[Mikrotik] Memisahkan Bandwidth Gaming dan Browsing (Bag. 1 dari 2)

Bila kemarin kisanak sudah mengetahui pengaturan dasar Simple Queue, sekarang kita coba pengaturan Simple Queue lanjutan.

Pada Simple Queue dasar, semua koneksi-baik browsing atau gaming-disatukan dalam satu limit. Artinya misalkan satu client sedang buka Youtube sambil main game PointBlank (kok ya kemaruk yah makan bandwidthnya wkwk), sudah pasti koneksi game PointBlank akan terganggu, karena bandwidth sudah habis oleh YouTube. Sekarang kita coba memisahkan koneksi game dan browsing, dengan prioritas lebih kepada traffic game online, traffic PING, dan traffic DNS.

Bila pada artikel Mikrotik yang lalu saya selalu memberikan contoh gambar, sekarang saya akan memberikan lebih banyak contoh script untuk mempermudah saya dan kisanak juga (tinggal copy paste kan enak yah).

Langkah 1.a: Prioritas Traffic PING (ICMP) dan DNS

Dasar pemisahan traffic secara garis besar dilakukan dengan:

  1. Membuat mangle Mark Connection untuk traffic PING (protokol ICMP)
  2. Membuat mangle Mark Connection untuk traffic DNS (protokol TCP port 53)
  3. Membuat mangle Mark Packet untuk traffic PING dan DNS
  4. Membuat Simple Queue untuk traffic PING dan DNS

Tiga mangle diatas berkhasiat untuk mem-prioritaskan PING dan traffic DNS, sehingga saat bermain game online, PING akan selalu menghijau, alias latency nya rendah. Dan saat browsing, koneksi ke DNS Server tidak mendapat pembatasan sehingga browser akan menemukan alamat web dengan lebih cepat.

Script Langkah 1.a :

/ip firewall mangle
add action=mark-connection chain=prerouting disabled=no in-interface=LAN \
new-connection-mark=icmp_conn passthrough=yes protocol=icmp
add action=change-dscp chain=prerouting connection-mark=icmp_conn disabled=no \
new-dscp=1 passthrough=yes
add action=mark-packet chain=prerouting connection-mark=icmp_conn disabled=no \
new-packet-mark=icmp_pkt passthrough=no
add action=mark-connection chain=prerouting disabled=no dst-port=53 \
in-interface=LAN new-connection-mark=dns_conn passthrough=yes protocol=\
tcp
add action=change-dscp chain=prerouting connection-mark=dns_conn disabled=no \
new-dscp=1 passthrough=yes
add action=mark-packet chain=prerouting connection-mark=dns_conn disabled=no \
new-packet-mark=dns_pkt passthrough=no

Langkah 1.b: Membuat Queue Type metode PFIFO (Packet First In First Out)

Script Langkah 1.b:

/queue type

add kind=pfifo name=critical pfifo-limit=64

Langkah 1.c: Membuat Simple Queue traffic ICMP dan DNS

Script Langkah 1.c:

Catatan: Untuk Target-addresses sesuaikan dengan IP Address client kisanak.

/queue simple
add burst-limit=0/0 burst-threshold=0/0 burst-time=0s/0s direction=both \
disabled=no interface=all limit-at=0/0 max-limit=100M/100M name=\
“A. Critical” packet-marks=icmp_pkt,dns_pkt parent=none priority=5 queue=\
critical/critical target-addresses=192.168.1.0/24 total-queue=\
default-small

Langkah 2.a: Prioritas Traffic Game Online Populer

Dasar pemisahan traffic game online secara garis besar dilakukan dengan:

  1. Membuat mangle Mark Connection untuk traffic TCP game online
  2. Membuat mangle Mark Connection untuk traffic UDP game online
  3. Membuat mangle Mark Packet untuk traffic TCP dan UDP game online
  4. Membuat Simple Queue untuk traffic TCP dan UDP game online

Script Langkah 2.a:

Catatan: Untuk in-interface sesuaikan dengan nama interface yang menghadap LAN kisanak.

/ip firewall mangle

add action=mark-connection chain=prerouting comment=PointBlank disabled=no \
dst-port=39190-39200 in-interface=LAN new-connection-mark=game_online \
passthrough=yes protocol=tcp
add action=mark-connection chain=prerouting comment=DOTA2 disabled=no \
dst-port=27000-27150,9100-9200,8230-8250,8110-8120 in-interface=LAN \
new-connection-mark=game_online passthrough=yes protocol=tcp
add action=mark-connection chain=prerouting comment=Ayodance disabled=no \
dst-port=18900-18910 in-interface=LAN new-connection-mark=game_online \
passthrough=yes protocol=tcp
add action=mark-connection chain=prerouting comment=CS disabled=no dst-port=\
47611,8000-8010,36567 in-interface=LAN new-connection-mark=game_online \
passthrough=yes protocol=tcp
add action=mark-connection chain=prerouting comment=”Lost Saga” disabled=no \
dst-port=14000-14010 in-interface=LAN new-connection-mark=game_online \
passthrough=yes protocol=tcp
add action=mark-connection chain=prerouting comment=”PointBlank UDP” \
disabled=no dst-port=40000-40010 in-interface=LAN new-connection-mark=\
game_online passthrough=yes protocol=udp
add action=mark-connection chain=prerouting comment=”Lost Saga UDP” disabled=\
no dst-port=14000-14010 in-interface=LAN new-connection-mark=game_online \
passthrough=yes protocol=udp
add action=mark-connection chain=prerouting comment=”DOTA2 UDP” disabled=no \
dst-port=27000-27150,3478-4380,28010-28200,39000 in-interface=LAN \
new-connection-mark=game_online passthrough=yes protocol=udp
add action=mark-packet chain=prerouting connection-mark=game_online disabled=\
no new-packet-mark=game_online passthrough=no

Script diatas berkhasiat untuk menandai paket data melalui port TCP/UDP beberapa game online populer

Langkah 2.b: Membuat Simple Queue Traffic Game Online

Script Langkah 2.b:

Catatan: Untuk Target-addresses sesuaikan dengan IP Address client kisanak.

/queue simple

add burst-limit=0/0 burst-threshold=0/0 burst-time=0s/0s direction=both \
disabled=no interface=all limit-at=0/0 max-limit=100M/100M name=\
“B. Game Online” packet-marks=game_online parent=none priority=6 queue=\
default-small/default-small target-addresses=192.168.1.0/24 total-queue=\
default-small

Dengan dua langkah diatas, maka traffic PING, DNS, dan Game Online dipisahkan dengan limit queue 100Mbps.

Limit queue 100Mbps ini sebenarnya hanya sekedar membuat limit yang tinggi untuk traffic PING, DNS dan Game Online. Bisa saja dibuat limit queue=unlimited, tapi sepengetahuan saya, bila dibuat unlimited nantinya traffic tidak terbaca di grafik traffic Winbox. cmiiw.

Berikut contoh gambar sesuai dengan script yang dibuat diatas:

25

Klik untuk memperbesar

Pada artikel selanjutnya kita akan bahas memisahkan traffic browsingnya. Jangan kemana-mana, tetap di Padepokan Go…..!!!!BLOG yang tercinta ini.

One Response

  1. […] [Mikrotik] Memisahkan Bandwidth Gaming dan Browsing (Bag. 1 dari 2) […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: