000,- (tidak mengikutkan tarif Rp. 0.0000—sampe puas karena seperti karya lukis abstrak..saya nggak ngerti !)

Tarif untuk sesama XL pun saya masih belum percaya karena tarifnya tidak gamblang dan hanya ditulis Rp. 0.0000……jadi kita tidak dapat menghitung berapa tarif sebenarnya.

Bagaimana dengan operator lainnya ?

Sama gajah…Coba lihat tarif dari Indosat M3 dibawah ini :

M3 sesama

dan juga ilustrasi dibawah ini untuk lintas operator :

M3 lintas operator

Tapi untuk skema tarif M3 Indosat menerapkan tarif “selang-seling” untuk lintas operator. Tapi untuk perhitungan tarifnya hampir sama (tetap mahal)nya.

Bagaimana dengan operator lain seperti Telkomsel ?

Sepertinya Telkomsel tidak ingin kehilangan gengsi/image sebagai operator menengah ke-atas. Dan juga tradisi dari dulu tarif Telkomsel tetap saja lebih tinggi dari operator lain, walaupun Telkomsel telah mengeluarkan produk-produk “murah” seperti kartu AS, sepertinya Telkomsel masih “malu-malu” untuk ikutan perang tarif.

Simbah rasa operator GSM tidak akan dapat mengalahkan operator CDMA untuk urusan tarif. Apalagi model Esia yang berani bayar (dalam bentuk pulsa) jika ditelfon dari operator lain.

Dengan dalih pemasaran apapun, operator telekomunikasi tetap harus menyampaikan iklan dengan tarif komunikasi yang jelas dan tidak menyesatkan.

Btw apakah ini istri ke-2 anda ?

Ada versi “bebas” nya ga ?

suit suiwww….