Network for Beginner | Jaringan Untuk Pemula (1)

Dear Go….!!!! BLOG, Aku lagi ngurusin jaringan niy. Tapi aku belum bisa banget soal jaringan. Gimana dong? bantuin aku yah yah? Nanti aku kasih apaaa aja yang kamu mau..Love, your admirer.

Wew..begitulah pesan singkat yang masuk dari salah seorang penggemar Go…!!!! BLOG yang ingin dibantu soal jaringan. Katanya sih doski mau ngasih apa aja kalo Go….!!!! BLOG mau bantu. Suit suiww !!! Jadi semangat nih!

Fear not young Go….!!!! BLOG Girl ! keinginanmu terwujud….

Catatan : Tutorial ini hanyalah untuk pemula/Beginner. Tentunya apa yang disajikan disini jauh dari detail teknis yang menjemukan.

Oke kita mulai :

1. Pendahuluan : Jaringan itu apa sih ?

Jaringan adalah terhubungnya dua alat atau lebih sehingga dapat saling berkomunikasi satu sama lain. Dalam teknologi komputasi jaringan dibedakan menjadi :

– Jaringan Area Lokal : LAN (Local Area Network), dimana setiap komputer atau perangkat komputasi lainnya (sering disebut node) dapat saling berkomunikasi dan berbagi data yang berada dalam satu ruangan atau satu area dengan jarak < 1 km.

– MAN (Metropolitan Area Network) : Jaringan dengan luas area > 1 km yang setiap node bisa berada antar gedung atau area dalam satu kota.

– WAN (Wide Area Network) : Jaringan dengan luas area >10 km dimana setiap node bisa berada antar kota, atau antar wilayah yang luas.

2. Topologi Jaringan

Dalam membuat jaringan kita bisa menggunakan bermacam-macam bentuk bagaimana node bisa terhubung ke jaringan. Bermacam bentuk ini disebut Topologi Jaringan. Topologi yang sering dipakai yaitu :

– Topologi Bus :

Dengan topologi ini setiap komputer dapat saling berhubungan dalam jaringan menggunakan satu kabel yang membentuk garis lurus. Kabel yang digunakan hanya dua jalur koaksial dan ada terminator di ujung jaringan yang bertindak sebagai beban semu.

Keuntungan : Sederhana, murah.

Kelemahan :

1. Komunikasi data hanya berlangsung satu arah. Jika ada komputer lain yang mengirimkan data, maka komputer lain dalam jaringan harus menunggu sampai “lalu lintas” data kosong.

2. Resiko tabrakan data (data collision) besar karena lalu lintas data kurang dapat dikontrol.

– Topologi Ring :

Dengan topologi ini setiap komputer terhubung dalam satu lingkaran yang tidak berujung. Tidak seperti topologi Bus yang mempunyai ujung.

Keuntungan dan kelemahan kurang lebih sama dengan topologi Bus.

– Topologi Star

Dengan topologi ini setiap komputer terhubung dengan jaringan melalui satu perangkat sentral yang mengatur lalu lintas jaringan. Topologi inilah yang paling banyak digunakan saat ini.

Keuntungan : Lalu lintas data dapat berlangsung dua arah sehingga kecepatan transfer meningkat. Resiko tabrakan data kecil.

Kelemahan : instalasi cukup rumit, lebih boros penggunaan kabel jaringan.

Baiklah sekarang kita coba membuat jaringan lokal (LAN) dengan topologi Star ;

3. Alat yang dibutuhkan untuk membuat jaringan dengan topologi Star

– Kartu jaringan : biasa disebut LAN Card atau NIC (Network Interface Card.) Ditancapkan di slot PCI komputer.

– Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) Cat 5.

– Konektor RJ 45 8 pin. Konektor ini mirip dengan konektor telepon (RJ 11), hanya pinnya ada 8.

– Hub atau Switch sebagai sentral komunikasi data jaringan. Hub/switch yang digunakan bergantung pada jumlah total node yang terhubung ke LAN. Jika ada total 8 komputer maka gunakan Hub/Switch yang mempunyai 8 port atau lebih

– Tang Crimping : untuk mengikat kabel UTP ke konektor RJ 45

Sekarang gimana caranya menghubungkan tiap komputer ke switch/hub melalui RJ 45 ? Gampang aja say. Nih liat gambar dibawah kamu. Eh dibawah ini…😉

Patokannya adalah : Walaupun konektor RJ 45 ada 8 pin, tapi hanya 4 pin yang terpakai yaitu pin 1,2,3,6.

4 pin yang dipakai dibagi dua set menjadi : 2 pin untuk TX (transmission), 2 pin untuk RX (receiver) :

Ikuti saja pola warna kabel UTP yang digunakan seperti gambar diatas (Ethernet Patch Cable). Jadi intinya pada ujung kabel yang menuju komputer dan ujung satu lagi yang menuju ke Hub/Switch pola warna dan alokasi pin RJ 45-nya sama. (Bersambung….)

Sumber Gambar : Google

5 Responses

  1. Gimna crnya client akses internetnya lewat server? sehingga nantinya jika server mati maka client tidak terkoneksi internetnya. Thanks

    Sy mohon dibalas di email gue

  2. @burhan

    server? gateway atau router mungkin…? jika gateway atau router mati ya otomatis user ga kan bisa konek ke internet..

  3. precise… ^^..mudah2an dya dah baca e-mail ku..sejak september lalu..hehe

  4. bedanya topologi ring sm topologi token ring itu apa??

    • oke.. topologi RING adalah topologi yang bentuk secara fisik memang berbentuk ring (lingkaran) dengan setiap node terhubung dengan dua node lainnya (kanan dan kiri)

      Sedangkan Token Ring secara fisik sebenarnya adalah berbentuk STAR dengan switch/hub dan node yang terhubung kepadanya. dan terdapat satu loop lingkaran yang saling menghubungkan antar node. Dinamai token ring karena ada satu frame khusus yang mengitari tiap node (token frame) yang siap mengangkut data ke tujuan. begitulah singkatnya ^^
      cmiiw ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: