PhotoScape. Freeware Photo Editing

Selamat pagi para pembaca setia Go….!!!! BLOG yang saya cintai. 

Kabar gembira buat anda-dan juga buat saya. Ternyata ada software edit foto yang baik dan mumpuni untuk keperluan sehari-hari yang diberi nama PhotoScape.

LATAR BELAKANG

Sebagai pengelola warnet tentunya tidak lepas dari pengguna yang ingin mencetak warna atau foto. Repotnya seringkali para operator bingung jika ada yang ingin mencetak foto dalam ukuran tertentu. Misalkan mulai dari ukuran pas foto (2 x 3, 3 x 4 dan seterusnya) hingga ukuran 2R, 3R dan seterusnya.

Sebelumnya untuk pekerjaan pencetakan foto saya menggunakan Adobe Photoshop atau Corel Draw, foto di sesuaikan ukurannya secara manual dan ditempatkan sedemikian rupa dan siap untuk dicetak. Tapi pekerjaan ini membutuhkan waktu lama dan hasilnya tidak konsisten.

Iseng punya iseng dari teman saya memberitahu bahwa ada satu software yang dia pakai yang cocok untuk keperluan mencetak foto dan freeware.

…Apa!!!? Masih ada orang baik diluar sana yang mau membuat software gratis dan hanya bergantung pada donasi semata !? bless you PhotoScape Creator. Yah biarpun freeware tapi di situsnya bertebaran iklan dari Google Adsense..hehe..yah seimbang lah!

Baik, karena saya juga baru belajar menggunakan PhotoScape ini (dan ternyata cepat sekali mempelajari software ini) maka kita fokus ke fasilitas pencetakan foto saja :

pscape1Tampilan awal PhotoScape adalah seperti diatas, dan untuk fasilitas pencetakan langsung klik icon PRINT.

pscape2

Ini adalah tampilan bagian kiri PhotoScape untuk mencari direktori/folder tempat disimpannya gambar yang akan dicetak,

 

pscape3

Ini adalah tampilan bagian tengah PhotoScape sebagai area kerja,

 

pscape4

Dan ini adalah tampilan bagian kanan PhotoScape untuk memilih media kertas dan ukuran foto yang akan dicetak.

 

Cara pakainya gampang. Anda tinggal men-drag foto yang diinginkan dari bagian kiri PhotoScape ke area kerja. Sesuaikan ukuran foto yang diinginkan dengan mengklik pull down menu Portrait Shot Print. Ukuran foto jika diterjemahkan kedalam satuan centimeter adalah sebagai berikut :

2R    : 6 x 9 cm

3R    : 8.9 x 12.7 cm

4R    : 10.2 x 15.2 cm

6R    : 15.2 x 20.3 cm

8R    : 20.3 x 25.3 cm

10R : 25.4 x 40.5 cm

12R : 30.5 x 40.5 cm

Jadi sesuaikan saja ukuran foto (R) nya yang terdapat di menu Portrait Shot Print.

 

Nah setelah itu anda tinggal menyesuaikan ukuran kertas di printer dengan klik Print Setup, lalu print dan beres! Tidak perlu lagi mengatur foto secara manual.

Masih ada banyak fitur di PhotoScape ini yang belum saya singgung dan saya yakin anda tidak memerlukan waktu lama untuk menguasai semua teknik pada software yang satu ini.

Selamat mencoba!

Ganti Product Key XP dengan RockXP

Halo selamat sore para pembaca setia Go….!!!! BLOG.

Kali ini saya hanya mengetengahkan artikel singkat saja mengenai cara mengubah serial number Windows XP menggunakan RockXP.

LATAR BELAKANG

Bagi pengelola warnet seperti saya, dan saya yakin anda juga merasakan hal yang sama- menginstal Windows ke banyak komputer merupakan hal yang paling dihindari. Karena selain warnet harus merasakan down time yang lebih lama. Bagi si teknisi yang menginstal juga lelah karena instalasi Windows cukup memakan waktu. Belum software-software pendukungnya.

Untunglah kita sudah mengenal XXClone yang dengan mudah bisa meng-klone harddisk yang berisi Windows dengan mudah. Namun pertanyaan selanjutnya adalah : bagaimana mengubah product key untuk setiap komputer yang terinstal Windows dengan cara di-klone? Karena dengan XXClone product key akan sama dengan harddisk yang dijadikan sumber klone.

Masuklah satu program yang bernama RockXP yang fungsinya mengubah product key di setiap komputer yang terinstal Windows. 

rockxp1

Penggunaannya saya rasa tidak perlu diulas karena dengan melihat screenshot diatas saya yakin para pembaca sudah bisa menggunakannya.

Dengan demikian bagi anda yang mengelola warnet dan mempunyai lisensi ASLI Microsoft Windows tidak perlu menginstal Windows di satu per satu komputer. Cukup instal di satu harddisk beserta software dan driver pendukungnya. Bila semua hardware di warnet anda sama, cukup di-klone dengan XXClone dan ubah product keynya satu per satu dengan RockXP.

Selesai !

….Tunggu….belum selesai 😀 

Setelah saya coba ternyata tidak berhasil 😦 ..Kembali ke Google dan ketemu satu program yang namanya terlalu panjang :

winxp-key-mod

Cara pakainya juga gampang..silakan lihat screenshot atas. Gampang kan?

Apakah sampai disini selesai? Yah, mungkin…soalnya penggantian key minta restart komputer. Dan saat tulisan ini diturunkan saya belum me-restart sistem karena yang dijadikan kelinci percobaan adalah komputer server 😀

Indomog Billing–Freeware Billing System

Selamat pagi.

Perburuan software billing freeware akhirnya sampai pada satu freeware nasional yang bernama MOG Billing. Hingga kini versi terbaru yang tersedia adalah versi 1.0 dan bisa didapat di situsnya.

MOG Billing ini sungguh berbeda dibanding software billing lainnya. Perbedaan paling jelas adalah dari tampilan di client. Di komputer client layar akan tertutup oleh tampilan flash based dan terlihat sangat dinamis. Pada sisi server penggunaannya mirip dengan Billing Explorer. Bahkan kemiripannya hingga ke menu bar. Apakah MOG Billing dibuat oleh tim yang membidani Billing Explorer? Hmm…

 

+ Instalasi

Instalasi Mog Billing ini lebih rumit dibanding billing lainnya. Namun user guide yang disertakan sangat membantu proses instalasi. Tahap pertama di sisi server harus menginstal MySQL untuk database billing nya dan tentu saja jika ada MySQL pasti ada APACHE Web Server. Barulah setelah restart proses instalasi berlanjut ke modul Billing Server-nya. Nampak terlihat jelas bahwa di sisi client sebenarnya tampilan flash mengambil dari web page lokal dari web server APACHE.

 

Tampilan MOG Server

Tampilan MOG Server

+ Hasil Akhir

Secara umum Indomog Billing System dapat menjadi alternatif pilihan. Apalagi statusnya yang berupa freeware. Namun versi 1.0 ini nampak masih sangat sederhana. Salah satu contoh kekurangannya adalah : Bagaimana keluar dari billing di client? 

Billing ini memang lebih secure di sisi client dimana desktop Windows tidak terlihat dan user hanya bisa membuka program yang telah di-set sebelumnya. Namun ini juga membawa akibat negatif karena tidak semua user suka dibatasi akses ke desktop Windows dimana mereka telah terbiasa menggunakannya. Walaupun semua program yang diperlukan bisa di-set di billing client namun hal-hal kecil nampaknya terlewatkan oleh Indomog ini. Misalnya bagaimana jika user ingin mencabut USB flash drive? atau bagaimana jika user ingin menyalin file hasil download ke flash drive? Walaupun bagi user tingkat lanjut hal diatas dapat dengan mudah dilakukan namun tidak demikian halnya dengan pengguna awam.

Menurut Go…. !!!! BLOG Mog Billing System 1.0 ini lebih cocok untuk billing game center. Namun tidak menutup kemungkinan bisa juga digunakan untuk warnet.

Detail lebih lanjut ada di user guide yang disertakan pada installer programnya.