Virtualisasi Mikrotik dengan VMware Workstation 10 (Bag.4 dari 4)

Part 1 (Instalasi VMware Workstation 10)

Part 2 (Instalasi Mikrotik RouterOS)

Part 3 (Setting IP Address dan Winbox RouterOS)

Alhamdulillah ya Kisanak, kita sudah sampai pada part 4, atau bagian terakhir dari episode Virtualisasi Mikrotik RouterOS menggunakan VMware Workstation 10.

Untuk part 4 ini saya hanya memberikan pengaturan default ROS melalui Winbox supaya PC client dapat terhubung ke internet. Sebelumnya kita atur dulu IP Address untuk NIC yang mengarah ke internet/Modem ADSL, dan penamaan NIC untuk mempermudah kerjaan kita.

  1. Klik Interfaces, klik NIC yang ingin diganti namanya, lalu ganti pada kolom NAME. Sebagai contoh, untuk NIC yang menghadap LAN bisa dinamai LAN, dan NIC yang menghadap modem/internet bisa dinamai INTERNET:

212. Buka Winbox. Klik IP-Addresses. Disitu seharusnya sudah ada IP Address yang mengarah ke NIC LAN seperti pada artikel Part 3. Klik tombol [+], dan masukkan IP Address yang satu kelas dengan IP Address Modem, lalu pada kolom Interface, pilih NIC Internet.

Sebagai contoh gambar dibawah, IP Modem saya adalah 192.168.0.1, oleh karena itu IP Address NIC yang menghadap modem saya buat di 192.168.0.3/24. Tentunya ini silakan kisanak atur sendiri sesuai selera.

Setelah IP Address selesai dibuat, coba ping ke IP modem menggunakan tools PING yang ada di Winbox. Klik Tools-Ping. Masukkan IP Address modem, lalu klik Start. Bila ping lancar, kita lanjut ke tahap berikutnya.

3. Kita masuk tahap NAT (Network Address Translation), yaitu sebuah pengaturan dimana saat PC client terhubung ke internet, IP address LAN akan digantikan dengan satu IP address publik.

Klik IP-Firewall, klik tab NAT lalu klik [+]. Silakan ikuti saja petunjuk gambar dibawah:

Chain: srcnat

Out. Interface: INTERNET (NIC menghadap internet)

Action: Masquerade

224. Selanjutnya kita atur routing internet, supaya PC client yang meminta terhubung ke internet dapat diarahkan ke modem. Klik IP-Routes. Klik [+], masukkan IP address modem pada kolom Gateway, lalu klik OK.

235. Silakan kisanak coba tes koneksi internet pada PC client. Jangan lupa memasukkan IP address ROS pada default gateway IP PC Client.

Seharusnya sekarang PC client kisanak sudah dapat terhubung ke internet dengan baik melalui Mikrotik RouterOS.

Demikianlah akhir dari artikel berseri Virtualisasi Mikrotik RouterOS menggunakan VMware Workstation 10. Jangan pindah ke padepokan lain dulu, karena besok-besok akan saya sampaikan beberapa jurus sederhana Mikrotik RouterOS. Salam Pramuka!

 

Virtualisasi Mikrotik dengan VMware Workstation 10 (Bag.3 dari 4)

Sebelumnya Part 1 (Instalasi VMware Workstation 10)

Part 2 (Instalasi Mikrotik RouterOS)

Setelah instalasi ROS berhasil, selanjutnya kita atur bridging untuk dua NIC yang terpasang secara fisik di Host PC dengan Virtual NIC yang ada di Guest OS.

  1. Dalam kondisi ROS Off, pada list Devices, klik Network Adapter. Pada window list hardware yang muncul klik Add. Ikuti gambar untuk langkah selanjutnya.
    11

    Klik Network Adapter

    Klik Next

    Pilih Network Adapter, Klik Next

    13

    Bridge NIC fisik dengan VMNet2. Ulangi langkah dari nomor 1 untuk bridging VMNet 3, lalu klik FINISH.

  2. Nyalakan ROS. Masuk ke mode konsol, dan lihat apakah kedua NIC sudah dikenali oleh ROS.

Untuk perintah menampilkan list interface NIC yang terinstal:

interface print [enter]

Bila muncul dua interface dengan nama ether0 dan ether1, berarti NIC sukses terinstal. Langkah berikutnya yaitu mengatur IP Address untuk NIC yang menghadap LAN, supaya untuk langkah selanjutnya kita gunakan Winbox, yaitu interface ROS yang berbasis GUI.

Ketik

ip address add address=192.168.1.8/24 interface=ether0 [enter]

Catatan:

IP Address: Sesuaikan dengan IP Address yang kisanak inginkan.

Interface: Sesuaikan dengan NIC yang menghadap LAN

Bila tidak ada kesalahan, seharusnya IP address yang dimasukkan sudah bisa di-PING dari PC manapun di LAN.

Gambar dibawah merupakan contoh interface dan IP Address di ROS saya.

173. Download Winbox, dan jalankan.

4. Pada kolom Connect to: Masukkan IP Address interface yang menghadap LAN. Login/Password: Username dan password default ROS.

18Klik Connect, dan tunggu beberapa saat sampai Winbox berhasil terhubung dengan ROS. Sekali lagi, bila tidak ada kesalahan dalam pengaturan di VMware dan ROS, seharusnya Winbox bisa terhubung dengan ROS, dan akan tampil interface Winbox seperti dibawah.

19Selamat! Kisanak sudah berhasil menjalankan ROS!

(Bersambung part 4)

 

Virtualisasi Mikrotik dengan VMware Workstation 10 (Bag.1 dari 4)

Pada artikel berseri kali ini, saya akan mengetengahkan aplikasi RouterOS Mikrotik pada jaringan warnet, namun melalui virtualisasi VMware Workstation 10.

Teknik virtualisasi memang bukan barang baru di dunia IT. Melalui virtualisasi, kita dapat menjalankan satu atau lebih sistem operasi (OS) pada satu PC secara real time. Dengan virtualisasi, kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk hardware, dan pastinya cocok bagi kisanak yang ingin mencoba-coba instalasi OS baru.

Pada saat artikel ini saya tulis, Mikrotik RouterOS sedang bekerja secara virtual di PC Host Windows 7 menggunakan VMware Workstation 10. Dan yang luar biasanya lagi, NIC (Network Interface Card/LAN Card) virtual juga sudah terhubung dengan NIC fisik yang terinstal di PC, dan dapat digunakan untuk kegiatan routing sebagai mana biasanya Mikrotik RouterOS digunakan pada hardware terpisah.

Konfigurasinya sendiri seperti biasa, yaitu dua NIC yang diposisikan masing-masing menghadap ke LAN dan ke Internet (menuju modem ADSL) seperti gambar dibawah:

Baiklah kisanak, tanpa basa basi lagi, langsung saja siapkan bahan-bahan yang diperlukan:

  1. PC Host. Spesifikasi utama minimum Intel Core2Duo, RAM 2GB, dan NIC. OS yang saya gunakan adalah Windows 7 32 bit.
  2. VMware workstation 10. Silakan dicari sendiri ya
  3. Mikrotik RouterOS format .ISO. Saya menggunakan ROS versi 5.2. Silakan dicari sendiri juga.

Bagian 1: Instalasi VMware WorkStation 10 dan pembuatan VM untuk Guest OS:

  1. Instal VMware Workstation 10 (Selanjutnya disingkat VMware) seperti biasa
  2. Buka VMware, pilih Create a New Virtual Machine, dan selanjutnya silakan lihat gambar saja:
Buat VM baru. Pilih Typical lalu NEXT

Buat VM baru. Pilih Typical lalu NEXT

 

Pilih Installer disc image (iso), browse ke file .ISO RouterOS, lalu NEXT

Pilih Installer disc image (iso), browse ke file .ISO RouterOS, lalu NEXT

 

Pilih jenis Guest OS ke OTHER, lalu versionnya juga OTHER, lalu NEXT

Pilih jenis Guest OS ke OTHER, lalu version-nya juga OTHER, lalu NEXT

 

Masukkan nama dan lokasi VM sesuai selera, lalu NEXT

Masukkan nama dan lokasi VM sesuai selera, lalu NEXT

 

Tentukan besar kapasitas HDD untuk VM. Pilih Store virtual disk as a single file, lalu NEXT

Tentukan besar kapasitas HDD untuk VM. Pilih Store virtual disk as a single file, lalu NEXT

 

Langkah terakhir berupa rangkuman setting VM baru kita. Tinggal klik FINISH saja

Langkah terakhir berupa rangkuman setting VM baru yang akan kita buat. Tinggal klik FINISH saja

Setelah VMware selesai membuat VM baru, Guest OS siap untuk dinyalakan seperti PC biasa, dan akan kita mulai proses instalasi Mikrotik RouterOS. (bersambung bag 2 sak kobere 😀 )