Go….!!!! BLOG Writer Lagi Diare…Hu hu hu

Waduuh! sudah lama juga nggak nulis Blog! 

Minggu kemarin saya kena flu ditambah demam dan batuk berdahak. Walah lumayan parah deh! Anakku juga sampe ketularan. Kasihan dia hidungnya mampet dan rewel kalau malam.

 

MRH

MRH

 

 

Eee..flu dan demam hilang, sekarang datang DIARE!

Dua hari lalu saya sekeluarga menginap di rumah orangtua dan malamnya beli gorengan plus cabe rawitnya. Nah! pas pagi-pagi perut terasa berontak dan mulas. Benar saja saya langsung mencret air dan angin melulu. Total di rumah ortu saya BAB 3 kali.

Sorenya kami pulang dan saya sudah harus masuk kerja shift malam di warnet. Yang namanya lagi diare, kerjaan jadi nggak beres dan bolak-balik BAB di warnet. Sontak badan lemes dan pusing karena banyak cairan terbuang. Pada posisi itu saya langsung beli obat NORIT.

 

NORIT

NORIT

Apa itu Norit :

 

Norit : Karbon Aktif Penyerap Racun

Norit hanyalah salah satu nama dagang dari karbon aktif (ada yang menyebutnya arang aktif). Karbon aktif merek Norit ini diproduksi oleh NORIT Pharmaceuticals yang berbasis di Amersfoort, Nederland. Sedangkan merek lain misalnya,InstaCharSuperCharActidoseLiqui-Char, dll.

Bahan baku untuk membuat karbon aktif cukup beragam, antara lain : kayu, batu bara, kulit kacang, atau serbuk gergaji. Bahan baku ini kemudian ‘diaktifkan’ dengan cara kimia, yaitu dengan mencampurnya dengan asam, atau dengan cara mengukusnya menggunakan uap atau gas pada temperatur tinggi. Hasilnya adalah arang berwarna hitam legam, namun tak berbau dan tak berasa.

Jika karbon aktif diperiksa dibawah Scanning Electron Microscopy, akan terlihat pori-pori dalam jumlah yang sangat besar. Pori-pori ini mempunyai ukuran yang bermacam-macam. Pori-pori yang berukuran lebih dari 50 nm disebut macropores, 2 nm – 50 nm mesopores, dan di bawah 2 nm micropores. Jika kita hitung, maka 1 gram karbon aktif mempunyai luas permukaan pori-pori 0,5 sampai 1,5 kilometer persegi. Suatu jumlah yang luar biasa.

Dengan gaya Van der Walls yang dimilikinya, pori-pori yang sangat luas ini mampu menangkap berbagai macam bahan, termasuk bahan beracun. Oleh karena itu karbon aktif dapat digunakan pada kasus overdosis obat, keracunan makanan, atau tertelan bahan beracun. Namun, kemampuannya menangkap racun ini hanya terjadi di lambung dan usus, ketika zat beracun belum terserap dan masuk ke dalam peredaran darah. Sehingga, semakin cepat diberikan, semakin banyak racun yang dapat diserap.

Tidak semua bahan dapat diserap oleh karbon aktif. Beberapa diantaranya yang tidak dapat diserap adalah litium, asam atau basa kuat, logam dan bahan inorganik (misalnya, natrium, besi, timah, arsen, yodium, fluorin, dan asam borat), alkohol (misalnya etanol, metanol, isoprofil alkohol, glikol, dan aseton), dan hidrokarbon (seperti minyak tanah, bensin, oli, dan hidrokarbon tumbuhan seperti minyak pinus). Sehingga, pada kasus keracunan zat-zat ini, karbon aktif tidak boleh diberikan.

 

NAH! Obat ini sudah jadi kepercayaan saya sejak lama jika diare. Jadi saya langsung minum Norit 3 biji dan lanjut bekerja. 

Tidak lupa saya banyak minum untuk mengganti cairan yang hilang. Untuk masalah minuman ini saya percayakan pada Pocari Sweat yang ber-ion.

So, hari ini sudah agak lumayan diare berkurang. Dan ini yang penting saudara-saudara :

Diare tidak boleh dihentikan secara total oleh obat. Diare menandakan bahwa ada racun atau bakteri dalam sistem pencernaan dan sistem tubuh memerintahkan perut untuk membuang bakteri tersebut melalui diare. Biarkan proses ini berjalan alami selama 2-3 hari. Jika diare dihentikan (dimampatkan) maka kuman dan bakteri yang seharusnya dibuang akan ngendon di  usus. Biasanya diare akan berhenti sendiri. Jika lebih dari 3 hari diare masih melanda, segera konsultasi ke dokter. Dan yang terpenting paksakan MAKAN selama diare. Tentunya makan makanan yang “aman” saja ya.

Jadi saat tulisan ini diturunkan saya masih membawa Norit untuk jaga-jaga dan sebotol Pocari Sweat. 

Ngomong-ngomong jadi banyak iklan nih. Harusnya saya dibayar nih!

Note to self : Never eat cabe rawit again…..

Menghitung Tagihan Listrik Sendiri…Kenapa nggak?

Naaah..jadi ceritanya begini :

Tagihan listrik warnet saya bulan Januari 2009 (untuk pembayaran bulan Desember 2008 ) mencapai Rp. 2.6 juta-an. Sedangkan pada bulan Desember (untuk pembayaran bulan November 2008 ) adalah Rp. 2.2 juta-an. Jadi ada selisih sekitar 400 ribuan. Padahal pemakaian listrik sama saja tiap bulannya.

Jadi penasaran, gimana sih cara menghitung tagihan listrik kita ? Kita cari tahu yuk!

Setelah googling dengan keyword “cara menghitung tagihan listrik” saya dapat bejibun link yang memberitahu cara menghitung tagihan listrik. Namun pada akhirnya sampai juga ke situs resmi PLN yang terdapat simulasi perhitungan tagihan listrik.

Jadi langsung saja saya hitung tagihan listrik saya sendiri sebagai berikut :

Perhitungan tagihan listrik dibagi atas 4 (empat) komponen pokok, yaitu :

1. Bea beban

2. Perhitungan tagihan Blok I (akan dijelaskan nanti)

3. Perhitungan tagihan Blok II…dan seterusnya

4. PPJ (Pajak Penerangan Jalan) 3% dan PPN (?%)

Jadi jika saya hitung tagihan saya sendiri menjadi sebagai berikut :

listrik1

Seperti gambar diatas perhitungan pemakaian listrik dibagi atas beberapa blok. Blok I adalah perhitungan kWh hingga 754.6 kWh x Rp. 621/kWh. Jika pemakaian melebihi blok I ini maka masuk ke blok II yang tarifnya Rp. 1.380 per kWh. Mungkin saja perhitungan tagihan anda bisa dilanjutkan ke blok III yang tarif per kWh-nya saya belum tahu.

Dari hasil perhitungan diatas ternyata benar tagihan listrik warnet adalah Rp. 2.6 juta-an.  Sekarang saya jadi tahu, oooh..begini toh cara penghitungannya..

Di situsnya, PLN juga menyediakan info billing listrik kita. Jadi anda tinggal memasukkan 12 digit ID pelanggan untuk menggunakan fasilitas info billing tersebut.

Tapi selidik punya selidik saat artikel ini diturunkan situs PLN dan info billingnya sedang down..kemarin-kemarin juga down..payah juga nih 😀 😀

UPDATE:

Download Tabel TDL disini untuk melihat komponen harga perhitungan tagihan listrik

Konversi Mitan ke Gas? Harus !!

Selamat sore para pemirsa…

Masih jelas terbayang dalam ingatan saya pada masa-masa dahulu waktu ibu saya menggunakan kompor minyak tanah. 

Dengan cekatan ibu saya menenteng jerigen minyak yang bau itu dan dibawanya ke warung terdekat. Pulang kembali ke rumah langsung dituangkannya minyak tersebut ke kompor. Sebatang kayu diambilnya dan dibakar sedikit di ujungnya lalu di pakainya untuk menyalakan sumbu. Ketel air pun didudukkan di kompor sambil menunggu apinya meninggi.

Ah…masa-masa itu sudah lewat. Kini kompor minyak tanah ibu sudah digantikan dengan kompor gas single burner atau tungku tunggal. Begitu juga istri saya kini memasak menggunakan kompor gas.

Peralihan dari kompor minyak ke kompor gas bukannya tanpa masalah. Sejak pemerintah menggulirkan program konversi mitan ke gas ibu saya sudah berkomitmen tidak akan menggunakan kompor gas. Alasannya apalagi kalau bukan takut akan akibat buruk dari kompor gas. Meledak, bocor, melukai diri dan setumpuk ketakutan-ketakutan lainnya.

Wajar saja ibu saya takut. Karena banyak berita-berita yang beredar mengenai kecelakaan yang diakibatkan oleh kompor gas.  Jangankan memasak dengan kompor gas. Menyalakannya pun takut setengah mati!

 

Gas oh Gas

Gas oh Gas

 Tapi pada akhirnya ibu saya menyerah juga. Kompor gas diterimanya dengan setengah hati. Bukan karena berubah pikiran dan tidak takut lagi. Tapi lebih karena minyak tanah mulai sulit dicari di pasaran.  Jika ada pun harganya melambung tinggi. Akhirnya dengan berat hati dimulailah hari pertama memasak dengan kompor gas…

…Lalu tibalah giliran saya memasang semua komponen kompor itu. Berdasarkan petunjuk dari si produsen gas dan dari bibir ke bibir maka saya memberanikan memasang selang dan regulator ke tabung gas. Yang paling saya ingat adalah karet penyekat di mulut gas harus ada dan dalam kondisi baik. Karena karet itu yang membuat mulut regulator tidak miring dan gas tidak keluar kemana-mana.

regulator….Oke-oke..tancapkan mulut regulator ke bibir gas (wow…bibir ke bibir..)  dan putar keran pengalir gas ke atas. Dengarkan apa ada desisan dan bau gas yang mengalir keluar…Tidak ada yang terdengar, tidak ada yang berbau..putar igniter kompor…

jetak!!!!…tidak menyala !!!!, jetak!!!! masih tidak menyala !!!…

jetak!!!! dusss!!! Hurray !!!…..It’s Alive ! It’s Alive !!!

Whew…pengalaman yang mendebarkan !! Para pembaca boleh menyebut saya norak atau ketinggalan jaman. Tapi memang itulah adanya! Sejak itu keluarga saya mulai mengenal siapa sebenarnya si kompor gas.  Istri saya juga sekarang tidak serem melihat si kompor gas beraksi.

—————————-

Saya yakin banyak keluarga yang juga mengalami perasaan seperti saya. Memulai sesuatu yang baru memang butuh usaha yang tidak mengenakkan. Apalagi ini jelas-jelas keluar dari zona nyaman minyak tanah yang telah dinikmati Indonesia berpuluh-puluh tahun lamanya.

Tapi nyatanya jaman telah berubah. Telah terbukti penggunaan gas lebih hemat, lebih bersih, bahkan lebih aman. Saya rasa hitung-hitungan penggunaan gas tidak usah dibahas disini. Tapi yang ingin saya bagi pada pertemuan kita kali ini adalah jangan takut untuk memulai sesuatu yang baru.

Pemerintah telah berhasil mengubah pola konsumsi energi masyarakat menjadi lebih baik . Memang pada awalnya terlihat menyakitkan mengeluarkan uang lima belas ribu rupiah per isi ulang gas 3 kilogram. Tapi seiring dengan waktu uang tersebut ternyata dapat bertahan selama dua minggu bahkan lebih, dibandingkan dengan si Mitan yang meminta isi dompet Rp. 2,500 per hari.

Jadi bagi anda yang belum menggunakan gas….ini bukan iklan….ayo pakai gas !!!

Buat pemerintah jangan lupa makin besar demand harus makin besar pula supply

Jika gas tidak ada, mitan tidak ada. Ayo beralih ke kayu bakar !!!

UU Pornografi–Surga atau Neraka?

Selamat siang para pembaca setia Go….!!!! BLOG yang budiman.
Kemarin (30 Oktober 2008) Undang-Undang Anti Pornografi (UUAP) telah disahkan oleh DPR dalam Rapat Paripurna.

Seperti biasa Go….!!!! BLOG akan mengutarakan pendapatnya mengenai hal-hal terkini yang sedang hangat dibahas oleh banyak orang. Tidak terkecuali UUAP ini.
Sebelumnya mari kita lihat isi dari UUAP yang dikutip dari detikNews :

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1
Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:

1.Pornografi adalah materi seksualitas yang dibuat oleh manusia dalam bentuk gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, syair, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan komunikasi lain melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang dapat membangkitkan hasrat seksual dan/atau melanggar nilai-nilai kesusilaan dalam masyarakat.

2.Jasa pornografi adalah segala jenis layanan pornografi yang disediakan oleh orang perseorangan atau korporasi melalui pertunjukan langsung, televisi kabel, televisi teresterial, radio, telepon, internet, dan komunikasi elektronik lainnya serta surat kabar, majalah, dan barang cetakan lainnya.

3.Setiap orang adalah orang perseorangan atau korporasi, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum.

4.Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun.

5.Pemerintah adalah Pemerintah Pusat yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia yang memegang kekuasaan pemerintahan negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

6.Pemerintah Daerah adalah Gubernur, Bupati, atau Walikota, dan perangkat daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.

Pasal 2
Pengaturan pornografi berasaskan Ketuhanan Yang Maha Esa, penghormatan terhadap harkat dan martabat kemanusiaan, kebhinnekaan, kepastian hukum, nondiskriminasi, dan perlindungan terhadap warga negara.

Pasal 3
Pengaturan pornografi bertujuan:
a.mewujudkan dan memelihara tatanan kehidupan masyarakat yang beretika, berkepribadian luhur, menjunjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, serta menghormati harkat dan martabat kemanusiaan;

b.memberikan pembinaan dan pendidikan terhadap moral dan akhlak masyarakat;

c.memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi warga negara dari pornografi, terutama bagi anak dan perempuan; dan
d.mencegah berkembangnya pornografi dan komersialisasi seks di masyarakat.

BAB II
LARANGAN DAN PEMBATASAN

Pasal 4
(1) Setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang memuat:

e.persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang;

f.kekerasan seksual;

g.masturbasi atau onani;

h.ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan; atau

i.alat kelamin.

(2) Setiap orang dilarang menyediakan jasa pornografi yang:

a. menyajikan secara eksplisit ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan;

b. menyajikan secara eksplisit alat kelamin;

c. mengeksploitasi atau memamerkan aktivitas seksual; atau
d. menawarkan atau mengiklankan, baik langsung maupun tidak langsung layanan seksual.

Pasal 5
Setiap orang dilarang meminjamkan atau mengunduh pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1).

Pasal 6
Setiap orang dilarang memperdengarkan, mempertontonkan, memanfaatkan, memiliki, atau menyimpan produk pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1), kecuali yang diberi kewenangan oleh perundang-undangan.

Pasal 7
Setiap orang dilarang mendanai atau memfasilitasi perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4.

Pasal 8
Setiap orang dilarang dengan sengaja atau atas persetujuan dirinya menjadi objek atau model yang mengandung muatan pornografi.

Pasal 9
Setiap orang dilarang menjadikan orang lain sebagai objek atau model yang mengandung muatan pornografi.

Pasal 10
Setiap orang dilarang mempertontonkan diri atau orang lain dalam pertunjukan atau di muka umum yang menggambarkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, persenggamaan, atau yang bermuatan pornografi lainnya.

Pasal 11
Setiap orang dilarang melibatkan anak dalam kegiatan dan/atau sebagai objek sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4, Pasal 5, Pasal 6, Pasal 8, Pasal 9, atau Pasal 10.

Pasal 12
Setiap orang dilarang mengajak, membujuk, memanfaatkan, membiarkan, menyalahgunakan kekuasaan atau memaksa anak dalam menggunakan produk atau jasa pornografi.

Pasal 13
(1) Pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi yang memuat selain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) wajib mendasarkan pada peraturan perundang-undangan.

(2) Pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus dilakukan di tempat dan dengan cara khusus.

Pasal 14
Pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan materi seksualitas dapat dilakukan untuk kepentingan dan memiliki nilai:
a.seni dan budaya;
b.adat istiadat; dan
c.ritual tradisional.

Pasal 15
Ketentuan mengenai syarat dan tata cara perizinan pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan produk pornografi untuk tujuan dan kepentingan pendidikan dan pelayanan kesehatan dan pelaksanaan ketentuan Pasal 13 diatur dengan Peraturan Pemerintah.

BAB III
PERLINDUNGAN ANAK

Pasal 16
Setiap orang berkewajiban melindungi anak dari pengaruh pornografi dan mencegah akses anak terhadap informasi pornografi.

Pasal 17
1) Pemerintah, lembaga sosial, lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, keluarga, dan/atau masyarakat berkewajiban memberikan pembinaan, pendampingan, serta pemulihan sosial, kesehatan fisik dan mental bagi setiap anak yang menjadi korban atau pelaku pornografi.

2) Ketentuan mengenai pembinaan, pendampingan, serta pemulihan sosial, kesehatan fisik dan mental sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.

BAB IV
PENCEGAHAN

Bagian Kesatu
Peran Pemerintah

Pasal 18
Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib melakukan pencegahan pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi.

Pasal 19
Untuk melakukan pencegahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18, Pemerintah berwenang:
a.melakukan pemutusan jaringan pembuatan dan penyebarluasan produk pornografi atau jasa pornografi, termasuk pemblokiran pornografi melalui internet;

b.melakukan pengawasan terhadap pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi; dan

c.melakukan kerja sama dan koordinasi dengan berbagai pihak, baik dari dalam maupun dari luar negeri, dalam pencegahan pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi.

Pasal 20
Untuk melakukan upaya pencegahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18, Pemerintah Daerah berwenang:

a.melakukan pemutusan jaringan pembuatan dan penyebarluasan produk pornografi atau jasa pornografi, termasuk pemblokiran pornografi melalui internet di wilayahnya;

b.melakukan pengawasan terhadap pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi di wilayahnya;

c.melakukan kerja sama dan koordinasi dengan berbagai pihak dalam pencegahan pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi di wilayahnya; dan

d.mengembangkan sistem komunikasi, informasi, dan edukasi dalam rangka pencegahan pornografi di wilayahnya.

Bagian Kedua
Peran Serta Masyarakat

Pasal 21
Masyarakat dapat berperan serta dalam melakukan pencegahan terhadap pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi.

Pasal 22
(1) Peran serta masyarakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 dapat dilakukan dengan cara:

a.melaporkan pelanggaran Undang-Undang ini;

b.melakukan gugatan perwakilan ke pengadilan;

c.melakukan sosialisasi peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang pornografi; dan

d.melakukan pembinaan kepada masyarakat terhadap bahaya dan dampak pornografi.

(2) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan huruf b dilaksanakan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Pasal 23
Masyarakat yang melaporkan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 ayat (1) huruf a berhak mendapat perlindungan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

BAB V
PENYIDIKAN, PENUNTUTAN, DAN PEMERIKSAAN DI SIDANG PENGADILAN

Pasal 24
Penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan terhadap pelanggaran pornografi dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang tentang Hukum Acara Pidana, kecuali ditentukan lain dalam Undang-Undang ini.

Pasal 25
Di samping alat bukti sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang Hukum Acara Pidana, termasuk juga alat bukti dalam perkara tindak pidana meliputi tetapi tidak terbatas pada:

a.barang yang memuat tulisan atau gambar dalam bentuk cetakan atau bukan cetakan, baik elektronik, optik, atau bentuk penyimpanan data lainnya; dan

b.data yang tersimpan dalam jaringan internet dan saluran komunikasi lainnya.

Pasal 26
(1) Untuk kepentingan penyidikan, penyidik berwenang membuka akses, memeriksa, dan membuat salinan data elektronik yang tersimpan dalam fail komputer, jaringan internet, media optik, serta bentuk penyimpanan data elektronik lainnya.

(2) Untuk kepentingan penyidikan, pemilik data, penyimpan data, atau penyedia jasa layanan elektronik berkewajiban menyerahkan dan/atau membuka data elektronik yang diminta penyidik.

(3) Pemilik data, penyimpan data, atau penyedia jasa layanan elektronik setelah menyerahkan dan/atau membuka data elektronik sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berhak menerima tanda terima penyerahan atau berita acara pembukaan data elektronik dari penyidik.

Pasal 27
Penyidik membuat berita acara tentang tindakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26 dan mengirim turunan berita acara tersebut kepada pemilik data, penyimpan data, atau penyedia jasa layanan komunikasi di tempat data tersebut didapatkan.

Pasal 28
(1) Data elektronik yang ada hubungannya dengan perkara yang sedang diperiksa dilampirkan dalam berkas perkara.

(2) Data elektronik yang ada hubungannya dengan perkara yang sedang diperiksa dapat dimusnahkan atau dihapus.

(3) Penyidik, penuntut umum, dan para pejabat pada semua tingkat pemeriksaan dalam proses peradilan wajib merahasiakan dengan sungguh-sungguh atas kekuatan sumpah jabatan, baik isi maupun informasi data elektronik yang dimusnahkan atau dihapus.

BAB VI
PEMUSNAHAN

Pasal 29
(1) Pemusnahan dilakukan terhadap produk pornografi hasil perampasan.

(2) Pemusnahan produk pornografi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh penuntut umum dengan membuat berita acara yang sekurang-kurangnya memuat:
a.nama media cetak dan/atau media elektronik yang menyebarluaskan pornografi;
b.nama, jenis, dan jumlah barang yang dimusnahkan;
c.hari, tanggal, bulan, dan tahun pemusnahan; dan
d.keterangan mengenai pemilik atau yang menguasai barang yang dimusnahkan.

BAB VII
KETENTUAN PIDANA

Pasal 30
Setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebar-luaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun atau pidana denda paling sedikit Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah).

Pasal 31
Setiap orang yang menyediakan jasa pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 6 (enam) tahun atau pidana denda paling sedikit Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).

Pasal 32
Setiap orang yang meminjamkan atau mengunduh pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun atau pidana denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).

Pasal 33
Setiap orang yang memperdengarkan, mempertontonkan, memanfaatkan, memiliki, atau menyimpan produk pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 dipidana dengan pidana paling lama 4 (empat) tahun atau pidana denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).

Pasal 34
Setiap orang yang mendanai atau memfasilitasi perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 dipidana dengan pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun atau pidana denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp7.500.000.000,00 (tujuh miliar lima ratus juta rupiah).

Pasal 35
Setiap orang yang dengan sengaja atau atas persetujuan dirinya menjadi objek atau model yang mengandung muatan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun atau pidana denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

Pasal 36
Setiap orang yang menjadikan orang lain sebagai objek atau model yang mengandung muatan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun atau pidana denda paling sedikit Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah).

Pasal 37
Setiap orang yang mempertontonkan diri atau orang lain dalam pertunjukan atau di muka umum yang menggambarkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, persenggamaan, atau yang bermuatan pornografi lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun atau pidana denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

Pasal 38
Setiap orang yang melibatkan anak dalam kegiatan dan/atau sebagai obyek sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 dipidana dengan pidana yang sama dengan pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30, Pasal 31, Pasal 32, Pasal 33, Pasal 35, Pasal 36, dan Pasal 37, ditambah 1/3 (sepertiga) dari maksimum ancaman pidananya.

Pasal 39
Setiap orang yang mengajak, membujuk, memanfaatkan, membiarkan, menyalahgunakan kekuasaan atau memaksa anak dalam menggunakan produk atau jasa pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 6 (enam) tahun atau pidana denda paling sedikit Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).

Pasal 40
(1) Dalam hal tindak pidana pornografi dilakukan oleh atau atas nama suatu korporasi, tuntutan dan penjatuhan pidana dapat dilakukan terhadap korporasi dan/atau pengurusnya.

(2) Tindak pidana pornografi dilakukan oleh korporasi apabila tindak pidana tersebut dilakukan oleh orang‑orang, baik berdasarkan hubungan kerja maupun berdasarkan hubungan lain, bertindak dalam lingkungan korporasi tersebut, baik sendiri maupun bersama‑sama.

(3) Dalam hal tuntutan pidana dilakukan terhadap suatu korporasi, korporasi tersebut diwakili oleh pengurus.

(4) Pengurus yang mewakili korporasi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat diwakili oleh orang lain.

(5) Hakim dapat memerintahkan pengurus korporasi agar pengurus korporasi menghadap sendiri di pengadilan dan dapat pula memerintahkan pengurus korporasi supaya pengurus tersebut dibawa ke sidang pengadilan.

(6) Dalam hal tuntutan pidana dilakukan terhadap korporasi, maka panggilan untuk menghadap dan penyerahan surat panggilan tersebut disampaikan kepada pengurus di tempat tinggal pengurus atau di tempat pengurus berkantor.

(7) Pidana pokok yang dapat dijatuhkan terhadap korporasi hanya pidana denda dengan ketentuan maksimum pidana dikalikan 3 (tiga) dari pidana denda yang ditentukan dalam setiap pasal dalam Bab ini.

Pasal 41
Selain pidana pokok sebagaimana dimaksud dalam Pasal 40 ayat (7), korporasi dapat dikenakan pidana tambahan berupa:
a.pembekuan izin usaha;
b.pencabutan izin usaha;
c.perampasan kekayaan hasil tindak pidana; dan/atau
d.pencabutan status badan hukum.

BAB VIII
KETENTUAN PENUTUP

Pasal 42
Pada saat Undang-Undang ini berlaku, dalam waktu paling lama 1 (satu) bulan setiap orang yang memiliki atau menyimpan produk pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) harus memusnahkan sendiri atau menyerahkan kepada pihak yang berwajib untuk dimusnahkan.

Pasal 43
Pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku, semua peraturan perundang-undangan yang mengatur atau berkaitan dengan tindak pidana pornografi dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan Undang-Undang ini.

Pasal 44
Undang-Undang ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Undang-Undang ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.

PENJELASAN:

Pasal 4
Ayat (1)
Huruf a
Yang dimaksud dengan “persenggamaan yang menyimpang” antara lain persenggamaan atau aktivitas seksual lainnya dengan mayat dan binatang, oral seks, anal seks, lesbian, homoseksual.

Huruf b
Yang dimaksud dengan ”kekerasan seksual” antara lain persenggamaan yang didahului dengan tindakan kekerasan (penganiayaan) atau mencabuli dengan paksaan, pemerkosaan.

Huruf d
Yang dimaksud dengan “mengesankan ketelanjangan” adalah penampakan tubuh dengan menunjukkan ketelanjangan yang menggunakan penutup tubuh yang tembus pandang.

Pasal 5
Yang dimaksud dengan “mengunduh” adalah mengalihkan atau mengambil fail (file) dari sistem teknologi informasi dan komunikasi.

Pasal 6
Yang dimaksud dengan “yang diberi kewenangan oleh perundang-undangan” misalnya lembaga yang diberi kewenangan menyensor film, lembaga yang mengawasi penyiaran, lembaga penegak hukum, lembaga pelayanan kesehatan atau terapi kesehatan seksual, dan lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan tersebut termasuk pula perpustakaan, laboratorium, dan sarana pendidikan lainnya.

Kegiatan memperdengarkan, mempertontonkan, memanfaatkan, memiliki, atau menyimpan barang pornografi dalam ketentuan ini hanya dapat digunakan di tempat atau lokasi yang disediakan untuk tujuan lembaga dimaksud.

Pasal 10
Yang dimaksud dengan “mempertontonkan diri” adalah perbuatan yang dilakukan atas inisiatif dirinya atau inisiatif orang lain dengan kemauan dan persetujuan dirinya. Yang dimaksud dengan “pornografi lainnya” antara lain kekerasan seksual, masturbasi atau onani.

Pasal 13
Ayat (1)
Yang dimaksud dengan “pembuatan” termasuk memproduksi, membuat, memperbanyak, atau menggandakan.

Yang dimaksud dengan “penyebarluasan” termasuk menyebarluaskan, menyiarkan, mengunduh, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, meminjamkan, atau menyediakan.

Yang dimaksud dengan “penggunaan” termasuk memperdengarkan, mempertontonkan, memanfaatkan, memiliki atau menyimpan.

Frasa “selain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1)” dalam ketentuan ini misalnya majalah yang memuat model berpakaian bikini, baju renang, pakaian olahraga pantai, yang digunakan sesuai dengan konteksnya.

Ayat (2)
Yang dimaksud dengan “di tempat dan dengan cara khusus” misalnya penempatan yang tidak dapat dijangkau oleh anak-anak atau pengemasan yang tidak menampilkan atau menggambarkan pornografi.

Pasal 14
Yang dimaksud dengan “materi seksualitas” adalah materi yang tidak mengandung unsur yang dapat membangkitkan hasrat seksual dan/atau tidak melanggar kesusilaan dalam masyarakat, misalnya patung telanjang yang menggambarkan lingga dan yoni.

Pasal 16
Ketentuan ini dimaksudkan untuk mencegah sedini mungkin pengaruh pornografi terhadap anak dan ketentuan ini menegaskan kembali terkait dengan perlindungan terhadap anak yang ditentukan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak.

Pasal 19
Huruf a
Yang dimaksud dengan “pemblokiran pornografi melalui internet” adalah pemblokiran barang pornografi atau penyediaan jasa pornografi.

Pasal 20
Huruf a
Yang dimaksud dengan “pemblokiran pornografi melalui internet” adalah pemblokiran barang pornografi atau penyediaan jasa pornografi.

PENDAPAT GO….!!!! BLOG

Bahwa kebebasan berekspresi adalah salah satu hak seorang warga negara. Dalam hal ini Go….!!!! BLOG tidak membantahnya. Namun dalam perjalanannya kebebasan tersebut hendaklah tidak dipergunakan secara sewenang-wenang dan tanpa tanggung jawab.
Kebebasan berekspresi, kebebasan dalam menampilkan karya seni, dan segala bentuk hak seorang warga negara dalam mengutarakan pendapatnya hendaknya tidak keluar dari batas-batas agama, norma-norma yang berlaku di masyarakat dan asas kepatutan dan menjunjung tinggi moralitas sebagai individu ciptaan Tuhan yang sempurna akal dan budi.

Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai keragaman budaya yang tinggi. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam mempertunjukan budaya daerah masing-masing terdapat hal-hal yang sedikit banyak melanggar norma-norma agama dan budaya.

Negara Indonesia adalah negara yang mayoritas beragama Islam. Namun bukan berarti dengan suara mayoritas dapat menindas-baik secara langsung maupun tidak-hak warga negara lain. Namun bukan berarti pula Islam dapat bertoleransi dengan hal-hal yang diluar ajaran agamanya.

Go….!!!! BLOG menyerukan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia agar mencari jati dirinya. Selama ini Indonesia adalah negara yang bimbang, negara yang linglung dalam menentukan identitasnya. Apakah Indonesia adalah Negara Agraris? Negara Maritim? Negara Islam? Atau Negara Demokrasi?

Lihatlah di sekitar kita :
Jika Indonesia disebut Negara Agraris namun sebagian besar wilayahnya adalah kepulauan yang dikelilingi oleh lautan,

Jika Indonesia disebut Negara Maritim namun ironisnya Indonesia tidak memiliki jumlah pelabuhan yang cukup, jumlah alat pertahanan laut yang minim dan penguasaan sumber daya kelautan yang memprihatinkan.

Jika Indonesia disebut Negara Islam namun lihatlah para pemeluknya dengan bebas mengenakan pakaian yang biasanya dikenakan kaum non-muslim. Dengan bebas mempertontonkan karya “seni” yang memperagakan keindahan lekuk tubuh wanita. Dengan bebas bertelanjang, berciuman, bergaya bak pelacur murahan di layar televisi. Namun anehnya mereka itu pemeluk agama Islam…. Bukankah Islam mengajarkan kepada para perempuan untuk menutup auratnya?

Jika Indonesia disebut Negara Demokrasi, mengapa ada kerusuhan? Mengapa ada kemarahan jika calon Gubernur atau calon RT-nya kalah dalam pemilihan?!

Karya seni adalah perwujudan dari rasa dan karsa manusia. Namun bila pornografi dikaitkan atas nama seni maka terkutuklah sang pembuat karyanya dan para penikmatnya. Apalagi jika yang membuat karya seni porno, membicarakan karya seni porno dan yang mendukung karya seni porno adalah kaum muslim!

Oleh karena itu sekali lagi Go….!!!! BLOG menyerukan agar Indonesia segera mencari jati dirinya. Jangan takut tergilas oleh jaman. Jangan takut tertinggal atau ditinggalkan bila tidak mengikuti arus jaman.

Secara resmi Go….!!!! BLOG menyatakan dukungannya kepada Undang-undang Anti Pornografi. Kebudayaan daerah yang kebablasan sudah seharusnya diberangus dari muka bumi Indonesia. Jika mayoritas penduduknya adalah muslim, pemimpin negaranya adalah muslim, maka sudah seharusnya Indonesia menjadi negara Islam yang mampu memimpin dunia!

RoutanBabymaker3000

Ini artikel iseng saja mengenai satu situs yang lucu sekaligus menghibur yang beralamat di http://www.vw.com/vwhype/babymaker/en/us

Pada situs tersebut terdapat fitur “pembuat bayi” yang bernama RoutanBabymaker3000.

Lho koq bisa membuat bayi nggak pake kawin dulu!? Lha inilah yang seru. Dengan RoutanBabyMaker3000 kita bisa memperkirakan wajah bayi yang akan muncul dari hasil analisa foto laki-laki dan perempuan

 

esetiawan menikah dengan Nikita Willy

esetiawan menikah dengan Nikita Willy

Hahahaha!!! saya sampe ketawa sendiri melihat apa yang bisa diperbuat RoutanBabymaker3000 ini. Bahkan mata si bayi bisa bergerak mengikuti kursor mouse. Jika mulutnya di klik dia juga bisa berbicara. Coba deh!

Testing Poll Service

My First Baby..It’s a Boy !

Alhamdulillahirobbil ‘alamiin….

Hari Sabtu, 7 Juni 2008, pukul 08.05 si jabang bayi yang selama sembilan bulan “bersarang” di perut istriku bisa menatap dunia dengan selamat beserta ibunya.

Proses persalinan anak pertama kami ini bisa dibilang cukup sulit. Karena pembukaan 2 sudah dimulai sejak tanggal 6 Juni pukul 02.00 pagi.

Pembukaan 7 -pun baru dilalui pada 6 Juni pukul 19.00. Perkiraan bidan proses pembukaan rahim akan sempurna pukul 22.00, dilanjutkan dengan proses persalinan yang akan berlangsung kira-kira selama satu jam.

Tapi pada kenyataannya proses persalinan tidak berjalan semudah itu. Pada tanggal 7 Juni pukul 03.00 pagi baru tercapai pembukaan 9.

Akhirnya setelah begadang menemani istri yang terus menerus diserang rasa mulas yang tak terperi, tanggal 7 Juni 06.00 pagi air ketubannya pecah. dilanjutkan dengan proses mengeluarkan si “dede”.

proses kelahiran kurang lebih memakan waktu 1 jam. Bagian terlama adalah mengeluarkan kepala dari vagina yang berlangsung hampir 55 menit ! Setelah satu suntikan perangsang mulas (supaya si ibu bisa mengejan lebih lama) bagian kepala mulai keluar sedikit demi sedikit. Akhirnya setelah kepala bayi sudah keluar dari vagina, anggota tubuh yang lain seolah “tersembur” keluar !

Setelah bidan menyedot lendir-lendir dari saluran pernafasannya, barulah anak pertamaku ini mengeluarkan tangis pertamanya. Hello Baby ! Anak laki-laki ku ini keluar dengan sempurna. Tidak ada kekurangan fisik apapun. Hidungnya seperti hidung ibunya, sedangkan suka bersinnya seperti ayahnya ! Mudah-mudahan bersin-bersinnya hanya sementara.

Ibunya pun selamat dalam proses melahirkan ini. Hanya vaginanya harus dijahit sebanyak 7 jahitan.

Setelah saya meng-adzankan si “dede” barulah ibunya menyusui. Anak yang pintar ! baru lahir saja matanya sudah membelalak kesana kemari. Saat tubuh ibunya dibersihkan dan dipakaikan baju pun dia sering melihat ke arah ibunya. Seolah-olah sudah tahu dimana dia harus minta susu. Tapi koq jarang lihat ayahnya ya ? hehehe… Sedotan ke puting susu ibunya pun kuat !

Sykurlah semuanya tidak ada halangan. Terima kasih kepada semua pihak yang membantu proses persalinan anak kami ini. Terutama kepada ibu Bidan Maria Mahodim yang dengan sangat profesional dan sabar telah membimbing persalinan.

Maafkan juga bila sudah beberapa hari ini entri Blog agak terbengkalai. Maklum..jadi suami SIAGA (Siap Antar Jaga).

Okay ! Welcome to the world my baby !

Top 10 Tips Mengemudi “Ramah Lingkungan” dan Hemat BBM

Slamat pagi !

Artikel berikut ini disarikan dari Howstuffworks dengan judul asli : Top 10 Green Driving Tips.

Tips berikut ini ditujukan buat anda-dan saya sendiri. Gimana sih caranya supaya hemat BBM ? Yah..salah satunya adalah dengan mengubah cara mengemudi kita. Daripada cape-cape menolak kenaikan BBM (yang menurut saya inevitable-tidak terhindarkan), lebih baik kita cari solusi buat diri kita pribadi gimana mensiasati tingginya harga BBM di tanah air ini. Yuuk !

Green Driving Tip 10 : Sampah di Bagasi

Mobil kita membakar bensin menjadi energi. Seperti makanan untuk mesin, yang membuat mobil dapat berjalan. Semakin banyak yang harus dilakukan sebuah mobil, semakin banyak energi yang diperlukan. Mirip dengan pelari maraton yang perlu makan lebih banyak daripada hanya makan sekantong kentang goreng. Prinsip ini sudah banyak dimengerti orang. Inilah mengapa SUV besar punya konsumsi BBM yang buruk daripada mobil kecil. Beban tambahan pada SUV membuat mobil bekerja lebih keras.

Mobil apa bak sampah ?

Tidak peduli jenis mobil apa yang kita bawa, menghilangkan beban dapat berakibat pada peningkatan efisiensi BBM. Sebelum anda memotong bemper depan, ada beberapa langkah yang nggak terlalu drastis yang bisa kita lakukan. Punya papan ski (emangnya kita punya salju ?) atau sepeda ditaruh diatas mobil ? kecuali kita mau main ski atau bersepeda lebih baik dicopot aja. Barang-barang di rak atas mobil menambah beban dan hambatan angin. Trus kalo anda seperti kebanyakan kita orang, mungkin kita punya sampah di bagasi. Bersihkan. Peralatan olahraga, sepatu roda, tas senam, dan sampah lainnya membebani efisiensi BBM kita. EPA memperkirakan setiap tambahan beban 100 pon (45 kilo) di mobil kita, mobil akan kehilangan 2 persen efisiensi BBM. Jadi hanya dengan bersih-bersih, kita bisa menghemat BBM (sumber fueleconomy.gov)

Green Driving Tip 9 : Perhatikan Kondisi Ban

Beban yang dibawa mobil bukan cuma satu-satunya hal yang mempengaruhi efisiensi BBM. Ban juga punya pengaruh lo. Perawatan ban dengan benar seringkali terlupakan dalam rangka penghematan BBM. Cara paling gampang menggunakan ban sebagai penghemat BBM adalah dengan memastikan ban-ban mempunyai tekanan udara yang tepat. Bayangin memutar karung goni ke atas bukit. Pasti memakan banyak energi soalnya karung akan “ndlewer” kesana-sini. Sebaliknya, sangat mudah menggelindingkan bola dengan tekanan udara yang pas ke atas bukit. Seperti bola, ban dengan tekanan udara yang cukup memiliki kontak yang lebih sedikit dengan aspal, yang artinya akan mengalami sedikit gesekan, jadi mesin nggak perlu bekerja lebih keras untuk menggerakkan mobil.

Untuk mengetahui berapa tekanan udara yang pas untuk mobil kita, periksa buku manual, atau biasanya ada di sisi dalam pintu pengemudi. Kebanyakan mobil punya stiker yang menerangkan tekanan udara ban yang optimal. EPA memperkirakan tekanan udara yang pas dapat menghemat BBM 3 persen.

BAN

Kalau mau lebih efisien lagi, kita bisa ganti ban yang biasa dengan ban yang punya tahanan putar rendah (Low Resistance Tires/LRT). LRT lebih keras dari ban biasa, jadi ban itu mempunyai gesekan yang lebih kecil terhadap aspal. Treehugger.com melaporkan menggunakan LRT dapat menghemat BBM sebanyak 6 persen. Tapi ada sisi jeleknya juga. Ban LRT lebih keras jadi pengendaraan dan peredaman dapat menjadi lebih buruk. Tapi jangan beli ban LRT dulu kalau belum perlu ganti ban. Penghematan BBM nggak akan ketutup sama biaya beli ban baru=malah lebih boros duwit.

Green Driving Tip 8 : Batasi Kecepatan

Salah satu cara terbaik untuk menghemat BBM adalah dengan mengubah cara kita berkendara. Ngebut, ngegas dan ngerem dapat memboroskan BBM sebanyak 33 persen, menurut EPA. Tanya kenapa ? Saat kita berhenti, jalan atau ngegas, mobil kita harus menghadapi inersia. Inersia adalah hambatan yang dipunyai sebuah benda untuk mengubah keadaan geraknya. Anda mungkin pernah dengar sebuah benda dalam keadaan bergerak akan cenderung tetap dalam keadaan bergerak dan benda dalam keadaan tidak bergerak akan cenderung tetap tidak bergerak. Ini adalah akibat dari inersia.

Menghadapi inersia membutuhkan energi. Saat kita membicarakan mobil dan energi, kita pasti membicarakan BBM. Kita bisa menggunakan energi lebih sedikit dalam menghadapi inersia jika kita melakukannya pelan-pelan. Mana yang bikin kita lebih capek : bawa mobil wagon pelan-pelan dari berhenti sampai jalan, atau tiba-tiba ngebut ? Bawa mobil wagon jalan mulai dengan awal yang perlahan dapat membangun momentum untuk membantu menghadapi inersia, dengan menggunakan energi lebih sedikit. Di mobil kita, kudu ngegas perlahan dari berhenti. Ini mengijinkan momentum mobil yang membantunya berakselerasi.

Kuning siap2 brenti

Sekali mobil sudah bergerak, kita kudu coba mempertahankan momentum itu dengan menghindari situasi dimana momentum dapat hilang. Misalkan kita sedang nyetir lalu melihat lampu lalu lintas hampir berubah dari kuning ke merah. Daripada kita ngebut terus ngerem di detik terakhir (kebiasaan kita neh..Lampu kuning=cepat lewatin !), kita harus lepas gas dan perlahan mendekati lampu lalu lintas. tindakan diatas tidak hanya menghemat BBM, tapi mungkin kita nggak perlu harus berhenti total sebelum lampu menyala hijau lagi, yang artinya mobil akan menghadapi inersia yang lebih ringan.

Kecepatan di jalan tol, dimana ngegas dan ngerem nggak terlalu jadi masalah, juga berimbas pada efisiensi BBM. Lagi-lagi EPA bilang kebanyakan mobil berjalan pada efisiensi maksimum di kecepatan 60 mph (97 kmh), dan setiap 5 mph (8 kmh) diatas 60 mph mengurangi efisiensi sampai 6 persen. Jadi pelan-pelan aja ya.

Green Driving Tip 7 : Bahan Bakar Alternatif

Kebanyakan orang berolahraga untuk menghilangkan lemak, yaitu kelebihan energi yang disimpan dalam tubuh. Dengan tingkat obesitas yang meninggi di Amerika, satu hal yang kita punya banyak yaitu lemak, dan ternyata lemak bisa dipakai untuk menjalankan mobil.

Nah, sebelum anda nyantolin mobil ke pinggang, nggak sesederhana itu man !. Bahan bakar alternatif seperti biodisel, dapat menjalankan mesin dari sumber bahan bakar alami, yang dapat diperbarui seperti minyak tumbuhan atau binatang. Minyak ini, seperti minyak kacang atau minyak sayur, atau bahkan minyak sisa nggoreng kentang (jelantah kali ya ?) harus melalui beberapa proses untuk mengubah lemaknya menjadi energi yang dapat digunakan mesin. Tapi setelah jadi, minyak ini dapat menjalankan mesin disel. Satu efek samping dari minyak ini adalah saat mobil berjalan, dia akan berbau sesuai dengan minyak yang digunakan untuk bahan bakarnya. Mobil biodisel bisa bikin kita laper nih ! ;p

Biodisel punya keuntungan yaitu sebagian besar gratis atau berbiaya rendah (kalo kita punya akses ke minyak sayur dalam jumlah besar) dan dapat diperbarui, karena minyak tumbuhan dapat diperbanyak dengan menanam lebih banyak dan minyak binatang dihasilkan dari proses produksi metabolisme makanan (yah tainya tuh ya ?). Tapi ada jeleknya juga. Nggak banyak energi yang tersimpan di minyak-minyak ini seperti yang terkandung dalam minyak bumi seperti bensin atau solar, jadi jarak tempuh juga lebih rendah. Dan juga belum ada infrastuktur biodisel di tempat kita. Kalo mau bahan bakar jenis ini, seringkali kita harus buat sendiri. Ada alat siap rakit yang bisa dipakai. Tapi berabe !

Bahan bakar alternatif kedua yang lebih praktis yaitu ethanol. Ethanol adalah bahan bakar yang terbuat dari materi tumbuhan seperti jagung dan kulit kayu. Pada dasarnya ethanol adalah alkohol dengan sedikit bensin dicampur. Nggak setiap mesin bensin bisa pake ethanol. General Motors punya beberapa model yang dibuat sebagai flex fuel capable. Yaitu model mobil yang bisa pake bensin atau ethanol. Ethanol juga mulai bisa didapat di beberapa pom bensin, membuatnya lebih praktis daripada biodisel. (Di Indonesia ada nggak nih ?)

Green Driving Tip 6 :Tukar dengan Mobil yang Lebih Efisien ?

Kalau anda bener-bener serius dengan berkendara ramah lingkungan, anda bisa cari mobil yang lebih efisien bahan bakar. Misalnya ganti dari SUV besar seperti Chevrolet Tahoe, yang diperkirakan oleh EPA mempunyai jarak tempuh 16 mpg (16 mil per gallon/25 km per 4 liter bensin), dengan mobil kecil seperti Honda Fit yang diperkirakan oleh EPA punya jarak tempuh 30 mpg (48 km per 4 liter bensin).

Bisa juga kalau mau lebih ramah lingkungan dengan mencoba mobil listrik-bensin hybrid. Toyota Prius punya perkiraan EPA yang berjarak tempuh 46 mpg (74 km per 4 liter bensin). Ini berarti ganti mobil dari Chevy Tahoe ke Prius bisa menghemat bensin hampir 6 gallon (23 liter) per minggu. Jarak tempuh Prius bisa tinggi karena mesin bensinnya bisa dimatikan saat kecepatan rendah atau saat macet. Dalam situasi tersebut mobil ditenagai oleh motor listrik, yang berarti nggak pakai bensin dan nggak ada gas buang.

Belum siap beli mobil ? Gimana kalau berbagi mobil yang kita punya ?

Green Driving Tip 5 : Car Pooling

Kalau mau benar-benar menghemat BBM, car pooling ada cara yang hebat. Jika dua atau lebih orang berkumpul dan naik mobil bersama, jumlah mobil dijalan akan menurun dan BBM dapat dihemat. Sederhana kan ?

Car pooling bukan cara yang baik untuk berkendara ramah lingkungan. Tapi cara yang bagus untuk menghemat uang. Dengan bergantian mengendarai mobil setiap hari dengan pengemudi yang lain, kita dapat hemat ongkos bensin sampai setengahnya. Dan dengan tidak pakai mobil sesering sebelumnya, kita juga menghemat pengeluaran perawatan rutin. Hanya berkendara setengah dari sebelumnya juga memperlambat jarak tempuh pemakaian mobil, yang dapat menjaga nilai jualnya.

Green Driving Tip 4 : Car Sharing/Berbagi Mobil

Car Sharing adalah cara lain berkendara ramah lingkungan yang mulai populer. Orang yang mungkin nggak berkendara tiap hari tapi masih perlu mobil untuk perjalanan singkat atau berkendara di akhir pekan dapat keuntungan dari car sharing ini. Car sharing biasanya dijalankan oleh perusahaan jasa seperti Zipcar, walaupun ini perusahaan jasa non profit dan layanan jasa informal, pelanggan membayar biaya bulanan dan bisa memakai seluruh mobil bila dibutuhkan. Mobil-mobil dipakir di tempat-tempat tertentu di seluruh kota, jadi pelanggan hanya perlu daftar, terus pergi ke lokasi mobil berada. (ini mah rental mobil kayak di kita..hehehe)

Green Driving Tip 3 :Naik Angkutan Umum

baik anda pemilik mobil, penyewa atau nggak nyetir sama sekali, transportasi umum adalah cara terbaik untuk bepergian sambil tetap ramah lingkungan. Jika dua orang pergi bersama dapat menghilangkan satu mobil dari jalanan, maka keuntungan transportasi umum lebih hebat jika 30 orang naik bis dan menghilangkan semua mobil-mobil mereka dari jalanan. Keuntungannya semakin menjadi dengan ratusan orang jika naik kereta. Transportasi umum tidak hanya menghindarkan kita dari macet, tapi juga mengurangi polusi (kecuali Metromini, PPD, Bajae dan teman-temannya dari tahun 70-an)

Green Driving Tip 2 : Empat Hari Kerja Seminggu

Hampir pasti sebagian besar kehidupan berkendara kita adalah dari dan ke tempat kerja. Satu cara untuk menghindari kemacetan, polusi dan penggunaan BBM yang kita gunakan adalah pergi kerja hanya empat hari seminggu. 4 hari kerja seminggu adalah gerakan yang sudah sangat berkembang hingga beberapa negara bagian (ini di US loh…) sudah mempertimbangkan untuk diterapkan pada para pekerjanya.

Dalam empat hari kerja, daripada kita bekerja delapan jam sehari, lima hari seminggu, kita bekerja sepuluh jam sehari, empat hari dalam seminggu. Waktu di tempat kerja dan jumlah pekerjaan yang diselesaikan tetap sama, tapi dengan kurangnya satu hari di kantor, biaya perjalanan dan polusi berkurang 20 persen. Perusahaan dapat menghemat uang dengan empat hari kerja, juga tagihan pemakaian energi mereka akan berkurang karena pemakaian listrik juga akan berkurang. Marion County, Fl., berpindah ke empat hari kerja seminggu dan diharapkan dapat menghemat $250.000 tahun ini saja dalam pengeluaran energinya. (sumber : king5.com). Negara bagian Virginia juga mempertimbangkan perpindahan empat hari kerja pada para pekerjanya.

Apa yang paling baik daripada tidak bekerja lebih banyak satu hari ? Bagaimana kalau tidak berperjalanan sama sekali ? Telecommuting mungkin bisa jadi tip ramah lingkungan yang terbaik.

Green Driving Tip 1 : Telecommuting

Jika mengurangi satu hari kerja adalah hal yang baik, mengurangi lima hari kerja lebih baik lagi. Telecommuting, atau bekerja dari rumah, mulai populer. Sementara tidak setiap pekerjaan mendukung telecommuting (mungkin kita nggak mau dokter gigi melakukannya), banyak pekerja yang bisa melakukan pekerjaannya hanya dengan komputer dan sambungan internet kecepatan tinggi.

Ada beberapa pendekatan yang berbeda dari bekerja di rumah. Beberapa pekerja melakukannya penuh waktu, sementara yang lain melakukannya beberapa hari seminggu dalam satu bulan. Gampang banget membayangkan para telecommuter bekerja di rumah sambil pakai piyama sementara yang lain sedang kerja keras di kantor, tapi beberapa perusahaan menemukan bahwa telecommuter sebenarnya bekerja lebih produktif daripada bekerja di kantor karena mereka punya gangguan dan stress yang lebih sedikit (sumber : The Telework Coalition)

Penghematan dari telecommuting bisa sangat besar. Bahkan jika pekerja yang bisa bekerja di rumah kurang dari dua hari seminggu, 1.35 milyar gallon (lima juta liter !) bahan bakar dapat dihemat (sumber : Green Car Congress). Potensi penghematan untuk bisnis juga besar : mereka akan mempunyai pengeluaran energi yang lebih rendah dan karyawan yang lebih senang serta pengeluaran alat-alat kantor yang lebih sedikit. Yang paling baik dari semuanya, dikarenakan energi yang digunakan lebih sedikit untuk menghidupkan kantor dan hemat BBM yang digunakan untuk ke kantor, keuntungan bagi lingkungan juga besar.  Manfaat dari telecommuting menunjukan bahwa tip terbaik berkendara ramah lingkungan adalah dengan tidak berkendara sama sekali.

HSW

Sumber : HowStuffWorks

Penulis : Jamie Page Deaton

Alih Bahasa : esetiawan