[Android] IMO Normandy X2-Smartphone Android Lokal Plus TV

Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, saya sudah ganti perangkat dari Samsung Galaxy Y (GT-S5360) ke sebuah smartphone baru.

Rasanya hampir semua fitur Samsung Galaxy Y sudah saya utak-atik, dan saya pikir sudah waktunya untuk mencari tantangan baru melalui smartphone lain.

Tapi kali ini smartphone yang saya gunakan bukanlah sebuah smartphone dari merek ternama, atau setidaknya dari Samsung juga, tapi saya lebih memilih sebuah smartphone lokal bermerek IMO, lebih tepatnya IMO Normandy X2.

Kenapa saya kelihatannya kok malah turun kelas dengan mengganti smartphone merek terkenal Korea, menjadi smartphone cita rasa lokal yang nggak jelas juntrungannya? Jangan salah sangka dulu, nanti saya jelaskan sisi plus dan minusnya IMO X2 ini.

Dua alasan saya melirik Imo X2 ini adalah adanya fitur Dual On GSM dan TV Analog. Dual GSM saya perlukan, karena memang saya perlu mengaktifkan dua nomor dari operator yang berbeda, dan TV Analognya sebagai teman penghibur dikala sepi menghinggapi di kos-kosan he he he.

Rasanya untuk spesifikasi detail tidak perlu saya sampaikan lagi. Kisanak bisa melihatnya langsung disini saja ya.

Bagaimana perbandingannya dengan Samsung Galaxy Y saya sebelumnya? Inilah dia:

Sisi Plus Imo Normandy X2:

1. Layar lebih besar, 3.2 inci, dibandingkan dengan Galaxy Y yang 3.0 inci.

2. Dual ON GSM

3. TV Analog

4. Wi-fi dan Wi-fi Tether.

5. LED indikator pada sudut kanan atas sebagai penanda ada SMS, atau telepon masuk. LED indikator ini juga akan menyala bila ada komunikasi data masuk, seperti Whatsapp dan e-mail

6. Android Gingerbread 2.3.6 yang sudah tidak asing lagi

7. Konstruksi body yang kokoh

8. Layar kapasitif yang mendukung multi touch dua titik

9. Kamera 3.2 MP

10. Speaker besar, suara jernih

11. CPU MT6573/ARM V6 800MHz. Arsitekturnya sama dengan CPU yang digunakan oleh Galaxy Y

12. Harga setengah dari Galaxy Y. Hingga artikel ini diturunkan, harga IMO Normandy X2 di kisaran Rp. 650.000 sampai 750.000 (Semarang)

Sisi Minus IMO Normandy X2:

1. Koneksi data cuma sampai EDGE, tidak ada 3G atau 3.5G

2. Tanpa GPS

3. Tanpa Gravity Sensor dan Accelerometer

4. Penyimpanan internal 170 MB / RAM 256MB

Begitulah perbandingan plus-minusnya antara Samsung Galaxy Y dan IMO Normandy X2. Silakan kisanak membandingkannya sendiri. Pesan saya sih, jangan ragu jika hendak membeli produk-produk Android buatan lokal, karena dari segi spesifikasi dan kemampuan tidak kalah dengan merek yang sudah terkenal.

Demikian artikel saya untuk kali ini. Pada edisi selanjutnya, saya akan mengulas bagaimana cara rooting IMO Normandy X2.

Jadi segera bookmark dan pantengin terus Go….!!!! BLOG 🙂

[Android] Instalasi Custom ROM Galaxy Y

Bisa jadi ini adalah artikel terakhir untuk Samsung Galaxy Y (GT-S5360), karena saya sudah ganti perangkat.

Selamat berjumpa kembali para pembaca Go….!!!! BLOG yang budiman.

Menepati janji saya beberapa waktu yang lalu, kali ini saya akan mengetengahkan cara instal custom ROM untuk Galaxy Y. Seperti kalimat pembuka diatas, barangkali ini adalah artikel terakhir mengenai Galaxy Y, karena saya tidak menggunakan perangkat tersebut lagi.

Tentunya setelah beralih dari Galaxy Y, saya akan tetap menampilkan artikel-artikel mengenai Android, namun dengan contoh perangkat yang berbeda.

Tapi sebelumnya, saya perlu menjelaskan sedikit, apakah yang disebut dengan custom ROM itu?

ROM (Read Only Memory) adalah programming level rendah-yang juga sering disebut firmware-yang mengandung sistem operasi dan aplikasi-aplikasi dasar yang membuat smartphone kisanak bekerja. Sebagai perbandingan, bayangkan hardware smartphone kisanak adalah body mobil, dan ROM adalah mesinnya. Kisanak bisa saja mengganti mesin, atau setidaknya mengganti onderdil mesin supaya mobil melaju lebih cepat, sedangkan body nya dapat saja dibiarkan apa adanya.

Begitu juga dengan ROM. Pada lingkungan Android, ROM asli dapat saja diubah sedemikian rupa hingga mencapai tujuan si pembuatnya, dan mengedarkannya pada khayalak ramai, tidak seperti produk-produk Apple iPhone, Microsoft Windows Phone, atau Blackberry yang menganut sumber ROM yang tertutup untuk diutak-atik.

Namun mengutak-atik ROM juga mempunyai sisi buruk. Smartphone kisanak bisa saja tidak bekerja dengan normal, atau bahkan tidak dapat digunakan sama sekali, alias cukuplah smartphone kisanak menjadi pengganjal pintu saja, bila custom ROM yang diinstal tidak sesuai, atau proses instalasi nya yang tidak tepat, karena ada beragam custom ROM untuk beragam perangkat.

Begitulah sekelumit pengertian ROM.

Baik, langsung saja kita ke titik persoalan, bagaimana menginstal custom ROM untuk Galaxy Y. Sebagai contoh kasus, saya akan menginstal custom ROM JellyBlast V3.

Peringatan:

Penulis tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang timbul akibat artikel ini. Lakukan dengan betul dan hati-hati sesuai petunjuk!

Bahan bahan yang diperlukan

1. Samsung Galaxy Y (GT-S5360) yang telah di ROOT dan sudah terinstal CWM recovery (CWM Recovery akan saya dongengkan dalam artikel yang berbeda)

2. Kabel data

3. Custom ROM Jelly Blast V3

Berikut fitur-fitur yang terdapat dalam Custom ROM JellyBlast V3:

  • Tema Dark Jelly Bean
  • Setiap icon dibuat menyerupai icon pada Jelly Bean
  • Task manager baru Jelly Bean
  • Fungsi Swipe untuk menghilangkan notifikasi pada Status Bar
  • Status Bar dan panel notifikasi baru
  • Applikasi musik baru berdasarkan applikasi standar Touchwiz, dan mengandung DSP Equalizer
  • Lockscreen baru
  • Fitur OTA. Kisanak dapat meng-update ROM melalui OTA
  • Menu Settings yang benar-benar berubah, dengan penambahan kontrol Status bar, kontrol Lockscreen, dan kontrol efek suara
  • Jam digital dan analog
  • Keyboard Jelly Bean
  • Akses root tanpa jeda
  • Kernel KURO yang lebih hemat baterai dan bertenaga untuk gaming
  • Terdapat fitur kontrol CPU, bisa untuk pengaturan performa tinggi, atau untuk underclock
  • Manajemen memori yang lebih baik
  • Dua pilihan launcher, yaitu HOLO LAUNCHER, dan TOUCHWIZ standar launcher.
  • Menggunakan engine SONY BRAVIA. Gambar lebih jernih.
  • Kecepatan jaringan meningkat
  • Terdapat browser CHROME
  • Animasi baru saat boot

Langkah kerja

1. Download Custom ROM JellyBlast V3, dan letakkan di root SD Card.

2. Back up aplikasi dan data penting dari SD Card.

3. Matikan smartphone kisanak.

4. Nyalakan kembali dalam mode CWM Recovery (Akan saya jelaskan dalam artikel yang berbeda). Jangan melakukan instalasi Custom ROM dalam mode recovery standar, karena instalasi Custom ROM tidak akan berhasil, malah smartphone kisanak tidak akan bisa booting/blank!

5. Gunakan tombol volume untuk naik dan turun menu, dan tombol HOME untuk konfirmasi pilihan, lalu pilih Wipe data dan Wipe Dalvik cache

6. Klik pilihan Install from SDCard

7. Klik Custom ROM yang sudah di salin ke root SDCard (JELLYBLAST V3.signed.zip)

8. Klik “YES”

9. Proses instalasi akan dimulai. Tunggu hingga proses instalasi selesai, dan reboot smartphone kisanak. Pertama kali reboot akan terasa lama. Jangan khawatir, ditunggu saja, mudah-mudahan berhasil, he he he.

10. Bila sudah masuk ke lingkungan Custom ROM yang baru, tunggulah hingga proses Media Scanning selesai.

11. Beres!

Begitulah langkah-langkah instalasi Custom ROM. Silakan kisanak coba, saya doakan semoga berhasil. Saya sendiri sudah mencobanya dan berhasil.

Sampai disini dulu perjumpaan kita. Sebagai icip-icip, berikut saya tayangkan gambar-gambar screenshot Custom ROM nya, diambil dari sini: