Network for Beginner | Jaringan Untuk Pemula (2)

Lanjut ya….

Pada artikel yang kemarin kita sudah membahas dari segi hardware jaringan. Naaah sekarang kita akan bahas dari segi software, terutama bagi kita yang menggunakan OS Microsoft Windows XP SP2.

Setelah kabel UTP ditancapkan ke konektor RJ 45, ujung satu ditancapkan ke LAN Card (biar gampang kita sebut saja NIC, ok?) di belakang CPU, sedangkan ujung satunya lagi ditancapkan ke Hub/Switch.

Untuk melihat apakah NIC sudah terinstal dengan baik di Windows, klik Start-Settings-Control Panel-System-Tab Hardware-tombol Device Manager. Atau bisa juga pakai shorcut tombol Windows + Pause

Pada bagian Network Adapters pastikan NIC yang kita pasang tidak ada tanda seru (!) disamping hardwarenya. Untuk instalasi NIC baca petunjuk yang disertakan pada paket pembelian.

Langkah selanjutnya adalah memasukkan IP Address. Ada yang bertanya IP Address itu apa ? Ada ya ? Singkatnya IP Address adalah :

Setiap komputer atau perangkat di internet mempunyai apa yang disebut IP Address, yang menggambarkan perangkat tersebut secara unik dan memungkinkan perangkat-perangkat mencari satu sama lain di internet. Format IP Address adalah sekumpulan empat grup angka, masing-masing dari 0 sampai 255, dipisahkan oleh titik ( . ) Sebagai contoh, 192.168.15.1.

Kita buat gampang saja, gunakan format IP 192.168.1.xx atau 192.168.10.xx atau 192.168.0.xx. Sebagai contoh kita akan gunakan format IP 192.168.1.xx.

BAGIAN SATU

Untuk komputer pertama masukkan IP 192.168.1.1, komputer kedua masukkan IP 192.168.1.2 dan seterusnya. Bagaimana memasukkan IP Address ? Klik Start-Settings-Network Connections, atau di Control Panel-Network Connections.

Klik kanan pada Local Area Connection pada NIC yang bersangkutan lalu klik Properties. Pada tab General klik dua kali menu Internet Protocol (TCP/IP) lalu masukkan IP Addressnya :

Subnet mask-nya masukkan saja 255.255.255.0. Jika LAN tidak terhubung ke internet maka pada bagian Default Gateway dan DNS Server tidak usah diisi. Klik OK-Klik OK lagi.

BAGIAN DUA

Setelah IP Address selesai sekarang giliran menyamakan workgroup yang digunakan. Penyamaan workgroup ini sangat berguna bila ada beberapa LAN yang berbeda di satu gedung. Misalkan workgroup untuk komputer yang berada di area PABRIK kita namakan  workgroupnya “PABRIK” (tanpa tanda kutip), lalu komputer yang berada di area MANAJER kita namakan workgroupnya “MANAJER” dan seterusnya.

Cara memasukkannya kita kembali ke Control Panel-System-Tab Computer Name, klik tombol Change :

Masukkan pada kotak Computer Name nama komputer yang sedang diatur, lalu pada kotak Workgroup masukkan nama Workgroup-nya. Klik OK, lalu klik OK lagi. Lalu restart komputer.

Bila semuanya lancar maka di Windows Explorer akan terlihat setiap komputer yang terhubung ke jaringan :

Artikel selanjutnya akan kita bahas bagaimana jika komputer di jaringan ingin terhubung ke internet melalui modem ADSL. Jangan pindahkan browser anda ke situs lain ! (bersambung….)

2 Responses

  1. bisa nyambung kah itu 192.168.1.1 ama 192.168.0.100? beda mask dia kan?

  2. hmmm…anda benar…ini skrinsut menyontohkan IP client 192.168.1.1, tapi gatewaynya belum saya ubah untuk artikel ini. hehe😀. IP 192.168.0.100 merupakan IP router saya. Anda teliti sekalee…trims untuk perhatiannya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: