[Android] Stock ROM IMO X2

Kalau sedang nggak mood, si Robot Ijo bisa ngambek juga loh.

Itulah yang terjadi pada saya saat iseng punya iseng kembali mengusili IMO X2 saya. Ceritanya beberapa waktu lalu saya ingin menginstal Beat Audio driver yang di-download dari Google Play Store, karena berdasarkan pengalaman di Gingerbread 2.3.6 Samsung Galaxy Y saya, driver Beat Audio dapat di-instal dengan mulus, semulus kakinya Chacha Frederica 🙂

Eh malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih, setelah instalasi driver Beat Audio di IMO X2, sistem tidak dapat booting, dan stuck di logo Robot Ijo.

Untunglah ada sobat tetangga sebelah yang baik hati sudah menyediakan link Stock ROM IMO X2. Jadi tanpa ba-bi-bu lagi, saya langsung nyalakan mobil, dan menuju ke TKP… eh nggak perlu sih. Tinggal buka browser dan download maksudnya hehehe.

Bagaimana cara instalasi Stock ROM IMO X2 tersebut?

Yah gampang saja, kalau IMO X2 kisanak sudah di-root dengan metode yang ada dalam artikel saya sebelumnya, pastinya sekarang sudah terinstal CWM Recovery yang akan membantu kisanak dalam menginstal ROM. Berikut langkah-langkah pengobatannya:

Continue reading

[Android] Rooting IMO Normandy X2

Menyandang status sebagai smartphone baru pengganti Samsung Galaxy Y ternyata nggak menahan keinginan saya untuk mengusilinya.

Dan benar saja, tidak sampai 1 bulan saya sudah penasaran untuk melakukan perubahan pada smartphone IMO X2. Tentu saja langkah pertama kegiatan usil ini adalah urusan rooting. Tapi ternyata proses rooting IMO X2 urusannya tidak semudah seperti proses rooting pada Samsung Galaxy Y. Untung saja ada lapak tetangga sebelah yang menyediakan urutan-urutan kerjanya, hingga saya bisa me-rooting smartphone IMO X2. Berikut saya sampaikan cara-cara rooting IMO X2 dengan gaya bahasa saya sendiri. Mudah-mudahan kisanak tidak tambah bingung mengikutinya. Bila bingung, langsung saja kunjungi si nara sumber disana.

Catatan:

Seperti biasa, kegiatan rooting menggagalkan garansi smartphone IMO X2 kisanak, dan segala resiko yang timbul adalah tanggung jawab penumpang.

Bahan-bahan yang diperlukan

1. Smartphone IMO Normandy X2

2. Kabel data

3. Komputer dan port USB aktif. Sebagai contoh saya gunakan PC dengan Windows XP SP3. Spesifikasi sembarang

4. SP Flash Tool

5. Driver MT65x3

6. UnlockRoot

7. Driver kabel data PDANet

Langkah-langkah pengerjaan

–> Penggantian BOOTIMG dan RECOVERY IMG

1. Install driver MT65x3 (installernya adalah file InstallDriver.exe)

2. Aktifkan mode USB Debugging pada smartphone dengan cara tap Settings-Applications-Development-aktifkan pilihan USB Debugging

3. Matikan smartphone dan setelah itu colok kabel USB baik ke komputer dan ke smartphone, dan proses instalasi driver akan berjalan. Tunggu hingga instalasi driver selesai, dan cabut kembali kabel USB

4. Jalankan software SP Flash Tool (Flash_tool.exe), dan pastikan USB Mode di menu Options sudah terpilih:

5. Klik File-Open Scatter-loading file, pilih file MT6573_ImoX2_scatter yang ada di dalam folder ROM, maka SP Flash akan memuat file IMG yang ada di file Scatter tersebut.

6. Klik tombol Download, dan dalam jeda waktu 15 detik, segera colok kembali kabel USB ke smartphone. Proses penggantian BOOTIMG dan RECOVERY IMG akan segera berjalan. Tunggu hingga prosesnya selesai.

7. Tutup software SP Flash Tool, dan cabut kabel dari smartphone.

–> Proses Rooting

1. Install PdaNet, dan ikuti saja langkah-langkah yang muncul

2. Install UnlockRoot, dan ikuti saja langkah-langkah yang muncul

3. Nyalakan smartphone, sambungkan kembali kabel data

4. Luncurkan UnlockRoot, klik tombol ROOT, software akan mengenali perangkat IMO X2.

Tunggu hingga proses Rooting selesai, nanti akan ada pilihan untuk menginstal app Battery Power Saver, terserah pilihan kisanak apakah mau diinstal atau tidak

5. Terakhir UnlockRoot akan meminta smartphone untuk di restart. Ikuti saja kemauannya

6. Tunggu hingga smartphone restart. dan proses rooting pun selesai!

Proses rooting ini juga punya nilai plus, karena si empunya file sudah menyertakan CWM Recovery di file Scatter yang digunakan di SP Flash Tool, jadi ke depannya bila ada custom ROM, atau hendak mem-back up ROM akan menjadi mudah adanya. Tapi pasti kisanak bertanya, “gimana mau masuk ke recovery mode nya gan?”

Gampang saja, dari kondisi smartphone mati, tekan tombol POWER+VOLUME UP+VOLUME DOWN bersamaan.

Bagaimana kisanak? Berani mencoba. Silakan diikuti petunjuk diatas, dan seperti biasa saya doakan semoga berhasil 🙂

[Sumber: http://www.android-indonesia.com/forum/75-apps-tips-trick-rom-and-others/162873-root-imo-x2-normandy%5D

Saya mau minta ijin ke si empunya tutorial untuk memuat di blog ini, tapi kok registrasi di forumnya susah ya? Tunggu punya tunggu e-mail aktivasi registrasi forum tidak datang jua 🙂

[Android] Flashing ROM menggunakan ODIN

Seorang teman menghubungi saya karena smartphone nya tidak dapat booting setelah instalasi Custom ROM.

Setelah saya lihat, smartphone Samsung Galaxy Mini 2 nya memang stuck di logo Samsung saja, dan setelah tunggu punya tunggu, tetap proses booting tidak berlanjut.

Setelah saya interogasi terlebih dahulu si empunya Samsung Galaxy Mini 2 ini, ternyata dia coba-coba belajar instalasi custom ROM, dan sayangnya proses instalasi custom ROM nya tidak berjalan mulus. Bahkan custom ROM yang di-download pun salah! Seharusnya ROM yang digunakan adalah custom ROM untuk GT-S6500D, eh malahan dia download custom ROM untuk GT-S7500 (Galaxy Ace Plus). Jelas saja si smartphone ngambek, karena disuruh memakai ROM yang bukan untuk dirinya.

Langkah pertama yang saya lakukan tentu saja mencari dulu stock ROM untuk GT-S6500D, dan mencari CWM Recovery yang cocok. Tapi karena saya lagi males, saya pakai saja CWM Recovery miliknya Samsung Galaxy Y (GT-S5360), dan ternyata cukup cocok.

Tapi ternyata proses recovery lewat CWM Recovery tidak berjalan mulus, karena setelah beberapa kali saya coba reflash, tetap si smartphone tidak bergeming dari posisi logo Samsungnya pada saat booting. Akhirnya mau tidak mau saya harus menggunakan metode reflash menggunakan ODIN.

Flashing ROM menggunakan ODIN

Berikut bahan-bahan yang diperlukan untuk melakukan flashing melalui ODIN:

1. Kabel data

2. Software ODIN

3. Stock ROM. Untuk contoh kasus ini, tentu saja saya pakai stock ROM GT-S6500D.

Langkah-langkah flashing dengan ODIN

Catatan kecil:

Semua gambar printscreen dibawah ini mengacu pada proses flashing untuk GT-S7500D, karena awalnya saya juga mengira smartphone yang sedang di-operasi adalah Galaxy Ace Plus dari tampilan awal booting, seperti yang sudah saya ceritakan di awal artikel. Tapi ternyata proses flashing pun gagal karena ROM yang tidak sesuai. Akhirnya saya lihat di label belakang smartphone, ternyata model yang sedang saya operasi adalah Samsung Galaxy Mini 2 GT-S6500D!

Jadi bila kisanak salah mendownload ROM, maka tampilan awal booting pun akan mengikuti ROM nya.

kemudian saya pun jadi malas bikin printscreen lagi hehehe…

Lanjut:

1. Masuk ke ODIN mode melalui kombinasi tombol POWER+HOME+Volume DOWN, dan ikuti petunjuk yang tampil.

2. Aktifkan ODIN di komputer

3. Tancapkan kabel data, dan tunggu hingga ODIN mengenali perangkat yang tersambung:

Tunggu hingga ODIN mengenali perangkat, yang ditandai dengan pesan “<ID ***> Added!” pada message box.

4. Klik tombol PDA pada kotak Files [Download] dan pilih file ROM yang telah di-download (S6500DDXLD1_S6500DOLBLD1_S6500DDXLD1_HOME.tar.md5)

5. Setelah semuanya siap, klik tombol Start pada kotak Control Panel dan tunggu hingga proses flashing selesai:

6. Proses flashing bisa dibilang selesai bila ada indikator “<OSM> All threads completed. (succeed 1/failed 0)” pada message box. Bila proses flashing sudah selesai, cabut kabel data, dan matikan ODIN. Selesai!

Dan Samsung Galaxy Mini 2 teman saya pun sehat kembali seperti sedia kala.

Mudah-mudahan artikel diatas bermanfaat buat kisanak sekalian, dan saya doakan semoga berhasil! 🙂