Booting dari Flashdisk ? Bisa !

Met sore para pembaca yang saya sayangi.

Coba bayangkan skenario berikut ini :

Komputer anda kena virus. Virus ini suuuusah banget diberantasnya. Lalu apa yang harus dilakukan ?

Tentu saja yang pertama kali biasa dilakukan adalah boot lewat Safe Mode, jalankan anti virus lalu scan.

Bagaimana kalau lewat safe mode pun nggak bisa ? Bisa dibilang pada tahap ini Windows sudah sakit parah sehingga booting pun dia megap-megap.

Solusi yang bisa diandalkan adalah boot lewat CD. Bagaimana kalau CD Rom Drive anda optiknya sudah lemot alias lambret alias susah baca ? Apalagi dipake nonton b***p terus..hehehe…

Solusi terakhir yang bisa dilakukan adalah Boot lewat media lain selain optical drive, misalnya disket (hari gini masih pake disket ?) dan media penyimpan berbasis USB, misalnya flash disk.

Dengan booting lewat media selain harddisk, virus tidak akan aktif sehingga proses pembersihan bisa berjalan lancar. Gimana sih bikin flash disk bisa dipake boot ?

Untuk membuat flash disk bisa dipakai boot anda membutuhkan dua software penting :

  1. BartPe (PE Builder)
  2. PE to USB

Software diatas juga bisa didapat di Box.Net saya (PetoUSB_v.3.0.0.8_GER dan pebuilder3110a.zip).

  • Apa sih BartPE dan apa kegunaannya ?

BartPE atau sebenarnya kepanjangan dari Bart’s PE Builder adalah software yang dapat membuat “BartPE” (Bart Preinstalled Environment) dalam bentuk CD/DVD bootable Windows dari CD original Windows XP atau Windows Server 2003.

BartPE ini persis seperti Linux Live CD, dimana sistem akan boot lewat CD dan sistem operasi yang termuat dalam CD tersebut dapat kita pakai layaknya jika kita instal sistem operasi tersebut ke harddisk. Hanya perbedaannya disini tidak perlu instal sistem operasi dulu.

BartPE memberikan lingkungan Win32 yang lengkap dengan dukungan jaringan, interface grafis, dan dukungan membaca filesystem FAT/NTFS/CDFS. Sangat berguna untuk mencoba sistem dengan hardisk kosong, menyelamatkan data, scan virus dan lainnya. Jadi bisa dibilang ini adalah pengganti DOS bootdisk

  • Lalu gunanya PE to USB apa ?

Sama seperti namanya, PE to USB berfungsi memindahkan file hasil kreasi BartPE yang aslinya digunakan untuk CD ke USB Flashdisk.

Berikut langkah-langkah membuat PE dan memindahkan ke USB

STEP 1 : Instalasi BartPE dan membuat PE (Portable Executable) dari sumber CD original Windows XP.

- Jalankan pebuilder3110a.exe, prosesnya sama aja tinggal next-next. Setelah selesai PEbuilder akan diaktifkan.

Tahap Awal Buat PE

Untuk kotak Source diisikan drive dimana CD ROM drive berada. Masukkan CD Windows XP ke drive ini. Untuk kotak Output biarkan defaultnya yaitu di direktori c:\pebuilder3110a\BartPE. Pada kotak Media Output biarkan pilihan pada None. Pilihan ini akan membuat file hasil kreasi BartPE disimpan ke direktori c:\pebuilder3110a\BartPE. Klik tombol BUILD untuk memulai kreasi BartPE dari CD Windows XP, tunggu hingga proses selesai.

Proses bikin PE

Setelah selesai klik tombol Close lalu tutup software PE Builder.

  • Step 2 : Memindahkan file hasil build PE Builder ke USB menggunakan PE To USB.

Catatan : pada website si developer terdapat dua versi PE To USB, yaitu 3.0.0.7 dan 3.0.0.8. Versi 3.0.0.7 saya belum coba tapi versi 3.0.0.8 pake bahasa jerman (atau belanda yah..ngga tau ah saya nggak biasa makan Mercedes..). Karena saya terbiasa pake software dengan versi terakhir jadi saya pake versi 3.0.0.8. Mungkin saja versi 3.0.0.7 pake bahasa inggris. Tapi saya males nyobanya ;)

- Jalankan file PEToUSB.exe

PE to USB

Pastikan Flashdisk sudah ditancapkan ke USB. Jika hanya ada satu flashdisk yang ditancapkan di port USB maka secara otomatis flashdisk tersebut akan muncul di list device PE To USB. Pastikan flashdisk yang ingin digunakan sebagai BartPE. SELAMATKAN DATA di dalam flashdisk karena kita akan mem-FORMAT-nya.

Pada kotak Format Optionen centang pilihan Erlaube Formatieren (kira-kira artinya Enable Format gitu..). Pilihan lainnya nggak usah diutak-atik.

Pada kotak Quellpad zu BARTPE/WinPE Files pastikan direktori tempat menyimpan file kreasi BartPE sudah benar seperti pada Step 1 diatas. Kalau sudah klik tombol Start. klik Yes 2 x untuk melanjutkan proses. Tunggu hingga proses menyalin PE selesai, lalu tutup program PE To USB.

Hingga proses ini selesai anda sudah bisa booting lewat USB Flashdisk !

Bagaimana cara boot lewat flashdisk ?

Nggak semua mainboard mendukung boot via USB. Coba cek dokumentasi mainboard anda. Kebanyakan mainboard yang mendukung boot via USB mempunyai hotkey yang sama yaitu tombol F8 untuk memilih media boot.

Masukkan flashdisk lalu saat komputer booting tekan F8. Jika flashdisk anda tercantum di pilihan boot berarti mainboard anda mendukung boot via USB. Pilih flashdisk anda lalu enter. Voila ! anda sudah berhasil Boot lewat USB.

Sekian dulu perjumpaan kita. Saran pertanyaan dan masukan saya tunggu sekaleee !

33 Responses

  1. artikel yang bagus broo, dari dulu gw cari cara ngeboot dari flashdisk, udah tanya di forum tapi banyak yang nyarankan HDnya di backup pake, cd live semisal hirent’s atawa norton,

    tak coba dulu bos yak kebetulan MB foxxcon gw di bioossnya ada fitur boot via usb,

    good posting bro. n skalian minta izin menempelkan blog mas di blog ku yach.

    trims

  2. Oke oke ^^ …

  3. Aku mau tanya ? Nanti waktu boot lewat flashdisk dan sudah masuk ke data flashdisk , nanti flasdisknya jg terjangkit virus ngak ?, lalu itu hanya systemnya flashdisk skali pakai atau setelah dipakai, membuat lagi menggunakan bartPE ?

  4. to Ardi :
    1. Booting dengan flashdisk padadasarnya menggunakan file system dari Windows XP. Jadi awalnya sistem akan bersih dari virus, tapi jika ada virus yang spesifik menyerang file sistem windows maka flash disk juga bisa kena virus. Tapi hal ini juga bergantung banyak faktor, misalnya apakah virus tersebut selain menyerang file system juga menginfeksi folder lainnya. Jika YA maka karena file system flash disk yang dipakai booting sangat sederhana maka kemungkinannya kena virus jadi kecil.

    2. Membuat boot disk dengan flashdisk cukup sekali saja dan bisa dipakai berulang2 ^^
    CMIIW…

  5. makasi ya, infonya, komputer saya lagi error, ga bsa login mudah mudahan bisa dengan cara ini, amin

  6. makasih kembali. Selain dengan flashdisk ada cara lebih mudah menggunakan bootable CD XP menggunakan BartPE. Jadi tinggal kompilasi menggunakan CD Windows XP ke BartPE dan burn ke CD.

  7. trims boss, blognya bagus
    tanks atas solusi yang sangat aku nantikan boss

  8. Terima kasih ^^ :D

  9. bener2 membantu.., aku udah tanya ke bbrapa temen tapi gak ada yang ngerti, kbtulan komputerku lagi error, cd romnya udah lemot, cari disket udah gak ada yang jual.., Syukron katsiro atas ilmunya, ya akh..,

  10. Terima kasih kembali…Senang bisa membantu ^^

  11. sudah aku coba n sukses…
    tapi setelah aku coba booting ada pesan remove disks or other media dan dibawahnya
    press any key to restrart
    tapi setelah aku menekan sembarang tombol tetep yg muncul kata-kata diatas.
    mhn bantuannya… aku menggunakan pc hp dx2250

  12. Sudahkah diatur di BIOS-nya? dan juga ada pilihan DOS support for thumbnail drive dan Legacy USB drive harus di enable.
    Mainboard model2 terbaru setelah POST BIOS bisa dipilih mau boot kemana dengan menekan tombol F8
    Mangga diutak atik BIOS nya dikit ^^

  13. mas, saya kemarin beli PCNet, tapi nginstalnya bingung soalnya nda ada CDR nya, bisa ga mas buat ngistal windows XP dari flasdisk ? makasih

  14. Saya pikir bisa. Cuma saya juga belum pernah :D . Tapi teorinya begini : Buat DOS bootdisk di flashdisk (google search), copykan semua file instalasi XP (terutama folder /i386) ke flashdisk dan jalankan file setupnya dari flashdisk. Nah sampai disitu saya juga belum mudheng benar ^^
    ..jadi PR aaah….

  15. Saya Ruli, tinggal di Serpong 38 tahun, karyawan salah satu Bank Swasta di Jakarta Barat. Diawal Februari 2008 lalu saya pernah menemukan masalah. Sore hari, laptop Toshiba saya tiba-tiba hang. Seperti biasanya saya segera matikan lantas saya restart ulang. Biasanya mau lagi berjalan normal. Tetapi sekarang ini sepertinya lain, hanya tampilan ‘blue screen’ dengan tulisan aneh, dan saya pun tidak tahu artinya. Lantas saya copot hardisknya untuk di-copy ke PC, dengan memakai external case SATA ternyata sama saja & ada bunyi kletak-kletek.
    Akhirnya saya coba membawa ke tempat recovery data di Harco Exlektonik Mangga 2. Seperti biasa, saya menunggu beberapa hari. Tetapi saya sempat kaget, ternyata mereka telah gagal menyelamatkan data saya dengan alasan bahwa kerusakan pada piringan hardisk saya sudah parah, katanya banyak tergores. Saya pun mengambil harddisk SATA Seagate Momentus saya dan mencoba merecover lagi ke tempat lain. Ternyata sama.Mereka gagal. Beberapa tempat saya coba, sama saya terakhir saya coba lagi antar ke daerah bilangan Jl.Setia Budi Sudirman. Ternyata hasilnya sama saja. Padahal mereka mengaku-ngaku yang terbaik di Jakarta.

    Entahlah saya hampir putus asa. Saya sudah bingung harus kemana lagi saya antar harddisk saya agar dapat diselamatkan data – data penting di dalamnya. Saya juga hampir putus asa. Akhirnya saya coba mencari di Internet, di salah satu iklan gratis tampa daftar, saya menemukan Everesta Media situsnya http://www.everezta.com dan saya coba telpon dulu. Mereka meminta saya diminta mengantar harddisknya ke tempat mereka di daerah Lenteng Agung. Akan tetapi kalau diambil oleh mereka , akan dikenakan biaya, yaitu untuk biaya pengecekan dan transportasi, yaitu sebesar tujuh puluh lima ribu rupiah. Dari pada repot – repot pikir saya, karena juga saya juga agak sibuk waktu itu. Saya meminta mereka segera datang mengambil ke alamat kantor saya. Saya pun harus sabar lagi menunggu jawaban dari pihak mereka.

    Keesokan harinya saya ditelpon pihak mereka / Everesta Media, walau sempat tidak percaya. Mereka menelpon kepada saya, kalau harddisk SATA saya dapat diselamatkan mereka, katanya keberhasilan minimal 80% bukan 100% lagi dan waktunya agak lama minimal satu minggu, alasannya bahwa kerusakan harddisk saya sudah sangat parah secara fisik (katanya tidak terdetek BIOS dan banyak sekali BAD SECTOR) untung saja belum dibongkar. Mereka mengajukan biaya sebesar 5 juta rupiah yang cukup mengejutkan saya. Alangkah kagetnya saya, mahal sekali padahal tidak seperti di tempat – tempat lain jauh lebih murah! Karena mahalnya saya bingung sekali sempat saya mau membatalkan. Saya juga coba tawar harganya. Tetap saja mereka tidak mau agar biayanya lebih murah, dengan alas an kerusakannya sangat berat. Kalau kasus standar mungkin lebih murah, yaitu Rp. 350.000,- sampai 1 juta rupiah. Karena terpaksa. Pikir saya, harus kemana lagi saya coba merecover data saya dengan harga jauh lebih murah, sementara hamper semua, sebagaian besar mereka telah menyerah tak sanggup/ gagal. Akhirnaya saya menyetujui untuk membawar 5 juta rupiah, asalkan data-data saya benar – benar telah berhasil diselamatkan.

    Setelah menunggu kurang lebih seminggu, akhirnya mereka (pihak Everesta Media), menelpon lagi kepada saya, memberitahu sudah selesai data saya diselamatkan, diminta saya membuka e-mail saya, karena laporan datanya sudah dikirim. Segera saya cek e-mail saya, ternyata benar data saya sudah ada semua. Kesesokan harinya, mereka akan antar data-datanya ke kantor saya siang hari. Diminta juga, saya segera menyiapkan pembayarannya secara tunai 5 juta rupiah. Saya tidak mau rugi, saya harus cek lagi lebih detail apakah benar – benar data saya sudah ada. Saya mencoba mengingat satu – persatu data – data penting saya awalu sebagian besar saya sudah tak ingat lagi satu persatu. Ternyata benar, mereka telah berhasil menyelamatkan data-data saya. Tak terkecuali photo-photo anak saya waktu lahir. Hebat juga Everesta Media, walaupun biaya recovery datanya cukup mahal tidak seperti di tempat-tempat lain yang pernah saya tanya. Walaupun begitu, sebenarnya saya cukup puas dengan harga 5 juta rupiah, karena pihak Everesta Media berhasil menyelamatkan data-data penting saya bahkan yang sudah dihapus sekalipun. Sementara di tempat lain sudah gagal / menyerah. Ruli, Serpong (29-2).

  16. Wah wah…informasi yang sangat berguna buat kita-kita. Betul juga pak yang namanya DATA penting nggak bisa dihitung dengan uang.
    Kalau boleh saya sarankan untuk storage media menggunakan RAID 1 (mirror) menggunakan dua harddisk. Dengan metode ini data di hardisk pertama akan disimpan juga di hardisk kedua. Namun kapasitas total dari RAID 1 adalah setengahnya dari dua hardisk tersebut. cmiim

  17. bnyk ilmu yg saya dpt bang dari blog ini

    tq bgt y..

    inovasi nya dilanjut bang

    (kbrin y klo ada yg baru lg) ….^^

  18. saya sudah buat flash disk booting. Dan berhasil saya jalankan. Akan tetapi yang menjadi pertanyaan, setelah booting tersebut bagaimana menjalankan program yang lainnya, misalnya antivirus. Apakah antivirusnya harus di install juga di flash disk tersebut?
    Mohon pencerahannya

  19. Ada banyak software “portable” yang bisa dikopikan ke flashdisk setelah proses pembuatan bootable flash disk. Sebagai contoh di http://www.portableapps.com ada banyak software portable macam antivirus (clamWin), Portable Office suites atau portable browser.
    cara lainnya yaitu berkunjung ke situs BartPE: http://www.nu2.nu dan download plug ins untuk paket bootable BartPE-nya. cmiim

  20. nice bro…….
    thax wat infonya

  21. thnk you bro moga gw bisa jalan kan boot pake kingston rongsokan gw nich…..soalnya sekarang banyak bngt tuh drive yang bermasalah,kadang gak baca cd lah ,kadang error lah semoga solusi ini bisa membantu bro thnk you bro

  22. mas kenapa pas lagi saya jalankan PeToUSB kok separoh jalan error koment gini (konnte Datei nicht kopieren!) aku jadi bingung mas dah 2 flash disk malahan di cobak tolong di reply ya mas masalh nya di mana

  23. Tidak dapat menyalin berkas ya..hmm…
    Coba format ulang flash disk nya dulu sebelum proses kopi. Juga pastikan dulu kapasitasnya cukup nggak…minimal 1 GB lah…

  24. Mas..
    Gimana klo flash disk saya dibikin jadi 2 partisi,
    pake software apa ya buat mecah jadi 2 partisi??
    thks b4..

  25. mas kalo flashdisknya dimasukin Hiren pake cara ini bisa ga??

  26. thank’s buad info na……

  27. mas mau tanya ..gimana caranya instal driver audio di BARTPE… soalnya sepi kalau gak ada musik .. thankz..

  28. apa maksudnya “remove disk or other media press any key to restart” pdahalaptop q support bott usb

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,060 other followers

%d bloggers like this: