Network for Beginner | Jaringan Untuk Pemula (3-Habis)

Dear Go….!!!! BLOG. Akyu udah nyobain semua langkah-langkah yang kamu kasih. Trus semuanya lancar-lancar aja. Makasih ya. Kamyu baik dech…Tapi aku mau nanya lagi..Komputer di jaringan aku mau konek ke modem ADSL. Gimana dong ? Kamu mau khan bantuin aku lagi ? Biasa deh..Nanti akyu kasih yang paliiing kamu suka! Tau kan ? itu tuh….Buras isi ontjom…

Wah fans saya yang satu ini nanyaaa aja.  Tapi bagus tuh. Daripada malu bertanya sesat di Taman Lawang? Hehehe…

Oke say, buat kamu apa sih yang enggak aku kasih 😉 :

Konfigurasi LAN dengan Koneksi ADSL

Teknik konfigurasi jaringan yang menggunakan modem ADSL tidak terlalu sulit. Setelah kamu berhasil membuat jaringan lokal sendiri maka yang diperlukan adalah :

1. Kabel UTP yang sudah di pasang konektor RJ 45

2. Modem ADSL yang punya port ethernet.

Tiap modem ADSL setidaknya punya satu port ethernet. Hubungkan saja modem DSL ke switch LAN melalui port ethernet tersebut. Jadi posisinya sama seperti komputer di LAN.

Dalam keadaan standar modem DSL sudah di set dari pabrik mempunyai IP Address 192.168.1.1. Jadi anggap saja kita tidak mengubah IP Address-nya.

Bagaimana jika komputer di LAN ingin terhubung ke internet melalui modem tersebut? Gampang saja.

Masukkan IP Address modem DSL ke kotak Default Gateway di TCP/IP Properties Network Connection. Seperti diatas kita asumsikan modem DSL adalah 192.168.1.1. Dengan pengaturan ini maka tiap koneksi internet komputer akan terhubung ke “gateway”, yaitu modem ADSL itu sendiri.

Isikan juga Preferred DNS Server dan Alternate DNS Server seperti contoh diatas. Untuk DNS ini saya contohkan menggunakan DNS-nya Telkom Speedy. Apa itu DNS ? Penjelasannya ada di sini.

Sampai disini komputer kita sudah bisa ber-internet. Dengan catatan :

1. Sudah berlangganan koneksi internet (ya iya laaah !!)

2. Modem sudah dinyalakan

3. Sudah terhubung dengan jaringan lelepon.

…Nggak penting banget ya? mhehehe 😀

Oke say ? Praktekin dulu deh. (Habis)

Ralat :

Untuk IP Address client dan gateway haruslah dalam “grup” yang sama. Misalkan IP Modem DSL adalah 192.168.1.1, maka untuk IP Client-nya adalah 192.168.1.x. Ilustrasi diatas hanyalah untuk contoh gambar.

Network for Beginner | Jaringan Untuk Pemula (2)

Lanjut ya….

Pada artikel yang kemarin kita sudah membahas dari segi hardware jaringan. Naaah sekarang kita akan bahas dari segi software, terutama bagi kita yang menggunakan OS Microsoft Windows XP SP2.

Setelah kabel UTP ditancapkan ke konektor RJ 45, ujung satu ditancapkan ke LAN Card (biar gampang kita sebut saja NIC, ok?) di belakang CPU, sedangkan ujung satunya lagi ditancapkan ke Hub/Switch.

Untuk melihat apakah NIC sudah terinstal dengan baik di Windows, klik Start-Settings-Control Panel-System-Tab Hardware-tombol Device Manager. Atau bisa juga pakai shorcut tombol Windows + Pause

Pada bagian Network Adapters pastikan NIC yang kita pasang tidak ada tanda seru (!) disamping hardwarenya. Untuk instalasi NIC baca petunjuk yang disertakan pada paket pembelian.

Langkah selanjutnya adalah memasukkan IP Address. Ada yang bertanya IP Address itu apa ? Ada ya ? Singkatnya IP Address adalah :

Setiap komputer atau perangkat di internet mempunyai apa yang disebut IP Address, yang menggambarkan perangkat tersebut secara unik dan memungkinkan perangkat-perangkat mencari satu sama lain di internet. Format IP Address adalah sekumpulan empat grup angka, masing-masing dari 0 sampai 255, dipisahkan oleh titik ( . ) Sebagai contoh, 192.168.15.1.

Kita buat gampang saja, gunakan format IP 192.168.1.xx atau 192.168.10.xx atau 192.168.0.xx. Sebagai contoh kita akan gunakan format IP 192.168.1.xx.

BAGIAN SATU

Untuk komputer pertama masukkan IP 192.168.1.1, komputer kedua masukkan IP 192.168.1.2 dan seterusnya. Bagaimana memasukkan IP Address ? Klik Start-Settings-Network Connections, atau di Control Panel-Network Connections.

Klik kanan pada Local Area Connection pada NIC yang bersangkutan lalu klik Properties. Pada tab General klik dua kali menu Internet Protocol (TCP/IP) lalu masukkan IP Addressnya :

Subnet mask-nya masukkan saja 255.255.255.0. Jika LAN tidak terhubung ke internet maka pada bagian Default Gateway dan DNS Server tidak usah diisi. Klik OK-Klik OK lagi.

BAGIAN DUA

Setelah IP Address selesai sekarang giliran menyamakan workgroup yang digunakan. Penyamaan workgroup ini sangat berguna bila ada beberapa LAN yang berbeda di satu gedung. Misalkan workgroup untuk komputer yang berada di area PABRIK kita namakan  workgroupnya “PABRIK” (tanpa tanda kutip), lalu komputer yang berada di area MANAJER kita namakan workgroupnya “MANAJER” dan seterusnya.

Cara memasukkannya kita kembali ke Control Panel-System-Tab Computer Name, klik tombol Change :

Masukkan pada kotak Computer Name nama komputer yang sedang diatur, lalu pada kotak Workgroup masukkan nama Workgroup-nya. Klik OK, lalu klik OK lagi. Lalu restart komputer.

Bila semuanya lancar maka di Windows Explorer akan terlihat setiap komputer yang terhubung ke jaringan :

Artikel selanjutnya akan kita bahas bagaimana jika komputer di jaringan ingin terhubung ke internet melalui modem ADSL. Jangan pindahkan browser anda ke situs lain ! (bersambung….)

Network for Beginner | Jaringan Untuk Pemula (1)

Dear Go….!!!! BLOG, Aku lagi ngurusin jaringan niy. Tapi aku belum bisa banget soal jaringan. Gimana dong? bantuin aku yah yah? Nanti aku kasih apaaa aja yang kamu mau..Love, your admirer.

Wew..begitulah pesan singkat yang masuk dari salah seorang penggemar Go…!!!! BLOG yang ingin dibantu soal jaringan. Katanya sih doski mau ngasih apa aja kalo Go….!!!! BLOG mau bantu. Suit suiww !!! Jadi semangat nih!

Fear not young Go….!!!! BLOG Girl ! keinginanmu terwujud….

Catatan : Tutorial ini hanyalah untuk pemula/Beginner. Tentunya apa yang disajikan disini jauh dari detail teknis yang menjemukan.

Oke kita mulai :

1. Pendahuluan : Jaringan itu apa sih ?

Jaringan adalah terhubungnya dua alat atau lebih sehingga dapat saling berkomunikasi satu sama lain. Dalam teknologi komputasi jaringan dibedakan menjadi :

– Jaringan Area Lokal : LAN (Local Area Network), dimana setiap komputer atau perangkat komputasi lainnya (sering disebut node) dapat saling berkomunikasi dan berbagi data yang berada dalam satu ruangan atau satu area dengan jarak < 1 km.

– MAN (Metropolitan Area Network) : Jaringan dengan luas area > 1 km yang setiap node bisa berada antar gedung atau area dalam satu kota.

– WAN (Wide Area Network) : Jaringan dengan luas area >10 km dimana setiap node bisa berada antar kota, atau antar wilayah yang luas.

2. Topologi Jaringan

Dalam membuat jaringan kita bisa menggunakan bermacam-macam bentuk bagaimana node bisa terhubung ke jaringan. Bermacam bentuk ini disebut Topologi Jaringan. Topologi yang sering dipakai yaitu :

– Topologi Bus :

Dengan topologi ini setiap komputer dapat saling berhubungan dalam jaringan menggunakan satu kabel yang membentuk garis lurus. Kabel yang digunakan hanya dua jalur koaksial dan ada terminator di ujung jaringan yang bertindak sebagai beban semu.

Keuntungan : Sederhana, murah.

Kelemahan :

1. Komunikasi data hanya berlangsung satu arah. Jika ada komputer lain yang mengirimkan data, maka komputer lain dalam jaringan harus menunggu sampai “lalu lintas” data kosong.

2. Resiko tabrakan data (data collision) besar karena lalu lintas data kurang dapat dikontrol.

– Topologi Ring :

Dengan topologi ini setiap komputer terhubung dalam satu lingkaran yang tidak berujung. Tidak seperti topologi Bus yang mempunyai ujung.

Keuntungan dan kelemahan kurang lebih sama dengan topologi Bus.

– Topologi Star

Dengan topologi ini setiap komputer terhubung dengan jaringan melalui satu perangkat sentral yang mengatur lalu lintas jaringan. Topologi inilah yang paling banyak digunakan saat ini.

Keuntungan : Lalu lintas data dapat berlangsung dua arah sehingga kecepatan transfer meningkat. Resiko tabrakan data kecil.

Kelemahan : instalasi cukup rumit, lebih boros penggunaan kabel jaringan.

Baiklah sekarang kita coba membuat jaringan lokal (LAN) dengan topologi Star ;

3. Alat yang dibutuhkan untuk membuat jaringan dengan topologi Star

– Kartu jaringan : biasa disebut LAN Card atau NIC (Network Interface Card.) Ditancapkan di slot PCI komputer.

– Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) Cat 5.

– Konektor RJ 45 8 pin. Konektor ini mirip dengan konektor telepon (RJ 11), hanya pinnya ada 8.

– Hub atau Switch sebagai sentral komunikasi data jaringan. Hub/switch yang digunakan bergantung pada jumlah total node yang terhubung ke LAN. Jika ada total 8 komputer maka gunakan Hub/Switch yang mempunyai 8 port atau lebih

– Tang Crimping : untuk mengikat kabel UTP ke konektor RJ 45

Sekarang gimana caranya menghubungkan tiap komputer ke switch/hub melalui RJ 45 ? Gampang aja say. Nih liat gambar dibawah kamu. Eh dibawah ini… 😉

Patokannya adalah : Walaupun konektor RJ 45 ada 8 pin, tapi hanya 4 pin yang terpakai yaitu pin 1,2,3,6.

4 pin yang dipakai dibagi dua set menjadi : 2 pin untuk TX (transmission), 2 pin untuk RX (receiver) :

Ikuti saja pola warna kabel UTP yang digunakan seperti gambar diatas (Ethernet Patch Cable). Jadi intinya pada ujung kabel yang menuju komputer dan ujung satu lagi yang menuju ke Hub/Switch pola warna dan alokasi pin RJ 45-nya sama. (Bersambung….)

Sumber Gambar : Google