Amankan Flash Disk Anda Dari Virus Yang Terkutuk

Selamat siang para pembaca Go….!!!! BLOG yang budiman.

Pusing memang pusing, gila memang gila kalau memikirkan virus yang saban hari tambah pintar dalam menjalankan tugasnya.

Bagaimana tidak? File skripsi yang susah-susah anda ketik berbulan bulan, tiba tiba hilang dalam hitungan detik. Software koleksi hasil download anda selama bertahun tahun tiba-tiba rusak dijamah oleh virus yang tidak berbudi.

Saya juga pernah mengalaminya. Alhamdulillah sekarang ini saya tidak begitu pusing flash disk saya akan diganggu virus lagi, karena saya ada 3 langkah mujarab dalam mengatasinya.

Oleh karena itu saya akan membaginya dengan anda. Mari mas!

LANGKAH PERTAMA:

Full format flash disk anda.

Lebih baik memulai dengan awal yang bersih. Software anda yang rusak karena virus lebih baik dihapus saja, dan download atau copy ulang dari sumber yang terpercaya. File Word atau Excel yang terjangkiti virus sebenarnya disembunyikan dengan attribut HIDDEN dan SYSTEM. Jadi sebenarnya file ketikan anda tidak hilang atau rusak, cuma disembunyikan saja. Gunakan konsol DOS dan ketikkan perintah berikut ini:

X:\attrib -h -r -s /s /d *.*

Dimana X adalah drive flash disk anda. Setelah file word yang disembunyikan virus muncul kembali ke permukaan, segera salin ke tempat yang aman, dan lanjutkan format flash disk anda.

LANGKAH KEDUA:

Gunakan fitur SMAD-LOCK dari SMADAV.

Fitur SMAD-LOCK akan membuat folder khusus di flash disk anda. Folder ini secara teori tidak dapat dimasuki oleh virus karena nama folder yang mempunyai karakter spesial. Simpan semua file dan software anda didalam folder SMAD-LOCK ini. Jangan ada file yang diluar folder SMADLOCK:

Selain itu SMAD-LOCK akan membuat entri file AUTORUN.INF di root drive flash disk.

Seperti yang kita ketahui bersama, virus paling demen menjangkiti komputer melalui fitur AUTOPLAY Windows. Nah, dengan adanya file AUTORUN.INF di root drive flash disk, virus tidak bisa membuat file AUTORUN.INF sendiri karena sudah ada file dengan nama yang sama dengan attribut READ ONLY, HIDDEN, DAN SUPER HIDDEN BY SYSTEM.

LANGKAH KETIGA:

Buat sisa ruang flash disk anda 0 byte, alias PENUHKAN FLASH DISK ANDA.

Kenapa sisa ruang flash disk harus di isi?

Pernahkah flash disk anda terjangkiti virus Shortcut? Saat flash disk ditancapkan ke sistem yang terjangkiti virus shortcut, maka seketika akan muncul file shortcut dengan ekstensi .LNK yang banyak di root drive flash disk dan satu folder RECYCLER. Ini tentunya sangat mengganggu karena walaupun file .LNK tersebut dihapus, dia akan tetap muncul lagi dan lagi dan lagi.

Lebih baik membuat penuh flash disk anda, dengan demikian virus tidak dapat menulari flash disk anda.

Bagaimana cara membuat penuh flash disk? Download dulu softwarenya disini dan jalankan:

Cara pakainya gampang. Tentukan dulu berapa sisa ruang flashdisk anda. Klik kanan di drive flash disk dan klik Properties. Disitu tertera berapa free space flash disk anda.

Masukkan setting FILE SIZE di Dummy File Creator, tentukan nama file dummy nya dan di drive mana flash disk anda berada dengan meng-klik tombol Browse, lalu klik Create. Maka file dummy akan muncul di root flash disk anda seperti contoh gambar dibawah:

 

Dan setelah ada file Dummy, tidak ada ruang tersisa di flash disk:

Bagaimana bila anda ingin menyimpan file di flash disk? Gampang saja, hapus saja dulu file dummy nya, dan di lain waktu buat lagi file dummy tersebut.

PENUTUP:

Logikanya, flash disk sudah di format bersih, folder SMAD-LOCK sulit dimasuki virus, dan virus tidak bisa meng-infeksi flash disk karena tidak ada ruang yang tersisa karena adanya file Dummy.

Masih bisakah virus meng-infeksi flash disk?

99% saya haqul yakin virus tidak bisa meng-infeksi flash disk anda. Tapi yang namanya pembuat virus, pasti akan menemukan teknik-teknik infeksi terbaru yang lebih pintar dan canggih.

Hanya untuk saat ini 3 langkah diatas sudah cukup mumpuni melindungi flash disk anda.

Sampai jumpa di artikel-artikel Go….!!!! BLOG yang akan datang!

Amankan Flash Disk dari Virus

Flash disk…Sebuah perangkat penyimpan data bergerak yang sangat praktis. Tapi juga praktis untuk virus beranak pinak!

Begitulah kodrat perangkat mobile macam flash disk atau portable hard disk. Dia bisa sangat bermanfaat buat penggunanya, namun di lain sisi dia juga bisa membawa virus dan program jahat lainnya dari komputer yang terinfeksi ke komputer lain yang tidak berdosa.

Bagaimana virus bisa menumpang tanpa bayar ke flash disk yang imut dan lucu itu?

Salah satunya adalah melalui fasilitas Autorun atau Autoplay Windows. Dengan fasilitas Autorun ini, virus membuat satu file bernama autorun.inf di flash disk, dan nantinya autorun.inf ini akan mengarahkan virus untuk berbuat maksiat di komputer tujuan.

Sebenarnya si file autorun.inf ini hatinya baik, hanya sekarang ini banyak disalahgunakan oleh virus. Ya sudah, terpaksa kita matikan saja si file autorun.inf ini!

Salah satu cara mengamankan flash disk dari virus adalah membuat file autorun.inf tidak bisa dimasuki virus. Memang pada dasarnya Windows akan membuat file autorun.inf secara otomatis tiap flash disk dicolokkan, karena ini berhubungan dengan fitur Autoplay di Windows. Oleh karena itu kita akan buat file autorun.inf tidak bisa diakses oleh virus dengan membuatnya kebal ditulisi atau ditimpah alias read only file.

Gampangnya pakai saja program kecil Panda USB Vaccine. Download lalu luncurkan programnya:

Langkah pertama klik tombol Vaccinate computer, Fungsi ini akan mematikan fungsi Autoplay di Windows. Sebenarnya ini adalah langkah singkat fungsi GPEDIT.MSC yang telah saya singgung pada artikel sebelumnya.

Lalu langkah kedua adalah memilih drive USB flash disk pada bagian Select an USB drive dan akhirnya klik Vaccinate USB.

Dengan Panda USB Vaccine, tiap virus yang berusaha menggunakan file autorun.inf akan gagal menunaikan tugasnya, karena file autorun.inf telah dibuat kebal dari virus. Oleh karena itu setidaknya virus dipersulit memasuki komputer kita.

Sekian.