Perbaiki Mouse-mu Sendiri

Mau mouse murah atau yang mahal, switch-nya pasti punya batas masa pakai

Halo, senang bisa berjumpa kembali dengan para kisanak. Saya harus minta maaf lagi buat para kisanak sekalian, karena sudah hampir setahun saya meninggalkan padepokan yang kita cintai ini, karena ada sesuatu hil yang mustahal.

Sebagai artikel pembuka di 2016 ini, saya ketengahkan cara mengganti switch mouse yang bertingkah. Seperti yang kisanak tau, mau itu mouse sayur seharga sebungkus rokok, atau mouse mahal seharga smartphone, switch-nya punya batas usia pakai, terutama untuk klik kiri yang sehari-hari kita pakai.

Walaupun produsen mengklaim switch-nya bisa di klik hingga 1 juta kali, tapi kenyataannya tidak sampai sebulan klik kiri nya sudah mulai bertingkah. Apakah itu tidak bisa di klik, atau malah kita pinginnya sekali klik, yang timbul malah dua-tiga kali klik. Tentunya hal ini membuat frustasi tingkat dewa ya hahaha.

Baik, daripada beli mouse lagi, bila ada kanibalan switch dari mouse lain, atau punya spare parts switch mouse, kenapa tidak kita ganti sendiri saja.

Bahan yang diperlukan

1. Kemampuan dasar menyolder

2. Solder standar (minimal 30W)

3. Timah

4. Penyedot timah

5. Obeng kembang kecil

6. Pinset (bila diperlukan)

7. Switch pengganti dari mouse lama (pakai yang klik kanan, atau klik tengah) atau switch baru.

Langkah Kerja

1. Cabut mouse yang akan diperbaiki dari port PC. Buka mouse dengan obeng kembang. Pada mouse standar, bautnya hanya satu di bawah, biasanya lubangnya tertutup stiker garansi.

Setelah body mouse berhasil kisanak buka, papan sirkuit mouse-nya sudah langsung terlihat seperti pada gambar:

Target operasi kita sudah terlihat, yaitu switch klik kiri yang pastinya ada di sisi kiri papan mouse.

2. Panaskan solder hingga mencapai titik operasional, cairkan solder pada kaki switch, dan segera sedot timah nya menggunakan sedotan timah. Karena kaki nya cuma dua, seharusnya mudah ya.

3. Pastikan lubang kaki switch bersih dan tidak terhalang oleh sisa-sisa kenangan mantan..eh sisa-sisa timah, supaya memudahkan memasukkan switch pengganti.

4. Perhatikan papan mouse yang sudah bersih dari sisa-sisa timah, dan switch lama sudah terangkat seperti pada gambar diatas. Siapkan switch pengganti, dan perhatikan orientasi peletakan switch pengganti agar tidak terbalik. Panduannya, tonjolan switch sesuai dengan lambang garis pada papan mouse. Bila terbalik, nantinya switch tidak bisa ditekan, alias nggak masuk nantinya itu barang!

5. Solder ulang switch pengganti dengan baik. Perhatikan supaya jangan terlalu lama menyolder kaki switch, karena switch model begini rentan rusak bila terlalu lama terkena panas solder. Switch yang sudah terpasang akan seperti gambar di atas.

Rakit kembali semua bagian-bagian mouse, dan silakan tes di PC.

Demikianlah artikel kali ini. Mudah-mudahan membantu para kisanak yang sedang galau karena mouse.

Sistem Infus pada Printer? Bisa !

Selamat sore wahai pembaca setia Go….!!!! BLOG.

Kemarin (9 Desember 2008) saya jalan-jalan ke Harco Mangga Dua seperti biasa membeli hardware pesanan orang. Sekaligus pula saya membeli printer baru untuk warnet dan kemudian diinfus.

Hah! Printer koq diinfus-infus segala?!….

Iya betul para pembaca yang budiman. Jaman sekarang apa sih yang nggak bisa diakali? Termasuk printer pun bisa diakali supaya penggunaan tinta lebih hemat dan cermat.
Sebelumnya saya pusing sekali dengan printer tinta di warnet. Sebentar-sebentar di suntik. Belum lagi jika tintanya nggak keluar…wah.. Pokoke mumet deh !!

Akhirnya saya mau ikut-ikutan orang dengan cara menginfus printer. Apa sih infus printer? Yuk kita telusuri bersama 😀

CISS: Continuous Ink Supply System

Menginfus Printer ada istilah kerennya yaitu CISS (Continuous Ink Supply System) atau bahasa Indonesianya adalah Sistem Penyediaan Tinta Berkelanjutan. Jadi dengan CISS ini tinta tidak hanya tersedia di tabung cartridge, tapi juga ada di luar printer dan menyediakan kebutuhan tinta melalui selang ke dalam tabung cartridge yang sudah ada. Dengan sistem ini maka level tinta akan selalu terpantau dan kita nggak akan pernah kehabisan tinta.

Untuk merek printer akhirnya saya putuskan menggunakan Canon IP1300 dengan alasan harga dan performa yang seimbang.

ip13001

ip13002

ip13003

ip13004

KEUNTUNGAN
Jadi keuntungan apa saja yang didapat dari CISS ini :
Tentunya dengan CISS kebutuhan printer akan tinta akan dapat selalu terpenuhi dan level tinta dapat terpantau dari luar. Jika salah satu tinta akan habis dapat langsung diisi dari tabung eksternal.

KELEMAHAN
Dengan CISS ini maka cartridge akan mendapat suplai tinta terus menerus. Malah karena tinta yang terus mengalir maka tinta dapat saja mengalir keluar dari head.

PERAWATAN
Merawat printer yang dimodifikasi dengan CISS sebenarnya cukup mudah. yang penting adalah :
1. Usahakan mencetak halaman berwarna satu kali setiap hari. Ini untuk mencegah head buntu atau kotor karena tinta menumpuk di head.

2. Posisi tangki eksternal CISS harus lebih rendah dari printer. Ini akan membuat tinta tidak mengalir terus menerus ke cartridge printer (sesuai dengan prinsip gravitasi)

HARGA
Jadi berapa harga untuk satu paket CISS ini?
Di Harco Mangga Dua saya menemukan satu toko di lantai 3 yang cukup profesional dan harga terjangkau. Untuk printer harganya Rp. 365.000, cartridge tinta hitam kompatibel Rp. 90.000, dan CISS lengkap dengan tinta dan pemasangan adalah Rp. 125.000.

Jadi mau coba CISS? Coba aja! 😀 😀

Catatan :
Dengan modifikasi printer menggunakan CISS maka menyebabkan garansi pabrik tidak berlaku. Tidak semua printer bisa di modifikasi dengan CISS. Printer yang banyak digunakan untuk CISS adalah : Canon IP1300, IP1880, IP1980, Epson C90, T11 dan R230, sedangkan HP jarang penjual CISS yang mau memodifikasinya dengan alasan rumit dan rentan kerusakan.