ANSAV atau AVG ?

Masih puyeng sama virus di warnet nih…

Selama ini saya menggunakan AVG sebagai “tameng” utama dari virus. Tapi setelah banyak keluhan bahwa banyak file pengguna yang hilang gara-gara di-scan oleh AVG maka saya jadi kepingin mencari antivirus yang FREE dan ampuh.

Kabar merambat dari bibir ke bibir bahwa ada antivirus “wong indon” yang cukup ampuh membasmi virus-virus yaitu ANSAV.

Cobain ah..ternyata ni antivirus oke juga. Mampu meng-clean file yang terinfeksi tanpa harus menghapusnya. Tadinya saya ragu sama produk lokal. Bukannya meremehkan..cuma karena belum tahu saja ada antivirus bikinan orang “sini”

Saat ini saya lagi bingung sama trojan yang teridentifikasi sebagai trojan.wrnt atau biasa disebut trojan warnet oleh ANSAV. Padahal ada satu komputer client yang baru saja clean install Windows XP dan software pendukung, tapi baru satu hari saya scan lagi sudah ada empat ekor trojan tersebut diatas. Tapi oleh ANSAV dideteksi sebagai low risk threat, artinya “tidak terlalu berbahaya buat komputer situ”.

Si pembuat ANSAV ini cukup membuat saya terkesan dengan uraian-uraiannya, dan oleh karena itulah saya memutuskan untuk “give it a try“.

Setelah Clean Install Win XP Pro, dan install software pendukung lainnya kembali saya gunakan DeepFreeze. Kali ini saya dapat DeepFreeze versi 4.2 dari teman. Versi yang ini tidak lagi trial, jadi bisa digunakan selamanya.

Tapi setelah semua selesai muncul masalah. Komputer sering restart tak diundang !

Tadinya saya biarkan saja karena baru sekali-dua kali. Tapi lama-lama makin sering. Malah bisa dihitung komputer akan restart setiap ±10 menit sekali.

Akhirnya terpaksa saya “menengok” kembali komputer tersebut. Langkah pertama saya coba men-disable Automatic Restart After System Failure di System Properties (Start-Settings-Control Panel-System-Tab Advanced) supaya sistem tidak otomatis restart saat keadaan error atau BSOD, sehingga saya bisa melihat secara detail kesalahan yang terjadi pada sistem.

Hilangkan centang Automatically Restart…

Tapi ternyata cara diatas tidak berhasil. Sistem tetap saja langsung restart. Oleh karena itu saya pikir mungkin sering restart bukan karena hardware (karena tidak ada Stop Code yang bisa terlihat).

Jalan satu-satunya yang dapat saya tempuh adalah membuang ANSAV dan membuat User Account baru dengan tipe admin. Semua User Account lama saya buang. Ini untuk memastikan bahwa sistem dimulai dari awal yang bersih.

Ternyata setelah semua langkah diatas dilakukan sistem berjalan dengan lancar.

Sebelum menggunakan ANSAV saya menggunakan AVG lalu di Freeze tidak ada masalah. Sistem berjalan mulus.

Jadi untuk sementara saya mengambil kesimpulan : ANSAV dan DeepFreeze tidak berjalan seirama. Masih ada bugs pada ANSAV, mungkin ?

Tapi kemudian saya pikir lagi…buat apa pakai anti virus, ya ? setiap restart juga akan kembali ke keadaan awal (saat DeepFreeze diinstal)..

Anyway…saya salut sama mas (atau mbak) Anvie yang mbikin ANSAV. Saya yakin ANSAV akan bisa bersaing dengan anti virus lain yang sudah ada lebih dulu.

Kill those nasty viruses…!!!

4 Responses

  1. saya mautanya tentang asal usul ansav

  2. wuah…silakan berkunjung ke http://www.ansav.com
    Si empunya Ansav ada disana ^^

  3. Ngapain anda nggak nyoba pake DeepFreeze versi 6 sekalian. Coba anda cari di torrent atau rapidshare. Kayaknya banyak tuh.
    Kalo pake versi yang lama, menjebol password jauh lebih mudah.

  4. o gitu ya😮 ..memang sih lebih gampang njebolnya… tinggal SHIFT+Click icon di systray..tapi di DF6 juga tinggal CTRL+ALT+SHIFT+F6 … hehe… :p cari aah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: