Jamu menghilangkan Low Virtual Memory di Windows XP

Buat para pengguna Windows XP di komputer yang pas-pasan, penyakit Low Virtual Memory ini pasti sering muncul.

Penyakit Low Virtual Memory ini biasa menghinggapi komputer-komputer dengan spesifikasi rendah, terutama RAM (memori) dibawah 512 MB. Munculnya gejala low memory ini juga bersifat acak dan dapat sewaktu-waktu muncul. Tapi gejala low memory rata-rata muncul saat ada aplikasi yang membutuhkan resource komputer yang tinggi.

 

Kenapa pula bisa muncul gejala low virtual memory ini?

Pada komputer dengan spesifikasi rendah, terutama komputer dengan memori kecil dibawah 512 MB, Windows harus menyiasati kekurangan memori dengan memindahkan beberapa data yang terdapat pada memori utama ke media lain, yaitu harddisk atau perangkat penyimpanan lainnya. Jadi disini si harddisk bertindak sebagai memori “virtual” yang tandem dengan RAM, sehingga Windows dapat berjalan dengan mulus, semulus si Ayu ting ting🙂

Tapi sialnya, terkadang karena setting Virtual Memori yang kurang benar, akhirnya muncul peringatan berupa pop up di Systray, yang memberitahukan bahwa memory virtual terlalu rendah. Kalau sudah begini, si Windows akan berusaha memperbesar porsi virtual memory, dan kerja komputer akan ditunda selama beberapa menit. Kenapa bisa ditunda? Karena permintaan data ke memori akan ditolak oleh Windows saat proses pembesaran virtual memory tersebut.

Bagaimana menyembuhkan penyakit low virtual memory ini?

Satu jamu yang paling ampuh adalah meng-upgrade memori (RAM) kisanak dengan yang lebih besar. Taruh kata sekarang memori kisanak adalah 512 MB. Kalau kisanak punya duit lebih, bolehlah beli memori yang 1 GB, atau yang lebih besar.

Tidak ada kata terlalu besar buat memori yang terpasang, lebih besar lebih baik! Tapi, Windows XP hanya bisa dipasangi memori maksimum 4GB. Lebih dari itu, Windows XP akan linglung, dan kerjanya malah tambah mumet. Standarnya sih memori 2GB sudah cukup untuk pekerjaan ini-itu.

Jamu lainnya bila kantong kisanak cukup cekak adalah dengan mengubah setting virtual memory:

1. Masuk ke Control Panel-System. Klik tab Advanced, lalu pada kolom Performance, klik tombol Settings:

2. Klik tab Advanced pada kolom Performance Options, lalu klik Change:

3. Lakukan perubahan setting virtual memory seperti contoh dibawah:

Contoh diatas adalah setting virtual memori di komputer saya. Komputer yang berpenyakit low virtual memory biasanya karena di kolom Paging File for Selected Drive ada kesalahan seperti berikut:

a. Custom Size terlalu kecil. Batas bawah (initial size) terlalu kecil, dan batas atas juga terlalu kecil.

b. Memilih pilihan System Managed Size: Kadang Windows juga gak bisa diandalkan, kisanak. Jangan memlilih pilihan ini deh.

c. Apalagi No Paging File untuk semua drive: Windows XP bakal tambah parah penyakitnya!

Aturan umum untuk penyetelan Virtual Memory pada contoh gambar terakhir diatas adalah seperti ini:

1. Pilih pilihan Custom Size: Bila kisanak punya harddisk kapasitas besar, atur initial sizenya di 1024 MB dan Maximum size nya 4096 MB. Windows XP mempunyai batasan Maximum size di 4GB (4096 MB). Bila harddisk kisanak kapasitasnya kecil, ya atur-atur aja deh supaya pas kesana-kesini🙂

Ada sih pendapat para ahli Windows yang menyarankan Initial size nya sekian, dan Maximum size nya sekian. Bahkan pakai rumus segala. Tapi bagi saya gak perlu gitu lah. Ini sederhana banget koq. Misalkan Initial size: 1024 MB, maka pada saat Windows startup, dia akan langsung membuat virtual memory di harddisk sebesar 1024 MB. Virtual memory ini disimpan di harddisk dengan nama pagefile.sys, yang ukurannya sesuai dengan Initial Size.

Peringatan low virtual memory muncul karena setelan Initial size yang terlalu kecil, dan Maximum size yang kecil pula.

2. Bila ada dua harddisk, atau minimal dua partisi, gunakan partisi selain partisi sistem, misal ada C: dan D:, gunakan partisi D: sebagai media virtual memory nya. Caranya, seperti gambar diatas, klik drive C:-klik No Paging File, lalu klik D: dan atur custom size nya. Setelah itu biasanya si Windows akan minta restart.

Baik, silakan kisanak coba dulu ubah penyetelan virtual memory seperti contoh diatas, dan rasakan khasiatnya!

14 Responses

  1. menggunakan virtual memory D sya jg pke yg ini mklum pntium III dg harddisk pas2an😀
    jgn lupa mampir ke eMingko Blog

  2. mas, uda aku coba tapi tetep aja ga bisa,. piye mas?

  3. kalo ditambah 6x lipat bisa gak????

  4. nice share gann😀😀

    tapi mau consul dulu nih mas, HD saya 300gb, data C: 97.6gb data D: 200gb..
    RAM saya 512mb..

    nah untuk buat virtual memory nya yg pas di C atau D mas??
    trus ideal nya initial size nya brp sama maximum size nya berapa ya mas??thx mas

  5. gan initial size ane 384,bisa gk di rubah jadi 1500?

  6. komputer ane P4 1,7Ghz, memory 1gb… tapi low virtual memory terus gan… lama kelamaan tampilan dimonitor kaya buka halaman selembar-selembar…. lama banget, mohon solusinya gan

  7. Arigatou gan, ane coba dulu ye

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: