RACE 6-GP F1 MONACO-24 MEI 2009

LAPORAN GP MONAKO: BUTTON ADALAH PANGERAN MONAKO!

Jenson Button mencatatkan dirinya di buku sejarah F1 sebagai pembalap yang menjuarai lima dari enam seri pada satu musim.

Hanya Michael Schumacher dan Nigel Mansell yang menjuarai lime seri pembuka musim dan Button mengikuti jejak mereka dengan secara dominan menjuarai jalanan Monte Carlo.

Rubens Barrichello harus menerima posisi kedua kembali di belakang Button setelah start yang luar biasa dimana dia mendahului Kimi Raikkonen di tikungan ketat Sainte Devote.

Jens Wins Again

Raikkonen mencatatkan poinnya-dan juga podium pertama Ferrari musim ini dimana pembalap Finlandia itu mengisi posisi ketiga di belakang Barrichello dan didepan rekan setimnya Felipe Massa. Ini juga menjadi poin ganda yang dihasilkan Ferrari pertama kali pada musim ini.

Mark Webber membawa pulang poin pada posisi kelima setelelah strategi pit stop nya membawa hasil, membawa dirinya dari posisi kedelapan ke posisi lima. Nico Rosberg, Fernando Alonso dan Sebastian Bourdais melengkapi posisi delapan besar sementara Lewis Hamilton harus melupakan lomba kemarin. Dia berada di di belakang delapan besar.

Berikut hasil dari Race 6-GP F1 Monako-24 Mei 2009:

1 J. Button Brawn GP 1:40:44.282
02 R. Barrichello Brawn GP + 7.666
03 K. Räikkönen Ferrari + 13.442
04 F. Massa Ferrari + 15.110
05 M. Webber Red Bull + 15.730
06 N. Rosberg Williams + 33.586
07 F. Alonso Renault + 37.839
08 S. Bourdais Scuderia Toro Rosso + 1:03.142
09 G. Fisichella Force India F1 + 1:05.040
10 T. Glock Toyota + 1 laps
11 N. Heidfeld BMW + 1 laps
12 L. Hamilton McLaren + 1 laps
13 J. Trulli Toyota + 1 laps
14 A. Sutil Force India F1 + 1 laps
Did not finish
15 K. Nakajima Williams + 2 laps
16 H. Kovalainen McLaren + 26 laps
17 R. Kubica BMW + 48 laps
18 S. Vettel Red Bull + 62 laps
19 N. Piquet jr. Renault + 67 laps
20 S. Buemi Scuderia Toro Rosso + 68 laps

Race 4-GP F1 Bahrain-26 April 2009

GP BAHRAIN: Button kembali memimpin

Jenson Button menjuarai GP Bahrain dimana pembalap Brawn GP itu membuktikan bahwa timnya mempunyai kemampuan memimpin jalannya lomba, dan dengan mudah menjauh dari Red Bull dan Toyota.

jenson-button_2210627

Sementara pada hari sebelumnya terlihat Brawn GP tertinggal di belakang Red Bull dan Toyota, namun pada balap minggu ini Brawn GP adalah tim yang wajib dikalahkan saat Button mengambil alih pimpinan lomba pada periode pit stop pertama. Pembalap Inggris itu bahkan tidak berpaling kebelakang lagi dan melebarkan jarak dari pembalap di belakangnya dan mengklaim posisi juara ketiga kalinya pada musim ini dan melebarkan jarak pada posisi klasemen sementara.

Sebastian Vettel menempati posisi kedua dimana pembalap Red Bull tersebut melanjutkan peluangnya di jajaran elit pembalap F1, dan menunjukan kematangan diluar usianya disaat dia menahan pembalap Toyota Jarno Trulli pada periode akhir lomba.

Lewis Hamilton menambahkan poin pada klasemen pembalap dan klasemen konstruktor namun tidak punya cukup kekuatan untuk mengambil podium, dan harus puas di posisi keempat.

Sementara itu, Rubens Barrichello yang menjalani tiga kali pit berada di posisi kelima di depan Kimi Raikkonen yang menghasillkan poin pertama Ferrari musim ini.

Timo Glock dan Fernando Alonso melengkapi posisi finish dengan poin.

Berikut hasil dari Race 4-GP F1 Bahrain-26 April 2009:

01. Button Brawn GP 1h31:48.182
02. Vettel Red Bull + 7.187
03. Trulli Toyota + 9.170
04. Hamilton Ferrari + 22.096
05. Barrichello Brawn GP + 37.779
06. Raikkonen McLaren + 42.057
07. Glock Toyota + 42.880
08. Alonso Renault + 52.775
09. Rosberg Williams + 58.198
10. Piquet Renault + 1:05.149
11. Webber Red Bull + 1:07.641
12. Kovalainen Ferrari + 1:17.824
13. Bourdais Toro Rosso + 1:18.805
14. Massa McLaren + 1 lap
15. Fisichella Force India + 1 lap
16. Sutil Force India + 1 lap
17. Buemi Toro Rosso + 1 lap
18. Kubica BMW + 1 lap
19. Heidfeld BMW + 1 lap
Did not finish
20. Nakajima Williams lap 49

planetf1.com

Race 3-GP F1 Shanghai-20 April 2009

GP CINA: VETTEL MENJUARAI KEMENANGAN PERTAMA RED BULL

 

Sebastian Vettel mengklaim kemenangan pertama Red Bull di Shanghai dan ditambah lagi dengan Mark Webber finish di posisi dua.

Seb Vettel

Seb Vettel

Start dari posisi puncak, beban bahan bakar Vettel yang ringan tidak membuat jarak pembalap dibelakangnya melebar ketika start terpaksa dipandu oleh Safety Car karena hujan yang lebat. Tapi setelah sembilan lap akhirnya pembalap Jerman ini melebarkan jarak dengan pesaing-pesaingnya.

Posisi puncak ini hanya digantikan oleh Mark Webber dan Jenson Button saat masuk pit. Namun pada akhirnya Mark Webber dapat mengalahkan Jenson Button dan membuat Red Bull ada di posisi 1 dan 2.

Namun tetap Button dan Barrichello melebarkan jarak Brawn GP di posisi klasemen konstruktor sementara Heikki Kovalainen mendapatkan poin pertamanya pada musim ini dengan posisi ke lima nya.

Namun poin pertama ini banyak terbantu karena rekan setimnya, Lewis Hamilton yang sering keluar jalur dimana juara dunia 2008 ini tidak kurang 3 kali spin hingga berada di posisi enam.

Timo Glock dan Sebastien Buemi melengkapi posisi delapan besar. Namun kembali Ferrari harus gigit jari karena Kimi Raikkonen finish di posisi sepuluh dan Felipe Massa keluar dari lomba.

Berikut hasil dari Race 3-GP F1 Shanghai-20 April 2009

01 S. Vettel Red Bull 1:57:43.485
02 M. Webber Red Bull + 10.970
03 J. Button Brawn GP + 44.975
04 R. Barrichello Brawn GP + 1:03.704
05 H. Kovalainen McLaren + 1:05.102
06 L. Hamilton McLaren + 1:11.866
07 T. Glock Toyota + 1:14.476
08 S. Buemi Scuderia Toro Rosso + 1:16.439
09 F. Alonso Renault + 1:24.309
10 K. Räikkönen Ferrari + 1:31.750
11 S. Bourdais Scuderia Toro Rosso + 1:34.156
12 N. Heidfeld BMW + 1:35.834
13 R. Kubica BMW + 1:46.853
14 G. Fisichella Force India F1 + 1 laps
15 N. Rosberg Williams + 1 laps
16 N. Piquet jr. Renault + 2 laps
Did not finish
17 A. Sutil Force India F1 + 6 laps
18 K. Nakajima Williams + 13 laps
19 F. Massa Ferrari + 35 laps
20 J. Trulli Toyota + 37 laps

planetf1.com

Diffuser ‘Dua Tingkat’ Dinyatakan Legal

Dalam kebijakan yang mungkin menyebabkan perubahan besar pada hasil kejuaraan dunia 2009, International Court of Appeal (ICA) telah memutuskan diffuser dari BrawnGP, Toyota dan Williams adalah legal.

brawnGP Rear Diffuser

Keputusan yang dikeluarkan oleh ICA tersebut berarti akan menyebabkan kekacauan besar dari tim-tim selain diatas untuk mengubah diffuser mereka.

Dalam pernyataan singkatnya, FIA menyatakan:

‘International Court of Appeal FIA telah memutuskan menolak sanggahan keberatan atas keputusan bernomor 16 sampai 24 yang diambil oleh panelis steward pada 26 Maret 2009 di GP Australia dan  seterusnya terhadap kejuaraan Formula 1 FIA 2009.

‘Berdasarkan argumentasi yang diperdengarkan dan bukti sebelumnya, pengadilan telah memutuskan bahwa para Stewards telah melakukan hal yang benar dalam memutuskan mobil-mobil yang dipertanyakan apakah sudah sesuai dengan peraturan.

Keputusan ini berarti tim-tim yang dipermasalahkan berhak menyimpan poin yang telah didapat pada dua balap kebelakang dengan Jenson Button dari BrawnGP memimpin klasemen sementara setelah dua kemenangan.

Diffuser ini telah membantu Button menjuarai dua GP pembuka di Australia dan Malaysia, dan Brawn GP memimpin klasemen konstruktor di depan Toyota.

Walaupun Ferrari, Renault, Red Bull dan BMW Sauber telah berargumentasi dengan keras terhadap desain Diffuser yang dipermasalahkan, para hakim berpihak kepada FIA dan stewards yang sebelumnya telah memutuskan komponen tersebut sah.

Season 2008 | Race 18 : Sao Paulo-Brazil | 2 November 2008

GP BRAZIL : LEWIS MENCURI TAHTA JUARA DARI MASSA

Felipe Massa melakukan apa yang dia bisa untuk mengambil gelar Juara Dunia. Tapi kemenangannya di Brazil tidak cukup untuk menghentikan Lewis Hamilton menjadi Juara Dunia Formula 1 pada akhir yang sangat mendebarkan dibandingkan dengan lomba-lomba F1 sebelumnya!

Setelah start yang ditunda, sebagai hasil dari hujan deras sesaat sebelum lomba, akhirnya lomba dimulai dengan Massa memimpin dari posisi puncak sementara Hamilton berada di posisi empat.

Keadaan ini bertahan hingga para pembalap masuk pit untuk mengganti ke ban kering dan mengakibatkan Hamilton turun ke posisi enam sementara Massa tetap bertahan di posisi pertama disusul dengan Sebastian Vettel dan Fernando Alonso.

Secara bertahap Hamilton naik ke posisi empat hingga putaran-putaran terakhir dimana hujan kembali mengguyur lintasan dan menurunkannya ke posisi ke lima, lalu disusul dengan bencana dimana dia turun ke posisi enam, didahului oleh Sebastian Vettel

Dengan perih Hamilton mencoba mendahului Sebastian Vettel lalu sampai satu tikungan terakhir, keduanya mendahului Timo Glock yang berjuang mengendalikan mobilnya. Hasilnya Felipe Massa kehilangan gelar Juara Dunia F1 yang dia kira sudah diraihnya!


CONGRATULATION TO LEWIS HAMILTON !

Berikut hasil dari Season 2008 | Race 18 : Sao Paulo-Brazil | 2 November 2008 :

01 F. Massa Ferrari 1:34:11.435
02 F. Alonso Renault + 13.298
03 K. Räikkönen Ferrari + 16.235
04 S. Vettel Scuderia Toro Rosso + 38.011
05 L. Hamilton McLaren + 38.907
06 T. Glock Toyota + 44.368
07 H. Kovalainen McLaren + 55.074
08 J. Trulli Toyota + 1:08.463
09 M. Webber Red Bull + 1:19.666
10 N. Heidfeld BMW + 1 laps
11 R. Kubica BMW + 1 laps
12 N. Rosberg Williams + 1 laps
13 J. Button Honda + 1 laps
14 S. Bourdais Scuderia Toro Rosso + 1 laps
15 R. Barrichello Honda + 1 laps
16 A. Sutil Force India F1 + 2 laps
17 K. Nakajima Williams + 2 laps
18 G. Fisichella Force India F1 + 2 laps
Did not finish
19 N. Piquet jr. Renault + 71 laps
20 D. Coulthard Red Bull + 71 laps

Season 2008 | Race 12 : European GP-Valencia | 24 Agustus 2008

Felipe Massa menjuarai GP Perdana Valencia didepan Lewis Hamilton yang terbukti menjadi hari yang bercampur aduk bagi Ferrari

Massa memimpin Jalannya lomba mulai dari start hingga finish dan hanya kehilangan posisinya sesaat setelah masuk pit. Walaupun pengawas lomba memutuskan untuk menyelidiki peristiwa hampir bertabrakannya dengan Adrian Sutil di jalur pit (penyelidikan ditujukan untuk Massa dengan tuduhan “unsafe release”), tapi lalu diputuskan Massa hanya mendapat denda dan teguran.

Rekan satu timnya, Kimi Raikkonen, menyebabkan satu orang mekaniknya harus dilarikan ke rumah sakit saat mengalami cidera dalam kegagalan pit stop. Lalu kejadian gagalnya mesin Raikkonen juga menyebabkannya tidak mendapatkan poin satu pun pada balapan kali ini.

Podium dilengkapi oleh Robert Kubica (BMW) yang menghasilkan performa solid kali ini dan memastikan dia tetap di posisi ke empat klasemen sementara.

Berikut hasil dari Season 2008 | Race 12 : European GP-Valencia | 24 Agustus 2008 :

01 F. Massa Ferrari 1:35:32.339
02 L. Hamilton McLaren + 5.600
03 R. Kubica BMW + 37.300
04 H. Kovalainen McLaren + 39.700
05 J. Trulli Toyota + 50.600
06 S. Vettel Scuderia Toro Rosso + 52.600
07 T. Glock Toyota + 1:07.900
08 N. Rosberg Williams + 1:11.400
09 N. Heidfeld BMW + 1:22.100
10 S. Bourdais Scuderia Toro Rosso + 1:29.700
11 N. Piquet jr. Renault + 1:32.700
12 M. Webber Red Bull + 1 laps
13 J. Button Honda + 1 laps
14 G. Fisichella Force India F1 + 1 laps
15 K. Nakajima Williams + 1 laps
16 R. Barrichello Honda + 1 laps
17 D. Coulthard Red Bull + 1 laps
18 K. Räikkönen Ferrari + 12 laps
Did not finish
19 A. Sutil Force India F1 + 16 laps
20 F. Alonso Renault + 56 laps