Router berbasis Windows, Kenapa Nggak?

Ada situasi dimana kita tidak bisa menggunakan hardware based router, dan terpaksa mencari alternatifnya.

Bila kisanak ubek-ubek lagi artikel di padepokan ini, tepatnya pada tahun 2008, saya pernah mengetengahkan cara instalasi dan setting Mikrotik pada PC yang tidak terpakai. Mudah-mudahan artikel tersebut bermanfaat bagi kisanak.

Bagaimana bila kita tidak punya PC nganggur yang bisa diberdayakan menjadi router mikrotik? Atau keuangan tidak mendukung untuk membeli RouterBoard? Sudah barang tentu kita mencari alternatif router berbasis software yang akan saya ketengahkan pada artikel kali ini.

Saya sendiri saat ini menggunakan router berbasis software yang dinamai SoftPerfect Bandwidth Manager (SBM) yang berjalan pada Windows 7. Fungsi yang saya gunakan yaitu menjatah bandwidth tiap PC yang terhubung ke internet.

Baiklah, tanpa ba bi bu, kita langsung saja ke tahap berikutnya:

Bahan yang diperlukan:

  1. PC berbasis Windows 7. Spesifikasi yang saya gunakan yaitu Intel Core2Duo bla bla bla/RAM 2GB/HDD 160 GB. Spek dibawah itu pun saya yakin bisa. Yang penting minimal RAM 1 GB.
  2. NIC 2 unit yang sudah terinstal dengan baik
  3. Software SoftPerfect Bandwidth Manager, bisa diambil dimari. Perlu diingat, software ini bersifat trial 30 hari dengan fungsi penuh.

Langkah Instalasi:

  1. Siapkan topologi jaringan seperti dibawah ini. Perlu diingat PC yang digunakan sebagai router bertindak sebagai gateway antara LAN dan Modem menggunakan metode Bridging dua NIC.

12. Instal SBM seperti biasa (next-next-next-finish)

3. Buka SBM, bridge dua NIC menggunakan fitur internal bridge SBM. Langkah ini lebih mudah dilakukan daripada menggunakan metode bridging pada Windows Networking. Klik Tools-Bridging untuk masuk ke mode bridging, klik New, pilih dua NIC yang akan di-bridge, lalu klik OK.

24. Karena fungsi yang akan saya jelaskan yaitu menjatah bandwidth tiap PC, saya hanya jelaskan fitur limiting bandwidth saja ya kisanak. Klik Rules-Add new rule.

3Pada tab General, isi kolom Rule Name sesuai dengan kehendak hati kisanak, pilih protocol IPv4/TCP (atau sesuai protocol yang kisanak gunakan).

Pada Rate Limit, isikan berapa rate yang dijatah untuk PC client. Perlu diingat satuan pada SBM adalah Bytes/s atau Bits/s. Misalkan seperti contoh diatas rate limit adalah 552 Kbps, maka mengisinya tinggal x 1000 = 552000 bits/s

4Pada tab Source, pilih IPv4 address pada pilihan Source Address is, lalu pada kolom Value, isikan dengan IP PC Client. Untuk tab lainnya tidak usah dilirik. Tinggal klik OK saja lah biar cepat jalan itu barang!

5. Ulangi langkah mulai nomor 4 diatas untuk tiap-tiap PC.

Untuk mengetahui lalu lintas data tiap client, atau sekedar mengetahui apakah settingan kisanak sudah betul, klik Tools-Live Usage Monitor, dan silakan coba speedtest di PC client untuk membuktikan kemujaraban SBM.

5

Sebenarnya masih banyak fitur yang diberikan oleh si SBM ini, tapi itu akan saya jelaskan di lain waktu.

Sampai Jumpa!

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: