Virtualisasi Mikrotik dengan VMware Workstation 10 (Bag.1 dari 4)

Pada artikel berseri kali ini, saya akan mengetengahkan aplikasi RouterOS Mikrotik pada jaringan warnet, namun melalui virtualisasi VMware Workstation 10.

Teknik virtualisasi memang bukan barang baru di dunia IT. Melalui virtualisasi, kita dapat menjalankan satu atau lebih sistem operasi (OS) pada satu PC secara real time. Dengan virtualisasi, kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk hardware, dan pastinya cocok bagi kisanak yang ingin mencoba-coba instalasi OS baru.

Pada saat artikel ini saya tulis, Mikrotik RouterOS sedang bekerja secara virtual di PC Host Windows 7 menggunakan VMware Workstation 10. Dan yang luar biasanya lagi, NIC (Network Interface Card/LAN Card) virtual juga sudah terhubung dengan NIC fisik yang terinstal di PC, dan dapat digunakan untuk kegiatan routing sebagai mana biasanya Mikrotik RouterOS digunakan pada hardware terpisah.

Konfigurasinya sendiri seperti biasa, yaitu dua NIC yang diposisikan masing-masing menghadap ke LAN dan ke Internet (menuju modem ADSL) seperti gambar dibawah:

Baiklah kisanak, tanpa basa basi lagi, langsung saja siapkan bahan-bahan yang diperlukan:

  1. PC Host. Spesifikasi utama minimum Intel Core2Duo, RAM 2GB, dan NIC. OS yang saya gunakan adalah Windows 7 32 bit.
  2. VMware workstation 10. Silakan dicari sendiri ya
  3. Mikrotik RouterOS format .ISO. Saya menggunakan ROS versi 5.2. Silakan dicari sendiri juga.

Bagian 1: Instalasi VMware WorkStation 10 dan pembuatan VM untuk Guest OS:

  1. Instal VMware Workstation 10 (Selanjutnya disingkat VMware) seperti biasa
  2. Buka VMware, pilih Create a New Virtual Machine, dan selanjutnya silakan lihat gambar saja:
Buat VM baru. Pilih Typical lalu NEXT

Buat VM baru. Pilih Typical lalu NEXT

 

Pilih Installer disc image (iso), browse ke file .ISO RouterOS, lalu NEXT

Pilih Installer disc image (iso), browse ke file .ISO RouterOS, lalu NEXT

 

Pilih jenis Guest OS ke OTHER, lalu versionnya juga OTHER, lalu NEXT

Pilih jenis Guest OS ke OTHER, lalu version-nya juga OTHER, lalu NEXT

 

Masukkan nama dan lokasi VM sesuai selera, lalu NEXT

Masukkan nama dan lokasi VM sesuai selera, lalu NEXT

 

Tentukan besar kapasitas HDD untuk VM. Pilih Store virtual disk as a single file, lalu NEXT

Tentukan besar kapasitas HDD untuk VM. Pilih Store virtual disk as a single file, lalu NEXT

 

Langkah terakhir berupa rangkuman setting VM baru kita. Tinggal klik FINISH saja

Langkah terakhir berupa rangkuman setting VM baru yang akan kita buat. Tinggal klik FINISH saja

Setelah VMware selesai membuat VM baru, Guest OS siap untuk dinyalakan seperti PC biasa, dan akan kita mulai proses instalasi Mikrotik RouterOS. (bersambung bag 2 sak kobere 😀 )

3 Responses

  1. […] Virtualisasi Mikrotik dengan VMware Workstation 10 (Bag.1 dari 4) […]

  2. […] Virtualisasi Mikrotik dengan VMware Workstation 10 (Bag.1 dari 4) […]

  3. […] Virtualisasi Mikrotik dengan VMware Workstation 10 (Bag.1 dari 4) […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: