[Update][Mikrotik] Memisahkan Bandwidth Gaming dan Browsing (Metode Alternatif dengan Queue Tree)

Ada kelupaan untuk artikel kemarin

Hanya sekedar update cepat saja mengenai artikel kemarin, yaitu memisahkan bandwidth gaming dan browsing menggunakan queue tree.

Skrip pada artikel kemarin tersebut sebenarnya sudah bisa untuk menjalankan pemisahan bandwidth. Hanya saja fungsi queue tree nya belum maksimal, karena saya kelupaan belum menambahkan Queue Type PCQ (maklum faktor U). Silakan tambahkan skrip berikut:

/queue type

add kind=pcq name=limit_dl pcq-burst-rate=0 pcq-burst-threshold=0 \
pcq-burst-time=10s pcq-classifier=dst-address pcq-dst-address-mask=32 \
pcq-dst-address6-mask=64 pcq-limit=50 pcq-rate=0 pcq-src-address-mask=32 \
pcq-src-address6-mask=64 pcq-total-limit=2000

Lalu ganti Queue Type pada Queue List Browsing menjadi limit_dl, sesuai dengan nama PCQ yang telah dibuat.

30

Silakan kisanak Torch untuk membuktikan khasiatnya setelah Queue Type diubah menjadi PCQ seperti contoh dibawah:

28

Queue Tree PCQ dengan 2 user online menghasilkan bandwidth yang seimbang.

29

Queue Tree PCQ dengan 3 user online menghasilkan bandwidth yang seimbang, dan demikian seterusnya sesuai jumlah PC yang online.

Demikian artikel telah saya koreksi dan tambahkan. Agar diindahkan dan menjadi periksa.

[Mikrotik] Memisahkan Bandwidth Gaming dan Browsing (Metode Alternatif dengan Queue Tree)

Bila pada artikel sebelumnya membahas pemisahan bandwidth gaming dan browsing menggunakan metode Simple Queue, kali ini saya akan mengetengahkan pemisahan bandwidth menggunakan metode Queue Tree.

Pada metode Simple Queue, bandwidth yang diberikan kepada masing-masing client berjalan dengan aturan yang ketat. Misalkan satu client diberikan jatah bandwidth 512Kbps, maka seterusnya client akan mendapat bandwidth 512Kbps. Bila kondisi jaringan atau client terpakai semua, tentunya hal ini tidak menjadi masalah. Tapi bila jaringan sedang lengang, atau client yang online hanya satu, rasanya sayang sekali ada bandwidth tersisa yang seharusnya bisa diberikan untuk client yang sedang online tersebut supaya browsing atau download bisa lebih cepat.

Untuk itulah kali ini saya akan memberikan metode alternatif dengan Queue Tree. Pada metode Queue Tree, bandwidth akan diberikan sesuai dengan jumlah client yang sedang online. Misalkan total bandwidth yang kisanak miliki adalah 2Mbps, bila 10 client sedang online, maka rata-rata bandwidth yang diterima client adalah 200Kbps. Sebaliknya bila hanya ada satu client yang sedang online, bandwidth yang diterimanya penuh 2Mbps. Adil bukan?

Berikut urutan langkah kerjanya:

  1. Sedot address list IP Address lokal (IIX) untuk memisahkan bandwidth gaming dan bandwidth internasional
  2. Mark Connection dan Mark Packet koneksi game-game online
  3. Mark Connection dan Mark Packet koneksi selain game-online (browsing, download)
  4. Queue Tree

Catatan penting:

Saya asumsikan kisanak sudah mempunyai Mikrotik RouterOS atau RouterBoard yang berfungsi penuh.

IP Address LAN yang saya gunakan: 192.168.1.0/24

Nama interface ke LAN: LAN

Nama interface ke Internet: INTERNET

Silakan sesuaikan dengan kondisi jaringan kisanak.

  1. Langsung ke skripnya, dimulai dari urutan 1. Silakan copas, dan kisanak juga harus memahami skrip yang kisanak copas, supaya memahami alur kerja si Mikrotik.

/tool fetch address=ixp.mikrotik.co.id src-path=/download/nice.rsc mode=http;

Lalu:
import nice.rsc

2. Mark connection/mark packet koneksi game populer, yaitu PointBlank, DOTA, LostSaga, CounterStrike, AyoDance, dan RF Online, serta mark connection/mark packet browsing:

/ip firewall mangle
add action=mark-connection chain=prerouting disabled=no in-interface=LAN \
new-connection-mark=icmp_conn passthrough=yes protocol=icmp
add action=change-dscp chain=prerouting connection-mark=icmp_conn disabled=no \
new-dscp=1 passthrough=yes
add action=mark-packet chain=prerouting comment=icmp connection-mark=\
icmp_conn disabled=no new-packet-mark=icmp_pkt passthrough=no
add action=mark-connection chain=prerouting disabled=no dst-port=53 \
in-interface=LAN new-connection-mark=dns_conn passthrough=yes protocol=\
tcp
add action=change-dscp chain=prerouting connection-mark=dns_conn disabled=no \
new-dscp=1 passthrough=yes
add action=mark-packet chain=prerouting comment=dns connection-mark=dns_conn \
disabled=no new-packet-mark=dns_pkt passthrough=no
add action=mark-connection chain=forward comment=PointBlank disabled=no \
dst-address-list=nice dst-port=39190-39200 in-interface=LAN \
new-connection-mark=game_online passthrough=yes protocol=tcp
add action=mark-connection chain=forward comment=DOTA2 disabled=no \
dst-address-list=nice dst-port=10000-13999 in-interface=LAN \
new-connection-mark=game_online passthrough=yes protocol=tcp
add action=mark-connection chain=forward comment=RFOnline disabled=no \
dst-address-list=nice dst-port=27780-30000 in-interface=LAN \
new-connection-mark=game_online passthrough=yes protocol=tcp
add action=mark-connection chain=forward comment=Ayodance disabled=no \
dst-address-list=nice dst-port=14501-20000 in-interface=LAN \
new-connection-mark=game_online passthrough=yes protocol=tcp
add action=mark-connection chain=forward comment=CS disabled=no \
dst-address-list=nice dst-port=47611,8000-8010,36567 in-interface=LAN \
new-connection-mark=game_online passthrough=yes protocol=tcp
add action=mark-connection chain=forward comment=”Lost Saga” disabled=no \
dst-address-list=nice dst-port=14000-14500 in-interface=LAN \
new-connection-mark=game_online passthrough=yes protocol=tcp
add action=mark-connection chain=forward comment=”PointBlank UDP” disabled=no \
dst-address-list=nice dst-port=40000-40010 in-interface=LAN \
new-connection-mark=game_online passthrough=yes protocol=udp
add action=mark-connection chain=forward comment=”Lost Saga UDP” disabled=no \
dst-address-list=nice dst-port=14000-14010 in-interface=LAN \
new-connection-mark=game_online passthrough=yes protocol=udp
add action=mark-connection chain=forward comment=”DOTA2 UDP” disabled=no \
dst-address-list=nice dst-port=27000-27150,3478-4380,28010-28200,39000 \
in-interface=LAN new-connection-mark=game_online passthrough=yes \
protocol=udp
add action=mark-packet chain=forward comment=game_online_pkt connection-mark=\
game_online disabled=no new-packet-mark=game_online_pkt passthrough=no
add action=mark-connection chain=forward comment=Browsing disabled=no \
new-connection-mark=browsing_conn passthrough=yes src-address=\
192.168.1.0/24
add action=mark-packet chain=forward comment=browsing_pkt connection-mark=\
browsing_conn disabled=no new-packet-mark=browsing_pkt passthrough=no

3. Queue Tree

/queue tree
add burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no limit-at=0 \
max-limit=0 name=Download packet-mark=”” parent=LAN priority=8
add burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no limit-at=0 \
max-limit=0 name=Upload packet-mark=”” parent=INTERNET priority=8

add burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no limit-at=0 \
max-limit=2M name=Browsing packet-mark=browsing_pkt parent=Download \
priority=8 queue=default-small
add burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no limit-at=0 \
max-limit=0 name=Game packet-mark=game_online_pkt parent=Download \
priority=8 queue=default-small
add burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no limit-at=0 \
max-limit=512k name=”Browsing Upload” packet-mark=browsing_pkt parent=\
Upload priority=8 queue=default-small
add burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no limit-at=0 \
max-limit=0 name=”Game Upload” packet-mark=game_online_pkt parent=Upload \
priority=8 queue=default-small
add burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no limit-at=0 \
max-limit=0 name=DNS packet-mark=dns_pkt parent=Download priority=8 \
queue=default-small
add burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s disabled=no limit-at=0 \
max-limit=0 name=ICMP packet-mark=icmp_pkt parent=Download priority=8 \
queue=default-small

Hasil akhirnya di Winbox seharusnya seperti ini:

27

Untuk Max Limit koneksi browsing, silakan sesuaikan dengan koneksi internet yang kisanak miliki. Perbesar atau perkecil sehingga yang main game online tidak lag. Sebagai contoh, saya berlangganan Speedy 3Mbps. Untuk browsing saya jatahkan 2Mbps. Sisanya untuk DNS, ICMP, dan game online.

Selamat mencoba. Bila ada kesulitan, mari kita belajar bersama di pojok komentar!

Headset Rusak? Perbaiki Sendiri Saja

Headset untuk PC-apalagi yang dipakai bersama seperti di Warnet sudah barang tentu cepat rusak.

Apalagi pemakainya rata-rata anak-anak kecil, umur headset rasanya hanya bertahan dua bulanan, setelah itu muncul gejala-gejala penyakit seperti mati sebelah, atau bahkan tidak ada suara di kedua speakernya. Untungnya ada Go….!!!!BLOG disini yang siap membantu para kisanak dalam memperbaiki headset demi atas nama penghematan, alias daripada beli yang baru.

Penyakit headset yang paling umum yaitu kabel yang seringkali putus di antara jalur colokan ke PC dan yang masuk ke speaker akibat dari sering tertarik, atau malah jatuh karena kesenggol. Metode pada artikel kali ini yaitu memotong kabel yang dicurigai putus, dan menyambungkan kembali kabel dengan speakernya. Sebagai contoh yaitu headset merek Keenion tipe KDS-688. Tapi rata-rata cara membuka headset merek lain juga sama dengan kelinci percobaan untuk artikel ini.

Peralatan yang dibutuhkan

  1. Solderan minimum 40W
  2. Timah
  3. Gunting
  4. Obeng plus kecil
  5. Obeng min kecil
  6. Pinset (bila ada)
  7. Mata yang jeli

Langkah Kerja

a. Buka casing headset pada sisi yang terhubung dengan kabel ke PC. Biasanya baut-bautnya berada di balik cover merek headset seperti contoh dibawah:

Jpeg

Congkel cover putih dengan obeng min, nanti kelihatan bautnya

Jpeg

Buka baut dengan obeng plus

b. Bila casing sudah terbuka, akan terlihat papan sirkuit (PCB) kecil tempat bersarangnya kontrol volume, jalur ke speaker sebelah, dan jalur masukan dari kabel PC.

Jpeg

Perhatikan kabel yang masuk dari PC ada 5 jalur, yaitu 3 jalur audio (GND, L, R) dan 2 jalur mikrofon (GND, MIC). Lepaskan jalur yang menempel ke PCB menggunakan solder, dan perhatikan warna kabelnya supaya tidak terbalik saat memasang kabel yang baru.

Jpeg

Tampilan PCB tanpa kabel PC

c. Sekarang fokus pada sisi kabel PC. Karena kita tidak tahu bagian mana kabel yang putus di jalan, umumnya yang sering putus yaitu kabel di pangkal yang masuk ke headset hingga jarak 5-10 cm dari headset. Caranya gampang saja, potong sekitar 10-15cm dari pangkal kabel dan kupas kabelnya sehingga tampak serabut dalamnya, dan lapisi dengan timah solder pada ujung serabut supaya mudah nantinya di solder ke PCB:

Jpeg

Jalur audio untuk merek Keenion: Warna tembaga untuk GND (Ground), Biru untuk channel R, Hijau untuk channel L

Jpeg

Penampakan ujung serabut yang sudah dilapisi solder

d. Solder kembali kabel ke PCB headset dengan rapih, dan buat semacam penahan supaya kabel dan solderan ke PCB tidak tertarik langsung, karena bila tidak dibuat penahan, solderan akan mudah putus karena tertarik kabel. Saran saya buat semacam ikatan simpul longgar pada kabel, sehingga solderan akan tertahan simpul. Silakan kisanak ber-eksperimen untuk material penahan ini.

Jpeg

Kabel sudah tersambung ke PCB

Jpeg

Contoh simpul penahan kabel pada gambar yang dilingkari merah

e. Silakan tes bunyi ke PC. Bila sudah berfungsi normal, selamat! Kisanak sudah berhasil memperbaiki headset kisanak.

Sampai jumpa pada artikel Go….!!!!BLOG lainnya.