si Go…!!!! BLOG Coba-coba Mikrotik (2)

Hai hai !!!…Kita lanjutin nih coba-coba Mikrotik nya yah 😀

Di artikel kemarin sudah kita bahas cara-cara instalasi Mikrotik. Nah setelah restart Mikrotik akan menawarkan untuk memeriksa harddisk  :

Loading system with initrd
Uncompressing Linux… Ok, booting the kernel.
Starting.

It is recomended to check your disk drive for error,
but it may take while (~1min for 1Gb).
It can be done later with “/system check-disk”.
Do you want to do it now? [y/n] y

Setelah itu proses instalasi pun selesai :

Mikrotik 2.9.27
Mikrotik Login: admin

password : Kosongkan saja.

MMM MMM KKK TTTTTTTTTTT KKK
MMMM MMMM KKK TTTTTTTTTTT KKK
MMM MMMM MMM III KKK KKK RRRRRR OOOOOO TTT III KKK KKK
MMM MM MMM III KKKKK RRR RRR OOO OOO TTT III KKKKK
MMM MMM III KKK KKK RRRRRR OOO OOO TTT III KKK KKK
MMM MMM III KKK KKK RRR RRR OOOOOO TTT III KKK KKK

MikroTik RouterOS 2.9.27 (c) 1999-2005 http://www.mikrotik.com/

Terminal vt102 detected, using multiline input mode

[admin@Mikrotikl] >

————————————————————-

  • SISTEM COMMAND PROMPT DI MIKROTIK :

Command prompt di mikrotik cukup mudah digunakan dan mempunyai struktur perintah yang mudah diingat. Pertama kali boot command prompt di Mikrotik akan menampilkan :

[admin@Mikrotikl] >

Misalkan ingin mengatur konfigurasi interface LAN Card yang digunakan cukup ketikkan perintah :

[admin@Mikrotikl] > interface [enter]

Maka command prompt akan berubah menjadi :

[admin@Mikrotikl] interface >

Ketikkan perintah ethernet pada command prompt :

[admin@Mikrotikl] interface > ethernet [enter]

Maka command prompt akan berubah menjadi :

[admin@Mikrotikl] interface ethernet >

Ketikkan perintah print untuk melihat LAN Card yang terinstal :

[admin@Mikrotikl] interface ethernet > print

Dengan cara langsung dari root command prompt juga bisa :

[admin@Mikrotikl] > interface ethernet print [enter]

Hasilnya akan sama dengan perintah awal diatas. bedanya command prompt akan langsung menuju direktori :

[admin@Mikrotikl] interface ethernet >

Semua perintah dibawah ini diasumsikan mengisi command dari root

————————————————————

Sebelum melangkah lebih jauh ada baiknya kita mengubah password untuk masuk ke sistem Mikrotik :

[admin@Mikrotik] > password
old password: *****
new password: *****
retype new password: *****

Dan juga mengganti identitas router kita :

[admin@Mikrotik] > system identity set name=nama router

————————————————————

LANGKAH KEEMPAT : LIHAT LAN CARD SUDAH TERLIHAT ATAU BELUM

Sintaks untuk melihat LAN Card yang sudah terinstal di sistem adalah dengan mengetikkan perintah :

interface print

Hasilnya adalah :

Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500

Ini berarti ada dua LAN Card : Lan Card 0 dengan nama default ether1 dan Lan Card 1 dengan nama default ether2. Huruf R dibelakang nama LAN Card menandakan LAN Card sudah aktif atau Running.

– Yang mana yang kawan mau pake sebagai interface ke LAN atau ke Modem ? Apalagi kalo LAN Card-nya ber-chipset atau bermerek sama. Biar gampang gini aja : ketik perintah :

interface ethernet blink

tancapkan konektor RJ 45 ke salah satu LAN Card. Anggap aja kabel LAN yang menuju ke switch ditancapkan ke salah satu LAN Card.

numbers : 0

Perintah diatas akan mengirimkan blink (lampu kedip kedip di LED act di LAN Card 0).  kalo LAN Card sudah teridentifikasi tinggal diubah namanya aja. Misalkan ether1 kita ubah namanya menjadi LAN dan ether2 kita ubah namanya menjadi MODEM :

interface set 0 name=MODEM

interface set 0 name=LAN

Coba lihat lagi apakah nama yang kita berikan sudah masuk ke Mikrotik :

interface print

———————————————————————–

LANGKAH KELIMA : MEMBERIKAN IP UNTUK MASING-MASING LAN CARD

Misalkan IP untuk LAN Card yang ke jaringan lokal (switch) adalah 192.168.0.30 dan IP untuk LAN Card yang menuju ke Modem DSL adalah 192.168.1.2, maka perintahnya adalah :

[admin@routerku] > ip address add address=192.168.1.2
netmask=255.255.255.0 interface=MODEM comment=”IP ke Internet”

[admin@routerku] > ip address add address=192.168.0.30
netmask=255.255.255.224 interface=LAN comment = “IP ke LAN”

Sekali lagi lihat perubahan IP yang kita masukkan :

ip address print

———————————————————————–

Jika smuanya lancar selanjutnya kita tinggal mengkonfigurasikan Mikrotik lewat Winbox-GUI nya Mikrotik yang bisa digunakan di komputer mana saja di jaringan.

Tapi bersambung lagi ya… 😀

Season 2008 | Race 6 : Monaco-Monte Carlo | 25 Mei 2008

LEWIS HAMILTON MENANG DENGAN BRILIAN-KIMI RAIKKONEN MEMBUYARKAN IMPIAN ADRIAN SUTIL

Start dengan lintasan basah berarti sirkuit jalanan yang indah menjadi penuh rintangan yang menyebabkan hanya beberapa sayap depan yang selamat. Ini terbukti dengan banyaknya pembalap yang menyodok satu sama lain atau menabrak pembatas, tertatih-tatih kembali ke pit untuk perbaikan sebelum akhirnya kembali lagi.

Yang mengejutkan, hanya enam pembalap yang gagal finish di balap yang penuh kecelakaan ini. Hanya satu pembalap-Lewis Hamilton yang nyatanya diuntungkan dari kecelakaan kecilnya.

Hamil Ton menang di Monaco

Image courtesy of PlanetF1.com

Kecelakaan kecil yang dialami Lewis menyebabkannya masuk pit lebih awal untuk mengisi bahan bakar. Tapi kejadian itu malah mengantarkannya menuju kemenangan. Sementara pemimpin awal lomba dan pole sitter Felipe Massa mengambil langkah konservatif yang malah menghilangkan kesempatannya untuk menang. Lebih parah lagi dia malah kehilangan posisi kedua setelah diambil oleh Robert Kubica di pit yang kedua.

Mark Webber akhirnya finish ke empat setelah Safety Car diturunkan dan jarak antar pembalap kian merapat. Lalu Kimi Raikkonen menyodok Adrian Sutil di posisi 4. Adrian dalam perjalanan menuju finish ke empat dengan tim Force India yang menunjukan kepada Kimi Raikkonen apa yang mereka lakukan untuk sirkuit Monte Carlo.

Berikut hasil akhir Race 6 : Monaco-Monte Carlo :

01 L. Hamilton McLaren 2:00:42.742
02 R. Kubica BMW + 3.064
03 F. Massa Ferrari + 4.811
04 M. Webber Red Bull + 19.295
05 S. Vettel Toro Rosso + 24.657
06 R. Barrichello Honda + 28.408
07 K. Nakajima Williams + 30.180
08 H. Kovalainen McLaren + 33.191
09 K. Räikkönen Ferrari + 33.792
10 F. Alonso Renault + 1 laps
11 J. Button Honda + 1 laps
12 T. Glock Toyota + 1 laps
13 J. Trulli Toyota + 1 laps
14 N. Heidfeld BMW + 4 laps
Did not finish
15 A. Sutil Force India F1 + 7 laps
16 N. Rosberg Williams + 17 laps
17 N. Piquet jr. Renault + 31 laps
18 G. Fisichella Force India F1 + 40 laps
19 D. Coulthard Red Bull + 70 laps
20 S. Bourdais Scuderia Toro Rosso + 70 laps

si Go…!!!! BLOG Coba-coba Mikrotik (1)

Selamat pagi dear semuanya.

Maaf baru tulas tulis artikel lagi karena sejak artikel terakhir diturunkan saya lagi fokus ke pembuatan router dengan Mikrotik.

Latar Belakang :

Saya bakalan malu banget sama warnet-warnet lain yang sudah canggih-canggih dan pretty well managed. Baik dari sisi manajemen sumber daya manusia maupun sumber daya teknologinya.

Semenjak buka (21 Januari 2008) hingga 23 Mei 2008 koneksi internet masih menggunakan cara-cara “tradisional” yaitu koneksi PC-Switch-Modem DSL.

Cara diatas jelas punya kelemahan, yaitu manajemen bandwidth yang berantakan. Saya sempat menggunakan NetLimiter untuk membatasi bandwidth yang diterima pelanggan. Tapi tetap saja saat-saat beban puncak koneksi internet Speedy bagaikan “unta menggendong mobil” hehehehe….

Sempat juga saya menggunakan proxy berbasis Windows. Tapi yang namanya pake Windows kudu punya spek PC yang lumayan. Jadinya berat di kantong.

Sidik punya sidik yang bapaknya namanya sidik ada router yang bisa dibuat menggunakan PC yang tidak menuntut spesifikasi tinggi dengan software Mikrotik.

Apaan tuh Mikotok miketek Mikrotik ?

Well..singkatnya Mikrotik adalah sistem operasi yang dikhususkan buat aplikasi router. Bisa disamain tuh dengan Playstation atau XBox dari Microsoft. Koq jauh banget persamaannya ? Iya, soalnya baik PS maupun XBox kan punya OS juga. Tapi karena OS-nya spesifik untuk tugas tertentu jadinya spek hardware yang dibutuhkan nggak tinggi tinggi amat.

Ini juga jadi pencerahan buat saya. Kenapa kita perlu OS yang khusus buat tugas-tugas tertentu. Karena kalo semuamuanya pake si Mindows, spesifikasi yang dibutuhkan juga tinggi karena si Mindows kan tugasnya nggak cuma buat Proxy, Routing atau lainnya. Tapi juga minta resource buat keperluannya sendiri.

Anyway anyhow..balik lagi ke Mikotok, eh Mikrotik. walaupun saya belum pernah utak atik software yang satu ini tapi saya pede aja. Soale kan semua orang bisa belajar. Ya nggak ?

Pembelajaran pertama seperti biasa saya bertapa di Gunung Google. Banyak banget sumber-sumber belajar Mikrotik ! Saya sampe bingung mau mulai darimana. Tapi saya sempat kesel juga. Masak hampir semua artikel yang ada si empunya artikel menganggap pembacanya adalah advanced users. Langsung masuk ke sintaks-sintaks Mikrotik tanpa ada penjelasan gimana ini gimana itunya, padahal saya tuh Not So Geeky Guy.  Ya sudah ! walaupun berat tapi harus kudaki jua. (daki ? Mandi dong !)

Mudah-mudahan artikel ini dapat memberi pencerahan kepada teman-teman sesama nubi (anak bawang, -red). CMIIW..ya 😀

LANGKAH PERTAMA : BELI SATU UNIT PC :

Komputer yang akan kita gunakan sebagai Mikrotik Router nggak perlu spesifikasi tinggi. Seperti saya pake Pentium 3 866 MHz, 256 SDRAM, 20 GB HDD sudah cukup mumpuni. Monitor kalo sudah punya juga nggak usah beli lagi karena nantinya si router dibiarkan menyala tanpa monitor. Konfigurasi bisa dilakukan lewat jaringan (akan dijelaskan nanti). Mouse juga nggak usah. Keyboard aja yang jelek jelek. Asal nyambung ke CPU. Tapi ingat..karena ini perangkat yang critical, pake dong power supply, harddisk dan LAN Card dua unit yang rada bagusan. O iya..CDROM jangan lupa.

Jaringan model apa yang akan diterapkan disini ? Lihat gambar dibawah :

Gambar Jaringan Proxy

Jadi CPU yang kita beli berada di tengah-tengah antara modem DSL dan Switch (yang ada tulisan Proxy Server-nya. Ini gambar dari artikel saya yang lain. Males ngeditnya..hehehe). Saya asumsikan para pembaca sudah familier dengan teknik jaringan ya. Konfigurasi IP-nya sebagai berikut :

Contoh Alokasi IP untuk 12 unit Client :

IP Client : 192.168.0.1 Untuk Client 1 dst.

IP Router ke sisi LAN : 192.168.0.30

IP Router ke sisi Modem : 192.168.1.2

IP Modem : 192.168.1.1

LANGKAH KEDUA : BELI/DONLOT MIKROTIK-NYA.

Yah yang ini mah terserah anda. Mau beli langsung yang ori, atau donlot atau cari yang di-crack yang penting ada. Kalo sudah dapat langsung bakar ke CD. Apalagi yang dapet donlot sudah format .ISO lebih enak tuh.

LANGKAH KETIGA : INSTAL MIKROTIK DI PC

Proses instalasi bisa dilakukan lewat jaringan. Tapi karena saya masih anak bawang, jadi kita instalasi langsung aja lewat CD. Masih butuh monitor di tahap ini.

Kalo Mikrotik sudah di bakar ke CD tinggal boot lewat CD aja. Atur lewat BIOS supaya sistem Boot lewat CD.

Nih tampilan saat bootingnya :

————————————————————————-

ISOLINUX 2.08 2003-12-12 Copyright (C) 1994-2003 H. Peter Anvin
Loading linux………………
Loading initrd.rgz………….
Ready
Uncompressing Linux… Ok, booting the kernel

————————————————————————

…pilih paket-paket yang ingin diinstal. Bisa juga nyontek seperti dibawah :

————————————————————————–

Welcome to Mikrotik Router Software Installation

Move around menu using ‘p’ and ‘n’ or arrow keys, select with ‘spacebar’.
Select all with ‘a’, minimum with ‘m’. Press ‘i’ to install locally or ‘r’ to
install remote router or ‘q’ to cancel and reboot.

[X] system [ ] lcd [ ] telephony
[ ] ppp [ ] ntp [ ] ups
[ ] dhcp [ ] radiolan [ ] user-manager
[X] advanced-tools [ ] routerboard [X] web-proxy
[ ] arlan [ ] routing [ ] webproxy-test
[ ] gps [ ] routing-test [ ] wireless
[ ] hotspot [ ] rstp-bridge-test [ ] wireless-legacy
[ ] hotspot [X] security
[ ] isdn [ ] synchronous

————————————————————————–

Tekan “i” untuk memulai instalasi

– Do you want to keep old configuration ? [y/n] ketik Y
– continue ? [y/n] ketik Y

—————————————————————————-

wireless-legacy (depens on system):
Provides support for Cisco Aironet cards and for PrismlI and Atheros wireless
station and AP.

Do you want to keep old configuraion? [y/n]:y

Warning: all data on the disk will be erased!

Continue? [y/n]:y

Creating partition……….
Formatting disk…………………………………

Installing system-2.9.27 [################## ]

—————————————————————————

—————————————————————————

Continue? [y/n]:y

Creating partition…………………..
Formatting disk……………………….

Installed system-2.9.27
Installed advanced-tools-2.9.27
Installed dhcp-2.9.27
Installed security-2.9.27
installed web-proxy-2.9.27

Software installed.
Press ENTER to reboot

Beres deh !

Bersambung ya..besok kita lanjutkan lagi 😀