Simple Queue Mikrotik RouterOS

Dalam dunia bandwidth management Mikrotik, simple queue adalah fitur termudah dan ter-sederhana.

Seperti lazimnya bandwidth management, tujuan akhirnya adalah sudah pasti mengelola bandwidth yang kita miliki supaya tersalurkan kepada client yang membutuhkan secara adil dan merata. Coba bayangkan misalnya kisanak punya warnet dengan 10 client dan bandwidth 3Mbps. Apabila bandwidth tidak dikelola dengan baik, bisa-bisa bila ada satu client yang maniak download atau maniak JAV   Youtuber, semua bandwidth akan digunakan oleh satu client tersebut, sedangkan sisanya hanya bisa meringis karena koneksi internetnya lambat selambat siput yang sedang stroke.

Simple Queue pada Mikrotik RouterOS hadir sebagai solusi tercepat untuk menjatah bandwidth pada masing-masing client, dan juga settingnya terbilang sederhana, karena kisanak hanya perlu mengisi kolom target IP Address yang hendak di-limit, serta isi Max Limit untuk Download dan Upload, selesai! Bila perlu bisa juga mengatur Burst Limit yang akan saya jelaskan juga pada artikel kali ini.

Alat-alat yang dibutuhkan:

  1. Mikrotik RouterOS (versi 2 keatas) yang terpasang pada PC yang bertindak sebagai gateway. Lebih jelasnya bisa dilihat pada artikel lalu di padepokan ini.
  2. Winbox sebagai interface grafis ke Mikrotik RouterOS.

Langkah Kerja:

  1. Saya asumsikan Mikrotik RouterOS sudah terpasang dengan baik, dan bisa diakses dengan Winbox, serta IP Address dan gateway pada client dibuat statis.
  2. Login Winbox
  3. Lihat gambar dibawah:

244. Klik Queues, pada tab Simple Queues klik tanda [+].

5. Pada kolom Name isikan nama sesuai selera

6. Isikan IP Address PC Client yang hendak di limit pada kolom Target Address.

7. Pada baris Target Download dan Target Upload isikan Max Limit dengan bandwidth yang ingin kisanak berikan pada client tersebut.

8. Klik OK dan selesai!

Bila kisanak hendak menambahkan Simple Queue baru untuk client lain, klik saja Copy, nanti akan muncul window Simple Queue baru dengan setting yang sama. Kisanak hanya perlu mengganti Nama dan IP Address saja dan seterusnya.

Sekelumit perhitungan bandwidth Simple Queue dan Burst Limit.

Kita ambil gampangnya saja. Misal kisanak punya 10 client yang hendak di atur bandwidthnya, bandwidth tersedia 3Mbps. Bila di pukul rata tinggal dibagi saja:

3Mbps : 10 client = Ketemu 0.3 Mbps/client. Atau 300 Kbps/client.

Sepengetahuan saya, browsing dengan bandwidth 300 Kbps itu sengsara banget wkwkwk. Memuat halaman Facebook saja terasa bagai pungguk merindukan bulan, apalagi untuk streaming video. Oleh karena itulah ada fitur Burst Limit. Dengan burst limit, bandwidth akan dinaikkan untuk beberapa saat sesuai dengan pengaturan yang kita berikan. Contohnya seperti dibawah ini:

Max Limit : 584k

Burst Limit : 768k

Burst Threshold : 256k

Burst Time : 40s (detik) –> Bukan waktu burst sesungguhnya

Penjelasannya sebagai berikut:

Saat bandwidth yang digunakan dibawah Burst Threshold, maka bandwidth yang seharusnya di limit di angka 584k akan diberikan ke angka 768k selama x detik.

Burst Time sendiri bukan sebagai patokan berapa lama burst terjadi. Untuk jelasnya silakan gunakan Burst Time Calculator dan ubek Forum Mikrotik Indonesia untuk lebih jelasnya.

Menurut hemat saya, Simple Queue dengan Burst Limit-nya bersifat trial and error. Silakan kisanak lakukan pengaturan sesuai selera sampai ketemu settingan yang tepat.

Keuntungan Simple Queue : Gampang dan cepat

Kerugian Simple Queue : Jatah bandwidth bersifat kaku. Apalagi bila client tidak tersambung semua, ada bandwidth nganggur yang seharusnya bisa digunakan untuk memuaskan pengguna.

CMIIW, dan sampaikan keluh kesah dan caci maki kisanak pada pojok komentar ya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: